KETIK, JAKARTA – Teka-teki mengenai masa depan Neymar Jr di tim nasional Brasil mulai menemui titik terang. Di tengah spekulasi karier internasional sang bintang telah tamat, pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti, justru membuka pintu lebar-lebar bagi pemain bernomor punggung 10 tersebut untuk berlaga di Piala Dunia 2026.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari L'Equipe, Ancelotti menegaskan Neymar masih masuk dalam skema evaluasi tim kepelatihan. Meski waktu kian mepet—hanya tersisa dua bulan sebelum kick-off turnamen akbar tersebut—pelatih asal Italia itu memberikan kesempatan terakhir bagi Neymar untuk membuktikan kelayakannya masuk dalam daftar skuad final.
"Dia memiliki waktu dua bulan untuk membuktikan bahwa dia masih memiliki kualitas yang dibutuhkan," tegas Ancelotti.
Ujian Konsistensi Pasca-Cedera
Tantangan terbesar Neymar saat ini adalah faktor kebugaran dan jam terbang. Sejak mengalami cedera lutut parah pada Oktober 2023, performa mantan pemain Barcelona itu belum kembali ke level tertinggi. Absen lebih dari setahun dari seragam Selecao membuat banyak pihak meragukan ketajamannya.
Namun, Ancelotti tidak menutup mata. Ia mencatat adanya progres positif dalam beberapa penampilan terakhir Neymar di level klub.
"Dia telah kembali dengan performa yang cukup kuat, bahkan sudah mulai mencetak gol lagi. Itu alasan mengapa kemungkinan dia kembali tetap terbuka," imbuh mantan pelatih Real Madrid tersebut.
Penyerang berusia 34 tahun ini dua bulan ke depan memiliki jadwal padat bersama Santos di tiga kompetisi berbeda. Ia akan bermain dalam delapan pertandingan Liga Nasional Brasil, dua leg Piala Brasil melawan Coritiba, dan beberapa laga di Copa Sudamericana.
Secara total, Neymar memiliki 15 pertandingan untuk membuktikan dirinya layak masuk skuad. Daftar resmi timnas Brasil untuk Piala Dunia akan diumumkan pada 18 Mei, sebelum batas waktu FIFA tanggal 30 Mei.
Kebutuhan akan Sosok Ikonik
Meski Brasil kini dihuni sederet talenta muda, status Neymar sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil dengan koleksi 79 gol tetap menjadi pertimbangan krusial. Pengaruhnya di ruang ganti dan lapangan hijau dianggap masih sangat fundamental bagi imajinasi kolektif sepak bola Brasil.
Hal ini terbukti saat Brasil melakoni laga uji coba melawan Prancis baru-baru ini. Meski tim menelan kekalahan, para suporter di tribun tak henti-hentinya meneriakkan nama Neymar. Ancelotti pun kini mulai melunak dan mengakui secara terbuka bahwa bakat besar Neymar bisa menjadi kunci penting bagi Brasil untuk merengkuh trofi juara dunia.
Panggung Terakhir di Amerika Utara
Piala Dunia yang akan dihelat mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada ini diprediksi akan menjadi panggung internasional terakhir bagi Neymar. Mengingat usianya, turnamen ini adalah kesempatan "sekarang atau tidak sama sekali" bagi sang megabintang untuk mempersembahkan bintang keenam bagi negaranya.
Brasil sendiri tergabung dalam grup yang relatif kompetitif bersama Maroko, Haiti, dan Skotlandia. Kehadiran sosok 'nomor 10' dianggap mampu meningkatkan daya saing serta mentalitas tim di fase grup hingga babak gugur. (*)
