Ancaman Blockchain terhadap Stabilitas Keuangan Negara, NASTRAP Kombes Arsal Sahban Raih Predikat Terbaik Sespimti Polri

Editor: Muhammad Faizin

20 Des 2025 04:30

Thumbnail Ancaman Blockchain terhadap Stabilitas Keuangan Negara, NASTRAP Kombes Arsal Sahban Raih Predikat Terbaik Sespimti Polri
Kombes (Pol) Arsal Sabhan saat memaparkan tugas akhir atau Nastrap-nya yang membahas ancaman kejahatan bermodus blockchain, dalam Pendidikan Sespimti Polri Dikreg 34 Gelombang 2. (Foto: Dok Lemdiklat Mabes Polri)

KETIK, BANDUNG BARAT – Ancaman terhadap stabilitas keuangan negara kini tidak lagi bersumber dari kejahatan konvensional semata. Perkembangan teknologi, khususnya blockchain, justru melahirkan pola kejahatan baru yang bergerak cepat, anonim, lintas negara, dan sulit dilacak dengan pendekatan penegakan hukum konvensional.

Isu strategis tersebut mengantarkan Kombes Pol Dr. M. Arsal Sahban, S.H., S.I.K., M.M., M.H. meraih predikat Naskah Strategis (NASTRAP) Terbaik dalam Pendidikan Sespimti Polri Dikreg 34 Gelombang 2. Karyanya dinilai memiliki kebaruan tinggi (novelty) karena mengangkat ancaman cyber dependent financial crime berbasis teknologi blockchain terhadap stabilitas keuangan negara.

Dalam NASTRAP-nya, Arsal menegaskan bahwa kejahatan keuangan berbasis blockchain bukan lagi sekadar bagian dari cyber crime, melainkan telah berkembang menjadi kejahatan yang secara langsung menargetkan sistem ekonomi nasional. Modus kejahatan ini mencakup peretasan aset digital, pencucian dana kripto, serta pengalihan dana lintas yurisdiksi dengan kecepatan tinggi dan jejak yang nyaris tak terlihat.

“Kejahatan berbasis blockchain ini bukan hanya persoalan teknologi, melainkan ancaman langsung terhadap sistem keuangan negara. Karakternya lintas negara, multi-yurisdiksi, anonim, dan sangat cepat,” ujar mantan Kapolres Lumajang ini, saat dihubungi Ketik.com. 

Baca Juga:
Rp300 Miliar Hilang dalam 14 Menit, NASTRAP Kombes Arsal Sahban Bongkar Wajah Baru Kejahatan Blockchain

Arsal menekankan bahwa Polri tidak bisa lagi mengandalkan pendekatan sektoral maupun reaktif dalam menghadapi ancaman tersebut. Menurutnya, dibutuhkan strategi adaptif, kolaboratif, dan berbasis pemahaman mendalam terhadap teknologi blockchain.

“Ini bukan kejahatan masa depan. Ini sudah terjadi hari ini. Jika tidak diantisipasi secara serius, dampaknya akan bersifat sistemik terhadap ekonomi nasional,” tambahnya.

Penghargaan terhadap NASTRAP Arsal Sahban sejalan dengan arah transformasi kepemimpinan Polri di era digital. Kasespim Polri Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A. menegaskan bahwa tantangan keamanan saat ini jauh lebih kompleks, disruptif, dan bernuansa digital dibandingkan era sebelumnya.

Pendidikan Sespimti Polri Dikreg 34 Gelombang 2 sendiri resmi ditutup pada 17 Desember 2025, dengan total 368 peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan pengembangan kepemimpinan Polri. Penutupan ini menandai lahirnya para pemimpin strategis yang diharapkan mampu menjawab tantangan keamanan nasional, termasuk ancaman kejahatan digital dan keuangan berbasis teknologi global. (*)

Baca Juga:
Kripto dan Dompetnya: Penjelasan Sederhana Seputar 'Karcis Digital' dan Brankas Pribadi Anda

Baca Sebelumnya

Era Baru Dimulai! Ae! Group Umumkan Album 'Runway' dan Tur Arena Perdana dengan Formasi 4 Anggota

Baca Selanjutnya

Rp300 Miliar Hilang dalam 14 Menit, NASTRAP Kombes Arsal Sahban Bongkar Wajah Baru Kejahatan Blockchain

Tags:

blockchain kejahatan keuangan digital NASTRAP Polri Arsal Sahban Sespimti Polri stabilitas keuangan negara

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

15 April 2026 08:50

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

15 April 2026 08:07

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

15 April 2026 05:41

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

15 April 2026 05:08

Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

14 April 2026 07:20

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

14 April 2026 06:20

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar