KETIK, PALEMBANG – Warga di Jalan Tanjung Aur Tiga, Lorong Bakri II, Kelurahan Bukit Baru, Kota Palembang, dikejutkan kebakaran lahan rawa di belakang permukiman mereka pada Selasa, 15 September 2026 sekitar pukul 00.30 WIB.
Kobaran api yang membakar lahan rawa lebak kering tersebut membesar hingga mendekati rumah warga. Kondisi itu membuat warga panik dan segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palembang.
Salah satu warga, Nadia, mengaku terbangun saat api sudah terlihat membesar dan berada tidak jauh dari rumahnya.
"Apinya sudah besar sekali di lahan rawa kosong belakang rumah. Saya kaget pas bangun tidur api sudah sangat dekat," ungkap Nadia.
Mendapat laporan tersebut, tim Satgas Gabungan Karhutla Damkarmat Kota Palembang segera menuju lokasi. Petugas mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran untuk memadamkan api.
Baca Juga:
Karhutla Bromo Gunung Belum Padam, Jemplang Jadi Salah Satu Titik yang Masih TerbakarPetugas kemudian melakukan penyemprotan ke area yang terbakar untuk mencegah kobaran api meluas dan merembet ke permukiman warga.
Baca Juga:
Dokkes Polres Malang Turun ke Lokasi Karhutla, Bantu Petugas yang Kelelahan dan TerlukaUpaya pemadaman berlangsung di tengah kondisi malam hari dan lokasi lahan rawa yang berada di belakang rumah warga. Petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan kobaran api sehingga tidak sampai membakar bangunan di sekitar lokasi.
Warga Apresiasi Respons Petugas
Setelah api berhasil dipadamkan, warga menyampaikan apresiasi kepada petugas Damkarmat yang bekerja hingga dini hari. Momen tersebut juga diwarnai interaksi antara warga dan petugas setelah proses pemadaman selesai.
Salah seorang petugas tetap melayani warga dengan ramah meski terlihat kelelahan setelah berjibaku dengan asap dan kobaran api.
"Sama-sama Ibu, ini sudah jadi tugas kami. Terima kasih kembali ya, Bu," tutur petugas tersebut.
Sikap ramah petugas mendapat respons positif dari warga. Nadia mengapresiasi kesigapan personel Damkarmat yang datang dan melakukan pemadaman ketika api mulai mendekati permukiman.
"Luar biasa sekali bapak-bapak pemadam ini. Tengah malam mereka rela bertaruh nyawa demi memadamkan api dan menjaga kami. Terima kasih banyak!" ucap Nadia.
Kebakaran lahan rawa tersebut menjadi perhatian karena lokasinya berada tepat di belakang permukiman. Respons cepat petugas membantu mencegah api meluas dan mengancam rumah warga di kawasan Jalan Tanjung Aur Tiga.
Kesiapsiagaan petugas Damkarmat menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan kebakaran lahan di kawasan permukiman, terutama saat kondisi lahan kering dan api berpotensi cepat meluas. (*)