APBN Defisit Rp54,6 Triliun di Januari 2026, Ekonom UB: Kondisi Fiskal Negara Masih Aman!

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Dendy Ganda Kusumah

14 Mar 2026 12:11

Thumbnail APBN Defisit Rp54,6 Triliun di Januari 2026, Ekonom UB: Kondisi Fiskal Negara Masih Aman!
Ekonom Universitas Brawijaya (UB), Prof Setyo Tri Wahyudi, menilai bahwa kondisi defisit Rp54,6 triliun cenderung masih aman. (Foto: Humas UB)

KETIK, MALANG – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada awal tahun 2026 mengalami defisit anggaran sebesar Rp54,6 triliun. Ekonom Universitas Brawijaya (UB), Prof. Setyo Tri Wahyudi, menilai kondisi tersebut cenderung masih aman.

Prof. Setyo menjelaskan defisit anggaran menjadi hal yang lazim terjadi. Terdapat ketentuan terkait defisit anggaran yang tidak dapat lebih dari 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Terlebih, kondisi defisit anggaran tersebut dinilai masih relatif kecil jika dibandingkan dengan ukuran ekonomi nasional.

“Kalau kita melihat angka Rp54,6 triliun itu, secara persentase terhadap PDB sebenarnya masih sangat kecil. Angka tersebut masih jauh dari batas maksimal defisit yang diperbolehkan, sehingga kondisi fiskal negara masih dapat dikatakan aman,” ujarnya, Sabtu, 14 Maret 2026.

Kondisi tersebut dinilai wajar dalam pengelolaan APBN, mengingat pemerintah mulai merealisasikan program belanja negara pada awal tahun. Di waktu yang bersamaan, penerimaan negara dari sektor pajak belum berjalan optimal.

Baca Juga:
19 Siswa SMKN 3 Malang Lolos SNBP 2026, Tembus UB, UM hingga Politeknik Negeri

Pemerintah juga telah memulai beberapa program prioritas di awal tahun yang membutuhkan anggaran cukup besar, mulai dari program peningkatan kesejahteraan masyarakat, dukungan terhadap sektor pendidikan, hingga berbagai program pembangunan ekonomi berbasis daerah.

“Program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat tentu tidak bisa ditunda terlalu lama. Oleh karena itu, wajar jika belanja pemerintah pada awal tahun sudah mulai berjalan,” katanya.

Untuk melakukan optimalisasi penerimaan negara demi menjaga keseimbangan fiskal, pemerintah harus meningkatkan kinerja penerimaan, khususnya di sektor perpajakan. Ia menilai kondisi fiskal di Indonesia dapat stabil jika terdapat keseimbangan antara belanja dan penerimaan negara.

“Selama defisit masih berada dalam batas yang diatur oleh undang-undang dan digunakan untuk membiayai program-program yang berdampak bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi, maka kondisi tersebut masih dapat dikatakan sehat dalam pengelolaan fiskal,” tutupnya. (*)

Baca Juga:
Antisipasi Krisis Energi, Universitas Brawijaya Siap Terapkan Skema Perkuliahan Hybrid

Baca Sebelumnya

Mudik Tenang Tanpa Waswas, Begini Cara Benar Matikan AC dan Listrik Sebelum Pulang Kampung

Baca Selanjutnya

Pasar Murah Muslimat NU Kota Batu Didukung Khofifah, Harga Sembako Termurah di Jatim

Tags:

APBN Defisit Anggaran Ekonom UB Universitas Brawijaya

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar