Anggaran Sarpras Pendidikan Pemalang 2026 Turun Signifikan, Disdikbud Andalkan Revitalisasi Sekolah dari Pusat

Jurnalis: Slamet Sumari
Editor: Muhammad Faizin

24 Des 2025 05:40

Thumbnail Anggaran Sarpras Pendidikan Pemalang 2026 Turun Signifikan, Disdikbud Andalkan Revitalisasi Sekolah dari Pusat
Kepala Bidang Sarpras Disdikbud Kabupaten Pemalang, Bambang Mujiono saat menjelaskan terkait program revatilasi di tahun 2026. (Foto: Slamet/Ketik.com)

KETIK, PEMALANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pemalang mengungkapkan bahwa alokasi anggaran sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan yang bersumber dari APBD tahun 2026 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pada tahun 2026, Disdikbud Pemalang hanya mengelola anggaran sekitar Rp7 miliar untuk kebutuhan sarpras pendidikan. Anggaran tersebut dialokasikan untuk jenjang SD sebesar Rp4 miliar, SMP Rp2,5 miliar, serta PAUD/TK sekitar Rp1 miliar.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sapras) Disdikbud Kabupaten Pemalang, Bambang Mujiono, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 23 Desember 2025.  

“Anggaran APBD 2026 untuk sarpras turun hampir seperempat dibandingkan tahun sebelumnya. Dari total Rp7 miliar itu pun masih terbagi untuk pengadaan seperti ATK dan meubeler, serta kegiatan fisik atau konstruksi. Artinya, dana murni untuk konstruksi menjadi jauh lebih kecil,” kata Bambang.

Baca Juga:
Serap Lulusan SMK, Pemalang Bidik Investasi Pabrik Otomotif

Ia menambahkan, pada tahun-tahun sebelumnya Disdikbud Pemalang mengelola anggaran sarpras dari APBD yang mencapai sekitar Rp16 miliar.

Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah sangat berharap dukungan dari pemerintah pusat melalui program revitalisasi sekolah yang dikelola Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dapat terus berlanjut guna menutup keterbatasan anggaran daerah.

Bambang menjelaskan, bantuan sarpras dari pemerintah pusat yang sebelumnya dikenal sebagai Dana Alokasi Khusus (DAK) kini berganti menjadi program revitalisasi sekolah. Program tersebut bersumber langsung dari Kemendikdasmen dan tidak dibatasi secara ketat nilai pagunya, melainkan disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan masing-masing sekolah.

“Parameter sekolah yang bisa mendapatkan bantuan, baik dari APBD maupun pusat, minimal mengalami kerusakan sedang. Untuk kerusakan berat tentu menjadi prioritas utama. Sementara kerusakan ringan biasanya masih bisa ditangani melalui dana BOS,” jelasnya.

Baca Juga:
Bupati Pemalang Serahkan Penghargaan PPID Teraktif 2025, Satpol PP hingga Kecamatan Belik Terdepan

Sepanjang tahun 2025, Kabupaten Pemalang telah melaksanakan sekitar 19 kegiatan revitalisasi sekolah, baik negeri maupun swasta. Seluruh kegiatan tersebut, kata Bambang, telah rampung dilaksanakan.

Menghadapi keterbatasan APBD pada 2026, Disdikbud Pemalang telah mengajukan usulan revitalisasi sekolah kepada pemerintah pusat. Untuk tahun depan, pihaknya mengusulkan 93 lokus SD, 24 SMP, serta sekitar 87 hingga 89 PAUD/TK.

Seluruh usulan tersebut telah melalui proses administrasi dan tahapan verifikasi secara verbal. Namun demikian, jumlah sekolah yang akan disetujui sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Kami sangat berharap pada program revitalisasi dari kementerian. Dengan keterbatasan anggaran APBD, sulit menuntaskan persoalan kerusakan sekolah jika hanya mengandalkan dana daerah. Mudah-mudahan kebutuhan sarpras pendidikan di Pemalang tetap bisa terakomodasi melalui anggaran pusat,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Oshogatsu-asobi: Saat Karuta dan Gasing Menjadi Jembatan Tradisi di Tengah Modernitas Jepang

Baca Selanjutnya

23 Remas Masjid Syuhada Pamekasan Belajar Ini ke GenZI Masjid Al Akbar Surabaya

Tags:

pemalang Dinas Pendidikan Pemalang Sarpras Sekolah Revitalisasi Sekolah anggaran pendidikan APBD Pemalang Kemendikdasmen Disdikbud Pemalang

Berita lainnya oleh Slamet Sumari

Dindikpora Pemalang Minta Sekolah Tunda Study Tour

13 April 2026 20:43

Dindikpora Pemalang Minta Sekolah Tunda Study Tour

Kebakaran di Sragi Pekalongan, Warung Semi Permanen dan Kanopi Rumah Hangus

12 April 2026 01:49

Kebakaran di Sragi Pekalongan, Warung Semi Permanen dan Kanopi Rumah Hangus

Warga Jatiroyom Pemalang Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Sumur Bor hingga Treser

10 April 2026 21:12

Warga Jatiroyom Pemalang Soroti Dugaan Penyelewengan Bantuan Sumur Bor hingga Treser

Paguyuban Merah Putih Kaliprau di Pemalang Gotong Royong Tanggulangi Rob

10 April 2026 16:15

Paguyuban Merah Putih Kaliprau di Pemalang Gotong Royong Tanggulangi Rob

Serap Lulusan SMK, Pemalang Bidik Investasi Pabrik Otomotif

8 April 2026 20:11

Serap Lulusan SMK, Pemalang Bidik Investasi Pabrik Otomotif

Bupati Pemalang Serahkan Penghargaan PPID Teraktif 2025, Satpol PP hingga Kecamatan Belik Terdepan

8 April 2026 06:30

Bupati Pemalang Serahkan Penghargaan PPID Teraktif 2025, Satpol PP hingga Kecamatan Belik Terdepan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar