Alasan Warga Jawa Timur Gugat Gubernur Khofifah untuk Berlakukan Pengampunan Pajak Kendaraan: Ekonomi Susah dan Korupsi

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Muhammad Faizin

1 Mei 2025 20:05

Headline

Thumbnail Alasan Warga Jawa Timur Gugat Gubernur Khofifah untuk Berlakukan Pengampunan Pajak Kendaraan: Ekonomi Susah dan Korupsi
Kuasa hukum Alfiyaj Nimah, M Sholeh (jaket coklat) saat di PN Surabaya, Rabu, 30 April 2025. (Foto: Dokumen Pribadi M Sholeh)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa digugat Alfiyaj Nimah (50) warga Lamongan lantaran tidak mengelurkan kebijakan pengampunan tunggakan pajak kendaraan bermotor. Gugatan itu diajukan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. 

Namun dalam sidang perdana, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim selaku tergugat justru tidak datang.

"Kemarin (Rabu, 30 April 2025) ditunda karena pihak Gubernur Jatim belum menunjuk kuasa," ucap pengacara penggugat, M Sholeh saat dihubungi Ketik.co.id, Kamis, 1 Mei 2025.

Sholeh menjelaskan, dalam gugatan perdata yang diajukannya, Alfiyah berpendapat bahwa penghapusan denda pajak merupakan kebijakan yang sangat pro-rakyat. Sebab kondisi ekonomi saat ini sedang tidak baik-baik saja.

Sholeh juga menambahkan bahwa berdasarkan pantauan media sosial, banyak warga Jawa Timur menginginkan kebijakan serupa yang mencakup kendaraan roda dua dan empat, termasuk pokok pajak, denda, balik nama, dan pajak progresif.

Baca Juga:
Reyog Diakui UNESCO, Khofifah Perkuat Ekosistem dan Regenerasi Seniman Menuju Panggung Dunia

“Karena faktanya sekarang ekonomi sedang tidak baik-baik saja, masyarakat banyak yang tidak membayar pajak bukan karena tidak mau, tetapi memang lagi tidak punya uang,” ujar Sholeh.

Selain itu, Sholeh menyoroti isu korupsi yang terjadi di Jawa Timur. Banyaknya temuan kasus memicu persepsi negatif di masyarakat tentang pentingnya membayar pajak. "Karena banyak masyarakat yang enggan untuk membayar pajak karena banyak kasus korupsi memanfaatkan pajak masyarakat," ungkapnya.

Dalam gugatan itu, Sholeh mengaku memberikan alternatif apabila Gubernur Khofifah keberatan dengan usul kebijakan pengampunan pajak, maka bisa diambil jalan tengah. Yakni kebijakan itu  hanya  dikhususkan bagi kendaraan di bawah 2000 cc. Sebab pemilik kendaraan di bawah 2000 cc umumnya kalangan masyarakat menengah ke bawah.

"Tentu tidak adil mobil Mercy dibeli dengan harga miliaran tapi bayar pajak tidak mau. Apalagi mobil mewah jenis Porshe, Ferrari kalau tidak diberi pengampunan masyarakat ke bawah ya gak bingung, wong selama ini hanya bisa lihat di TV. Harapannya Gubernur Khofifah bijak," ucap Sholeh.

Sebagai informasi, sebelumnya kebijakan pengampunan pajak kendaraan bermotor pertama kali dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi. Tak berselang lama, kebijakan serupa juga dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. 

Di media sosial, kebijakan tersebut disambut gembira oleh rakyat di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Namun memicu 'kecemburuan' bagi rakyat di provinsi lain, termasuk di Jawa Timur. (*)

Baca Juga:
Jatim Resmi Batasi Penggunaan Gadget di Sekolah! Khofifah: Perkuat Karakter dan Interaksi Sosial Murid

Baca Sebelumnya

Peringati May Day, Serikat Buruh Madiun Raya Gelar Aksi Damai

Baca Selanjutnya

Gunung Es Penahanan Ijazah, SPBI Kota Malang Soroti Lemahnya Pengawasan

Tags:

Gubernur Jatim di Gugat Khofifah M Sholeh Pengampunan Pajak Pajak dedi mulyadi kdm Pengampunan pajak kendaraan bermotor

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar