Ali Agus, Profesor Merakyat, Inovator Pertanian yang Turun Langsung ke Desa-Desa

Jurnalis: Teguh Ariffianto
Editor: M. Rifat

17 Jan 2024 01:58

Thumbnail Ali Agus, Profesor Merakyat, Inovator Pertanian yang Turun Langsung ke Desa-Desa
Prof. Dr. Ali Agus, DAA, DEA

KETIK, YOGYAKARTA – Ali Agus adalah seorang dosen, tetapi di sisi lain dikenal juga sebagai penggiat pertanian.

Sosok Ali Agus adalah profesor yang membumi, memainkan peran penting dalam membentuk gerakan pembaharuan dan inovasi di bidang peternakan dan pertanian Yogyakarya, terutama di wilayah Sleman, kecamatan Ngemplak, tepatnya di dusun kalijeruk.

Seluruh kegiatan usaha pertaniannya selalu berdampingan dengan masyarakat lokal, dan berorientasi untuk memajukan petani di sekitarnya.

Membangun infrastruktur atau tempat training center terpadu terkait dengan pertanian dan peternakan secara umum yang diberi nama "Komplek Agromix lestari".

Baca Juga:
Hadapi Kemarau Ekstrem, Gubernur Khofifah Ingatkan Kalaksa BPBD se-Jatim Siap Siaga

Beberapa hal konkrit yang telah dibuatnya adalah membantu petani dengan mendirikan bengkel sapi di dusun Kalijeruk, Ngemplak Sleman Yogyakarta.

"Kami mengambil sapi-sapi petani yang kurus dan kami tangani, ditreatment menjadi sapi-sapi yang sehat, gemuk, dan unggul," ujar Ali Agus.

Ratusan sapi dirawat di bengkel sapi Kalijeruk. Sapi yang berada di kandang adalah sapi-sapi kurus dan tidak tumbuh dengan baik. Sebelumnya pertumbuhan ADG (Average Daily Gain) di bawah 1 kilogram dan dilakukan rekayasa untuk bisa tumbuh hingga 3 kilogram per hari.

Setelah terapi dilakukan di bengkel lantas diberikan treatment, sapi- sapi tersebut akan dikembalikan kepada petani, sekaligus memberikan bekal pelatihan beternak sapi yang baik dan benar kepada para petani dan peternak yang ada di sekitar wilayah tempat tinggalnya.

Baca Juga:
Petani Harap Tenang! Potensi El Nino Diprediksi Tak Ganggu Lahan Pertanian di Kota Malang

Penemu Telur Ayam Bahagia

Di sisi lain, Ali Agus sebagai akademisi melakukan penelitian tentang ayam petelur. Dengan meningkatkan kualitas habitat dan pakan ayam,  akhirnya tercipta telur ayam bahagia.

Telur ayam bahagia merupakan telur yang berasal dari ayam yang sehat, dipelihara sesuai dengan kaidah kesejahteraan hewan, menghindari penggunaan antibiotik dan sisa obat- obatan kimia.

Memberikan nutrisi tambahan untuk meningkatkan kesehatan ayam dan nilai fungsional telur, sehingga menghasilkan telur yang sehat dan ayam yang sehat.

Atas dasar asumsi inilah maka tercipta produk telur ayam bahagia, yang pada dasarnya merupakan pangan unggul gizi.

Eksistensinya ditingkatkan dengan rekayasa nutrisi pakan untuk meningkatkan nilai fungsionalnya. Telur ayam bahagia ini telah mendapatkan sertifikasi dan menjadi bagian ekonomi produktif bagi komunitas agromax.

Itu sebuah kolaborasi antara perguruan tinggi UGM Yogyakarta, Pemerintah Daerah Sleman dan masyarakat desa Kalijeruk.

Kini kawasan tersebut menjadi contoh pengembangan pembangunan ekonomi yang melibatkan masyarakat lokal.

Profil Prof. Dr. Ali Agus, DAA, DEA

Ali Agus dikenal sebagai dosen Peternakan di Universitas Gajah Mada.

Dia lahir di Banjarejo-Bloro tanggal 22 Agustus 1966. Menyelesaikan pendidikan S1 pada Fakultas Peternakan UGM tahun 1989. Menempuh pendidikan D4 di Ecole Nationale Superieure Agronomique de Rennes (ENSA), Rennes, France tahun 1993 dan pada tahun yang sama juga berhasil merampungkan program S2nya.

Dia lantas menyelesaikan program S3 juga di ENSA dengan mendapat gelar Doktor pada tahun 1996.

Sosoknya pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Peternakan UGM dan sekarang mendapat gelar sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak.

Dalam kegiatan organisasi sosial Ali Agus adalah ketua DPD HKTI periode 2022-2027.

Ali Agus adalah guru besar yang bersahaja, tidak tinggal diam di menara gading akademis, melainkan siap turun gunung memberikan teladan sederhana dengan membangun pertanian Indonesia.

Tidak hanya sekadar konsep di atas kertas, melainkan tindakan nyata berkiprah di desa memperkuat benteng kedaulatan pangan di DIY khususnya dan Indonesia umumnya.(*)

Baca Sebelumnya

Tiru Pare Kediri, Pemkab Malang Luncurkan Inovasi Pembelajaran Bahasa Inggris SD

Baca Selanjutnya

Viral Aksi Minta Uang dengan Modus Ketuk Kaca Mobil, Kasatpol PP Surabaya: Segera Telepon 112

Tags:

Inovasi Pertanian Sosok ketik sosok Prof Ali Agus

Berita lainnya oleh Teguh Ariffianto

DPMPTSP DIY Susun SOP Perizinan Baru 2025: Target Pelayanan Publik Lebih Efektif, Efisien, dan Inklusif!

17 Desember 2025 14:36

DPMPTSP DIY Susun SOP Perizinan Baru 2025: Target Pelayanan Publik Lebih Efektif, Efisien, dan Inklusif!

Anggota DPRD Sleman Hadir bersama Pasangan di Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

10 Desember 2025 19:06

Anggota DPRD Sleman Hadir bersama Pasangan di Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Masyarakat Kedelai Indonesia Gagas Solusi Menyelamatkan Ketahanan Pangan Nasional dari Ketergantungan Krisis Impor Kedelai

3 Desember 2025 10:20

Masyarakat Kedelai Indonesia Gagas Solusi Menyelamatkan Ketahanan Pangan Nasional dari Ketergantungan Krisis Impor Kedelai

Kisah Riuh 'Surga Pendaki', Wedang Gedang Kinahrejo dan Wejangan Mbah Maridjan yang Abadi

26 Oktober 2025 20:28

Kisah Riuh 'Surga Pendaki', Wedang Gedang Kinahrejo dan Wejangan Mbah Maridjan yang Abadi

Dinas Pariwisata Sleman Gelar Bimbingan Teknis, Tekankan Peningkatan Kualitas Layanan Vila dan Kepatuhan Regulasi

14 Oktober 2025 22:33

Dinas Pariwisata Sleman Gelar Bimbingan Teknis, Tekankan Peningkatan Kualitas Layanan Vila dan Kepatuhan Regulasi

Wow! Tol Jogja-Bawen Menghijau, Bukti Nyata Sinergi Sleman, Jasamarga, dan PII Selamatkan Lingkungan

3 Oktober 2025 23:15

Wow! Tol Jogja-Bawen Menghijau, Bukti Nyata Sinergi Sleman, Jasamarga, dan PII Selamatkan Lingkungan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar