Alih Subsidi BBM ke BLT, Ekonom: Rawan Praktik Korupsi

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Aziz Mahrizal

9 Nov 2024 20:12

Thumbnail Alih Subsidi BBM ke BLT, Ekonom: Rawan Praktik Korupsi
Edo Segara Gustanto salahsatu Ekonom Pusat Kajian Analisis Ekonomi Nusantara. (Foto: Dok Edo/Ketik.co.id)

KETIK, YOGYAKARTA Wacana pemerintah mengalihkan subsidi BBM ke Bantuan Langsung Tunai (BLT) menuai kritik. Langkah tersebut dinilai rawan praktik korupsi.

Ekonom Pusat Kajian dan Analisis Ekonomi Nusantara, Edo Segara Gustanto merekomendasikan agar pemerintah fokus pada subsidi yang lebih efektif dan mengutamakan transparansi dalam alokasi anggaran.

“Jika tujuannya adalah untuk menyikapi kebijakan subsidi BBM yang tidak tepat sasaran, Pemerintah dapat menggunakan skema lain. Tanpa harus dialihkan menjadi bantuan tunai,” ujarnya, Sabtu 9 November 2024.

Selain itu, ia juga memperingatkan pentingnya kajian yang lebih mendalam sebelum pemerintah mengambil keputusan terkait pengalihan subsidi, agar kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas dan terhindar dari potensi fokus dana publik.

Selain mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap rencana Pemerintah untuk mengalihkan subsidi bahan bakar minyak (BBM) menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT). Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia ini berpendapat kebijakan tersebut berisiko tinggi menimbulkan praktik korupsi dan mengurangi efektivitas bantuan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Menurut Edo, subsidi BBM hendaknya tetap dipertahankan sebagai salah satu cara untuk menjaga stabilitas ekonomi, terutama di tengah kondisi deflasi yang mengancam daya beli masyarakat.

“Pengalihan subsidi BBM ke BLT juga memiliki risiko besar karena mekanisme distribusi tunai yang sering kali tidak transparan. Sementara kegagalan dalam proses pendataan penerima BLT juga membuat bantuan ini tidak selalu tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam banyak kasus, lanjut dia, BLT rawan disalahgunakan oleh oknum tertentu yang mencari keuntungan pribadi. Tidak hanya itu, ia juga menyoroti ketergantungan masyarakat terhadap BLT yang hanya memberikan dampak jangka pendek. Sementara subsidi BBM memiliki dampak luas dalam menjaga harga-harga kebutuhan pokok tetap stabil. (*)

Baca Juga:
Milad ke-83 UII: Dari Bedah Rumah hingga Sinergi Pengentasan Kemiskinan di Sleman
Baca Juga:
Sleman Klaim Surplus Pangan Jelang Lebaran 2026, Wabup Danang: Tetap Waspada Lonjakan Harga
Baca Sebelumnya

Tim Hukum Paslon “Rizky” Klarifikasi dan Laporkan Dugaan Pelanggaran Debat ke Bawaslu Kabupaten Blitar

Baca Selanjutnya

Atasi Anjal, Pemkot Surabaya Lakukan Pendekatan Humanis

Tags:

Pengamat Ekonomi Universitas Islam Indonesia Akademisi UII Fakultas Ekonomi UII Edo Segara Gustanto Ekonom Pemerintah RI Pusat Kajian Analisis Ekonomi Nusantara deflasi Subsidi BBM Dialihkan ke BLT

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

15 April 2026 14:31

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar