KETIK, BANDUNG – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan kualitas pelayanan pemerintah sangat bergantung pada kinerja aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, baik buruknya wajah Pemerintah Kabupaten Bandung di mata masyarakat ditentukan oleh cara ASN menjalankan tugasnya.

"Baik buruknya Pemerintah Kabupateb bandung adalah harga diri ASN. Karena itu kita harus kompak, bekerja sama, dan bersama-sama membawa Kabupaten Bandung menjadi lebih baik," kata Ali saat membuka Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Gelombang I Tahun 2026 di Gedung M. Toha, Soreang, Kamis (16/7/2026).

Ali menyampaikan pesan tersebut kepada 180 PPPK guru SD dan SMP yang mengikuti orientasi sebagai bekal menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Bandung.

Menurutnya, ASN tidak cukup hanya memahami tugas pokoknya, tetapi juga harus menguasai visi, misi, serta arah pembangunan Kabupaten Bandung agar setiap program pemerintah dapat diterapkan secara nyata di tengah masyarakat.

Wabup mengingatkan para ASN agar terus meningkatkan kompetensi dan tidak terjebak dalam zona nyaman. Pemerintah Kabupaten Bandung, kata dia, menerapkan sistem meritokrasi sehingga setiap aparatur memiliki kesempatan berkembang berdasarkan kompetensi dan kinerja.

Baca Juga:
Bupati KDS Dorong Kemendes Perkuat Sosialisasi Koperasi Merah Putih ke Seluruh Desa

"Jangan pernah terjebak dengan comfort zone. Pak Bupati sangat mengutamakan meritokrasi," ujarnya.

Ali juga menekankan bahwa masyarakat tidak mengharapkan perlakuan istimewa dari pemerintah, melainkan pelayanan yang cepat, profesional, dan manusiawi.

"Masyarakat tidak butuh diistimewakan, tetapi masyarakat butuh dilayani dan dimanusiakan," kata dia.

Ali berharap orientasi PPPK mampu melahirkan ASN yang berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas birokrasi di Kabupaten Bandung.(*)

Baca Juga:
Ali Syakieb Dorong Program Cikabayam Cetak Keluarga Mandiri Pangan