KETIK, SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga sedang dalam upaya mengoptimalkan pembangunan infrastruktur kawasan Tanjung Sari.
Pembangunan tersebut didasari oleh kondisi jalan yang tergenang hingga mengalami banjir dengan ketinggian sampai pinggang orang dewasa.
"Selama ini saya bertugas, setiap kali musim penghujan datang dan itu aliran atau airnya terlalu deras ya pasti ada genangan di wilayah Tanjung Sari khususnya di kelurahan Simorjosari B di wilayah kami dan Simorjosari A," ujar Dwi Anggara sebagai Camat Sukomanunggal.
"Ketinggiannya, kalau kita jalan ke sana di area yang cukup rendah, bisa sampai pinggang orang dewasa bahkan paling rendahnya mungkin satu ban mobil ya," sambungnya.
Dengan itu, dilakukanlah perbaikan dan pembangunan infrastruktu yang meliputi pembangunan saluran 680 meter, pembuatan bozem, hingga pembangunan 2 rumah pompa sebagai upaya meningkatkan kapasitas penampungan dan pengaliran air.
Baca Juga:
Bereskan Saluran Rusak, DSA dan Bina Marga Surabaya Selesaikan Aduan MasyarakatDiharapkan keputusan itu dapat mengurangi potensi genangan hingga banjir saat musim penghujan. Pembangunan di kawasan Tanjung Sari ini menjadi atensi khusus bagi tim Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, karena sebelumnya sempat dipinggirkan akibat dana harus dipergunakan untuk pembangunan wilayah lain.
Seluruh rangkaian pekerjaan ditargetkan selesai pada Oktober ataupun paling lambat November 2026. Petugas juga memohon maaf untuk ketidaknyamanan yang ditimbulkan saat keberlangsungan pembangunan, khususnya masyarakat sekitar dan para pengguna Jalan Tanjung Sari yang harus terhambat macet beberapa hari belakangan. (*)