Akses Jalan Umum Alun-alun Kota Batu Diportal Parkir, Penyandang Disabilitas Tak Bisa Masuk Area Kuliner Bagian Dalam

Jurnalis: Nurul Aliyah
Editor: Mustopa

7 Des 2025 15:56

Thumbnail Akses Jalan Umum Alun-alun Kota Batu Diportal Parkir, Penyandang Disabilitas Tak Bisa Masuk Area Kuliner Bagian Dalam
Uji coba gate parkir Alun-alun Kota Batu pada 6 Desember 2025. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, BATU – Gate parkir yang menutup akses jalan di area PKL membuat banyak pengunjung yang akhirnya enggan belanja. Uji coba yang telah dilakukan dari tanggal 6 Desember 2025 ini telah memunculkan dampak yang bisa dirasakan oleh pedagang. 

Penutupan akses jalan pengendara motor dari Jalan Kartini membuat banyak PKL mengeluh, terutama yang berada di area dalam. 

Selain sulit mobilitas banyak orang, rantai yang dipasang ini juga membuat pengunjung disabilitas yang menggunakan kursi roda tidak bisa masuk. 

Dalam hal ini, pengunjung yang ingin menjajakan kuliner-kuliner di Alun-alun Kota Batu menjadi kesulitan. Mereka harus meloncati rantai terlebih dahulu.

Baca Juga:
Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

Banyak dari pengunjung yang akhirnya memilih untuk hanya membeli makanan di bagian depan. Sedangkan di area dalam sangat sedikit pembeli yang datang. 

Puspita selaku Ketua Paguyuban PKL Alun-alun Kota Batu mengungkapkan bahwa terdapat pengunjung disabilitas yang akhirnya tidak jadi masuk ke area dalam karena ada rantai yang menutup jalan.

Bagi orang biasa, mereka bisa lewati rantai tersebut dengan meloncat, tapi bagi pengunjung yang berkebutuhan khusus harus menggunakan kursi roda yang akhirnya memilih untuk tidak masuk ke area dalam. 

"Ada rantai terpasang di tengah jalan, otomatis yang area saya tidak ada yg masuk, adanya rantai untuk menghindari adanya pengendara motor yang lewat dari Jalan Kartini atas," jelas Puspita.

Baca Juga:
Perkuat Desa Wisata, Disparta Kota Batu Gencarkan Kolaborasi Konten dan Promosi

*Selain itu, pengunjung disabilitas yang menggunakan kursi roda juga tidak bisa lewat jika ada rantainya," imbuhnya.

Hal tersebut sangat merugikan bagi PKL yang berada di area dalam. Akhirnya, banyak dari mereka yang mengeluh dengan adanya gate parkir yang menutup akses jalan.

"Hari pertama uji coba sudah terlihat dampaknya, kalau lebih rapih di bagian parkir iya, tapi karena rantai itu yang menunjukkan dampak penurunan omzet cukup signifikan," ungkap Puspita.

Dalam uji coba gate parkir, perlunya melihat segala aspek yang menjadi bagian dari Alun-alun Kota Batu. Sehingga, dengan banyaknya keluh kesah bisa dikaji ulang oleh Dishub terkait gate parkir ini.(*)

Baca Sebelumnya

Rekomendasi Webtoon Minggu Ini: Loser Life, Kisah Pembully Tukar Badan dengan Korbannya!

Baca Selanjutnya

KEREN! UMSurabaya Bawa 2 Inovasi Kesehatan di Hong Kong, Bukti Penelitian Dalam Negeri Diakui Internasional

Tags:

Kota Batu Kota Wisata Batu Kwb Gate Parkir  ‎ Alun Alun Kota Batu PKL Pedagang kaki lima Gerebek Batu GerebekBatu

Berita lainnya oleh Nurul Aliyah

BREAKING NEWS: Eks Dosen Pascasarjana UIN Malang Yai Mim Meninggal Dunia

13 April 2026 16:18

BREAKING NEWS: Eks Dosen Pascasarjana UIN Malang Yai Mim Meninggal Dunia

Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

13 April 2026 15:43

Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

Skyroom Cafe HOTEL THE 1O1 Malang OJ Luncurkan Paket "Work and Chill", Sensasi WFH di Rooftop Tertinggi Kota Malang

13 April 2026 07:00

Skyroom Cafe HOTEL THE 1O1 Malang OJ Luncurkan Paket "Work and Chill", Sensasi WFH di Rooftop Tertinggi Kota Malang

Area Barat Cafe Batu, Tempat Ngopi di Tengah Hutan dengan Suasana Healing yang Menenangkan

12 April 2026 16:45

Area Barat Cafe Batu, Tempat Ngopi di Tengah Hutan dengan Suasana Healing yang Menenangkan

De Access Malang Buka PPDB Batch 6 Gelombang II TA Juli 2026-Juli 2027, Siapkan SDM Hospitality Siap Kerja

12 April 2026 16:38

De Access Malang Buka PPDB Batch 6 Gelombang II TA Juli 2026-Juli 2027, Siapkan SDM Hospitality Siap Kerja

Haraku Ramen Hadir di Kota Malang, Sajikan Ramen Halal dengan Cita Rasa Jepang yang Medok di Lidah Lokal

12 April 2026 15:38

Haraku Ramen Hadir di Kota Malang, Sajikan Ramen Halal dengan Cita Rasa Jepang yang Medok di Lidah Lokal

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar