KETIK, ACEH SINGKIL – Musyawarah besar (Mubes) ke-X Himpunan Pelajar Mahasiswa Aceh Singkil (Hipmasil) Kota Banda Aceh, dan Aceh Besar sukses digelar di Aula Dinas Sosial Provinsi Aceh, Minggu, 2 Agustus 2026.

Forum permusyawaratan tertinggi organisasi tersebut berlangsung dengan tertib, demokratis, dan penuh semangat kekeluargaan. 

Musyawarah Besar ini menjadi momentum penting dalam mengevaluasi jalannya organisasi sekaligus menetapkan arah kepemimpinan Hipmasil untuk periode mendatang.

Forum musyawarah secara resmi menetapkan Amsyardin Maulana Putra sebagai Ketua Umum, dan Ali Kusuma sebagai Wakil Ketua Umum Hipmasil Kota Banda Aceh dan Aceh Besar Periode 2026–2028.

Keduanya dinyatakan sah terpilih secara aklamasi berdasarkan kesepakatan peserta forum yang memiliki hak suara.

Baca Juga:
Dugaan 10 Ekor Kambing CSR PT. Socfindo Kebun Lae Butar Digelapkan, Satgas PPA: Evaluasi Penyaluran Bantuan Perusahaan

Ketua Umum terpilih, Amsyardin Maulana Putra, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Menurutnya, amanah tersebut bukanlah kemenangan individu, melainkan amanah seluruh keluarga besar Hipmasil yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

"Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya dan Saudara Ali Kusuma. Amanah ini bukan milik kami berdua, melainkan milik seluruh keluarga besar Hipmasil," ucapnya.

"Mubes telah usai, kini saatnya kita mengakhiri segala perbedaan dan kembali bersatu. Tidak ada lagi kubu maupun sekat di antara kita. Yang ada hanyalah satu tekad untuk membangun Hipmasil menjadi organisasi yang lebih solid, lebih maju, dan lebih bermanfaat bagi mahasiswa Aceh Singkil," tegas Maulana.

Baca Juga:
Dikebut! Pembangunan Jembatan Aramco Ketapang Indah Aceh Singkil Masuki Tahap Pengecoran

"Saya percaya, sebesar apa pun tantangan yang akan kita hadapi, akan mampu kita lalui apabila persatuan dan kekompakan tetap menjadi kekuatan utama organisasi," sebutnya. 

Ia juga mengajak seluruh mahasiswa Aceh Singkil di Banda Aceh dan Aceh Besar untuk bersama-sama berkontribusi dalam membangun organisasi tanpa membedakan latar belakang, ras, suku dan bahasa.

Maulana berharap seluruh kader dan alumni dapat terus mempererat silaturahmi, memperkuat kolaborasi, serta mendukung kepengurusan baru dalam mewujudkan Hipmasil sebagai organisasi yang profesional, inklusif, dan mampu menjadi wadah pengembangan potensi mahasiswa Aceh Singkil di perantauan. (*)