Aning Rahmawati Bocorkan Anggaran Banjir di RPJMD 2026 Capai Rp 2,4 Triliun

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

16 Jul 2025 18:46

Thumbnail Aning Rahmawati Bocorkan Anggaran Banjir di RPJMD 2026 Capai Rp 2,4 Triliun
Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Pengendalian Banjir DPRD Surabaya Aning Rahmawati. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Pengendalian Banjir DPRD Surabaya Aning Rahmawati membocorkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kota Surabaya akan mengalokasikan anggaran hingga Rp2,4 triliun pada tahun 2026 untuk pengendalian banjir.

Anggaran fantastis tersebut merupakan bagian dari strategi besar Pemkot dalam menuntaskan persoalan banjir yang masih menjadi masalah klasik di sejumlah kawasan.

Aning menjelaskan bahwa rencana pengendalian banjir ini akan menjadi salah satu program prioritas dalam RPJMD 2025-2029.

Ia menyebut, pembiayaan jumbo itu mencakup pembangunan dan revitalisasi saluran, normalisasi sungai, pembangunan rumah pompa, hingga normalisasi muara.

"Mumpung ini kan ada isu di RPJMD kemarin, keluar tentang alternatif pembiayaan dan yang menjadi luar biasa, 2026-2027 itu nilai anggaran untuk pengendalian banjir Rp 2,4 T," jelasnya pada Rabu 16 Juli 2025.

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menekankan bahwa besarnya anggaran harus diimbangi dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang transparan.

"Nah ini kita betul-betul akan tajamkan, nanti kita keluarkan itu di Raperda. Sehingga masyarakat tahu bahwa banjir di kota Surabaya mentas (selesai) itu nanti nilainya anggaran," paparnya.

Aning menyebut saat ini Pansus Raperda Pengendalian Banjir masih dalam pembahasan, pihaknya akan terus bergerak cepat untuk memfinalisasi Rapeda ini.

"Pembahasan ini kita bagi menjadi lima sampai enam kali pertemuan, saat ini kita sedang menyisir semua isu lapangan agar raperda ini benar-benar menjawab kebutuhan teknis maupun kelembagaan,"  papar Aning.

Aning menjelaskan, sejauh ini Pansus telah memanggil sejumlah pihak terkait, mulai dari kelurahan, perwakilan warga, hingga pengembang untuk mengurai persoalan-persoalan klasik penyebab banjir di Surabaya.

“Kami temukan masih banyak saluran eksisting yang ditutup developer. Bahkan saluran irigasi lama belum dikonversi ke sistem drainase. Ini persoalan mendasar yang harus ditata,” ungkapnya.

Aning menambahkan, Pansus juga menyepakati untuk melakukan konsultasi ke Dinas PU Provinsi Jawa Timur, guna memperjelas batas kewenangan dan skema cost sharing antar pemerintah daerah.

“Kemarin kami undang provinsi, tapi belum yang kompeten. Maka akan diagendakan konsultasi lanjutan agar tidak tumpang tindih dalam implementasi,” terang Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya.

Raperda ini juga ditargetkan mempertegas penataan sempadan sungai yang selama ini belum efektif, meskipun telah diatur dalam RT RW.

“Masalahnya, banyak yang punya sertifikat di sempadan sungai. Perda ini akan jadi momentum menegakkan aturan secara tegas dan adil,” pungkas Aning Rahmawati. (*)

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi
Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur
Baca Sebelumnya

21 Ribu Warga Jombang Kehilangan Jaminan Kesehatan, Fraksi PDIP: Pemkab Harus Ambil Alih

Baca Selanjutnya

PN Mojokerto Eksekusi PT Lentera Lestari Buana Raya, Lahan 3,5 Hektare di Jatirejo Dikosongkan

Tags:

Aning Rahmawati Pansus Raperda Pengendalian Banjir PKS DPRD Surabaya Pemkot Surabaya anggaran pengendalian banjir surabaya

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar