KETIK, CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap resmi memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif setelah Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya melantik dan mengambil sumpah/janji Annisa Fabriana.

Pelantikan berlangsung di Pendopo Wijayakusuma Cakti Cilacap, Kamis, 1 Oktober 2026. Annisa sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cilacap.

Pelantikan Sekda tersebut sekaligus dirangkaikan dengan pengangkatan dan pengambilan sumpah/janji delapan pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Cilacap serta empat Pegawai Negeri Sipil (PNS) lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXII.

Pemkab Cilacap menggunakan sistem manajemen talenta dalam proses pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekda. Pemkab menyebut mekanisme tersebut menjadikan Cilacap sebagai daerah pertama di Jawa Tengah yang menerapkan sistem manajemen talenta untuk pengisian jabatan Sekda.

Pelaksanaan seleksi tersebut mendapat persetujuan dan pengawasan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta Inspektorat Daerah.

Baca Juga:
Tanah Tak Kunjung Dibayar PT. S2P dan Rencana Relokasi SDN 3 Slarang Warga Winong Mengadu Ke DPRD Cilacap

"Proses seleksi Sekda Cilacap menggunakan sistem manajemen talenta dengan melibatkan panitia seleksi dan tim penilai. Proses Mekanisme tersebut juga mendapat persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN)," ujar Ammy usai melantik Annisa Fabriana sebagai Sekda definitif.

Ammy menegaskan dirinya tidak terlibat langsung dalam menentukan hasil setiap tahapan seleksi. Ia menyerahkan proses tersebut kepada panitia seleksi dan tim penilai sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

"Kalau ada yang mengira atur-mengatur atau jual beli jabatan Sekretaris Daerah, saya pastikan hari ini tidak ada sama sekali," pungkas Ammy.

Ia mengatakan seluruh kandidat yang mengikuti proses seleksi memiliki kualifikasi yang baik. Karena itu, Ammy mengaku harus mempertimbangkan hasil penilaian sebelum menentukan Sekda definitif.

Baca Juga:
Korban KM Virgo Transport 8 asal Cilacap Teridentifikasi, Maolana Dimakamkan di Rumah Duka

"Saya serahkan semua tahap seleksi kepada panitia seleksi dan tim penilai. Yang mana yang paling terbaik? Semuanya baik, saya akui. Susah memilih, sehingga saya putuskan mengambil keputusan yang paling mudah dan meminimalisir masalah, yaitu menentukan yang berperingkat pertama sesuai hasil keputusan tim penilai, yaitu Ibu Annisa Fabriana," imbuhnya.

Menurut Ammy, proses pengisian jabatan Sekda Cilacap berlangsung dalam kondisi pemerintahan yang membutuhkan pertimbangan khusus. Pemkab kemudian melakukan konsultasi dan mengajukan permohonan persetujuan kepada pemerintah provinsi serta pemerintah pusat.

Ammy juga menyoroti aspek integritas dalam proses seleksi. Ia memastikan seluruh kandidat telah memenuhi persyaratan dan kualifikasi yang ditetapkan, termasuk aspek integritas.

"Jadi yang terpilih betul-betul telah memenuhi seluruh kualifikasi, termasuk kualifikasi integritas. Itu yang paling penting," ucap Ammy.

Setelah Annisa resmi menduduki jabatan Sekda Cilacap, Ammy berharap ia dapat menjaga integritas dalam menjalankan tugas sekaligus menerapkan prinsip kehati-hatian dalam mengambil keputusan.

"Selamat bertugas, utamakan integritas dan gunakan prinsip kehati-hatian karena itu yang paling utama," tandas Ammy. (*)