Anggota DPRD Raja Ampat: Kunjungan Bahlil Settingan, Bukan ke Area Tambang di Kawasan Geopark

Jurnalis: Moh. Awin Macap
Editor: Rahmat Rifadin

9 Jun 2025 07:05

Headline

Thumbnail Anggota DPRD Raja Ampat: Kunjungan Bahlil Settingan, Bukan ke Area Tambang di Kawasan Geopark
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia didampingi Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu dan Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam berkunjung di Pulau Gag, Waigeo Barat Kepulauan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.(Foto: Awin Acap/Ketik.co.id)

KETIK, RAJA AMPAT – Kunjungan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Pulau Gag, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya pada 7 Juni 2025 lalu dinilai tidak menjawab desakan publik terkait penolakan tambang di wilayah Raja Ampat.

Menteri Bahlil Lahadalia melakukan Kunker di Pulau Gag, tepatnya di areal pertambangan PT Gag Nikel yang jaraknya relatif jauh dari kawasan pariwisata Raja Ampat dan juga kawan Geopark Internasional.

Kunjungan Menteri Bahlil di Raja Ampat memantik respons berbagai kalangan. Muamar Kadafi, salah satu Anggota DPRD Raja Ampat menilai bahwa kunjungan Bahlil di Pulau Gag merupakan agenda setting dan upaya framing.

"Dugaannya adalah bahwa menteri tidak meninjau kawasan pertambangan di Pulau Kawei, Pulau Batan Pele dan Pulau Manuram. Padahal yang belakangan viral di berbagai platform media adalah kawasan pertambangan di tempat-tempat itu, bukan Pulau Gag," ujar Kadafi di Waisai, Sabtu 8 Juni 2025.

Baca Juga:
Pemerintah Buka Investasi AS di Sektor Mineral Kritis, Tetap Prioritaskan Hilirisasi

Terkait kunjungan Menteri Bahlil di Raja Ampat ini, Kadafi menduga bahwa menteri Bahlil disinyalir terlibat konflik kepentingan korporasi di salah satu perusahaan pemegang Izin Usaha Tambang (IUP) di wilayah Raja Ampat.

Kata Kadafi, dugaan ini bukan tanpa alasan, ia mengklaim memiliki data yang valid bahwa salah satu perusahaan yang beroperasi di Pulau Kawei, Raja Ampat merupakan milik seorang kader partai Golkar sekaligus Anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

"Bahlil merupakan Ketua umum Golkar, dia juga mantan ketua umum HIPMI, kaitannya dengan data inilah kami menduga bahwa Bahlil Lahadalia juga terlibat dalam pusaran konflik kepentingan korporasi di Raja Ampat," tegasnya.

Kadafi menjelaskan, bahwa harusnya kawasan pertambangan yang dikunjungi oleh meteri Bahlil itu adalah kawasan pertambangan di Pulau Kawei, Pulau Batan Pele serta Pulau Manuram, karena kawasan pertambangan beberapa perusahaan itu ada dalam kawasan Geopark Internasional dan Pariwisata Raja Ampat.

Baca Juga:
Implementasi Kesepakatan Prabowo–Trump, Indonesia Alokasikan USD15 Miliar untuk Pembelian Energi AS

"Jarak Pulau Gag ke Wayag itu relatif jauh, sekira 45 km, tapi kalau jarak Pulau Kawei ke tempat destinasi itu hanya berkisar 20-25 km, bgtu juga dengan kawasan pertambangan lainnya sangat berdekatan dengan kawasan pariwisata," terangnya.

Oleh karena itu, ia menilai bahwa kunjungan Menteri Bahlil di Pulau Gag adalah agenda setting dan juga ada upaya untuk melakukan framing terhadap masyarakat di jagat maya, bahwa seakan Raja Ampat dalam keadaan baik-baik saja.

Kunjungan Bahlil di Pulau Gag dinilai tidak menjawab desakan publik terkait kampanye penolakan tambang di Raja Ampat yang hingga kini masih hangat diperbincangkan oleh publik Indonesia.(*)

Baca Sebelumnya

Rumah di Sragi Pekalongan Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Baca Selanjutnya

Mengenal Brigjen Putu Putera, Mayor Teddy-nya Prabowo saat Pilpres 2009

Tags:

Tolak tambang di Raja Ampat Kunjungan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu Bupati Raja Ampat Kawasan pertambangan

Berita lainnya oleh Moh. Awin Macap

Progres Persiapan Festival Pesona Raja Ampat dan Gemar Ikan Capai 95 Persen

13 Oktober 2025 19:47

Progres Persiapan Festival Pesona Raja Ampat dan Gemar Ikan Capai 95 Persen

Port of Waisai Operasional Perdana, Dipantau Langsung Wabup Raja Ampat

6 Oktober 2025 17:10

Port of Waisai Operasional Perdana, Dipantau Langsung Wabup Raja Ampat

Fantastic! Sanggar Tari Mbilin Kayam Raja Ampat Binaan PT Gag Nikel Masuk Kategori Gold di Asia Arst Festival

19 Juli 2025 17:45

Fantastic! Sanggar Tari Mbilin Kayam Raja Ampat Binaan PT Gag Nikel Masuk Kategori Gold di Asia Arst Festival

PT Gag Nikel Gandeng Sanggar Tari Mbilin Kayam Raja Ampat Tampil di Asia Arts Festival Singapore

18 Juli 2025 09:01

PT Gag Nikel Gandeng Sanggar Tari Mbilin Kayam Raja Ampat Tampil di Asia Arts Festival Singapore

Serapan Anggaran APBD Raja Ampat 2025 Minim,  Otsus Belum Terealisasi, Silpa Rp55 Miliar Bertambah

9 Juli 2025 07:32

Serapan Anggaran APBD Raja Ampat 2025 Minim, Otsus Belum Terealisasi, Silpa Rp55 Miliar Bertambah

DPRD Raja Ampat Tinjau Lokasi Pertambangan di Pulau Batan Pele

30 Mei 2025 21:39

DPRD Raja Ampat Tinjau Lokasi Pertambangan di Pulau Batan Pele

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar