Anggota Komisi VI DPR RI Minta Pemerintah Turunkan Harga Minyakita

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: Mustopa

26 Jan 2025 08:50

Thumbnail Anggota Komisi VI DPR RI Minta Pemerintah Turunkan Harga Minyakita
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa HM. Nasim Khan, Minggu (26/01/2025) (Foto : Heru Hartanto / ketik.co.id)

KETIK, SITUBONDO – Mendekati bulan Ramadan, anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) HM. Nasim Khan meminta pemerintah menurunkan harga Minyakita di pasaran yang masih dijual di atas Harga Eceren Tertinggi (HET).

“Terhitung hampir 8 bulan harga Minyakita masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter. Minyakita hingga saat ini dijual dengan harga Rp 17.502 per liter," ujar Nasim Khan melalui sambungan selulernya, Minggu, 26 Januari 2025.

"Apabila harga Minyakita masih di atas HET, maka akan membebankan kebutuhan minyak goreng masyarakat pada bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri mendatang. Untuk itu, kami meminta kepada pemerintah segera mengatasi persoalan harga Minyakita yang di jual di atas HET,” tegasnya 

Lebih lanjut, legislator dari daerah Pemilihan Situbondo, Bondowoso dan Banyuwangi ini mengatakan, berdasarkan data SIstem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan (Kemendag) per tanggal 23 Januari 2024, harga rata-rata nasional Minyakita dijual Rp 17.400 per liter. Harga Minyakita mengalami kenaikan sejak Juni 2024 sebesar 7,41 persen.

Baca Juga:
Krisis Minyak Global Imbas Konflik Iran-AS, Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH

“Kenaikan harga Minyakita ini bukan hanya terjadi pada daerah-daerah yang sulit terjangkau, tapi juga terjadi di kota-kota besar di Indonesia. Seperti kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur juga mengalami kenaikan harga Minyakita,” ungkap pria kelahiran Asembagus Situbondo ini.

Nasim Khan mengatakan ketika melakukan reses di Dapil III Jawa Timur, dirinya meninjau langsung pasar-pasar dan melakukan dialog dengan penjual Minyakita di toko kelontong dan juga berdialog langsung dengan para pembeli.

“Mereka mengeluh karena harga Minyakita masih tinggi. Bahkan harga Minyakita mencapai Rp19 ribu per liter.

Seharusnya, sambung Nasim Khan, harga Minyakita mengikuti acuan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 18 Tahun 2024 tentang Mintak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat yang mengatur secara rigid batas eceran minyak goreng yang dijual di pasaran.

Baca Juga:
Anggota Komisi VI DPR RI Minta Pemerintah Pusat Revitalisasi Pelabuhan Panarukan Situbondo

“Pemerintah harus segera melakukan inspeksi harga Minyakita mulai dari distributor hingga ke toko-toko kelontong. Untuk menyikapi harga Minyakita, maka semua pihak harus duduk bersama untuk membahas mengapa harga Minyakita ini masih tetap tinggi di pasaran,” kata Nasim Khan.

Pekan depan, kata Nasim Khan, Komisi VI akan memanggil Kementerian Perdagangan dan untuk melakukan rapat dengar pendapat terkait harga Minyakita yang dijual di atas HET.

“Harga Minyakita yang dijual diatas HET, akan kita bahas pada rapat dengar pendapat dengan Kementerian Perdagangan RI dan pihak terkait lainnya. Saya berharap ini bisa dibahas dengan jelas dan ada solusinya,” pungkas Nasim Khan. (*)

Baca Sebelumnya

Indonesia dan India Kolaborasi Bidang Kesehatan Hingga Pengembangan Digital

Baca Selanjutnya

Menenun Pesan Boki Fatimah, Perempuan di Bukit Borero Pulau Bacan Halsel

Tags:

Dijual Diatas HET Anggota Komisi VI DPR RI minta Pemerintah turunkan harga minyakita Situbondo Berita

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Sidang Perdana Kasus Solar Subsidi di Situbondo, Dua Terdakwa Terancam 9 Tahun Penjara

15 April 2026 12:12

Sidang Perdana Kasus Solar Subsidi di Situbondo, Dua Terdakwa Terancam 9 Tahun Penjara

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

14 April 2026 13:25

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

13 April 2026 23:45

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

13 April 2026 09:00

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

12 April 2026 13:00

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

12 April 2026 10:40

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar