AKKOPSI-HAKLI Realisasikan Program Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi, 7.000 Penjamah Makanan SPPG Dilatih

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

21 Okt 2025 15:08

Thumbnail AKKOPSI-HAKLI Realisasikan Program Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi, 7.000 Penjamah Makanan SPPG Dilatih
Ketum Akkopsi Bupati Bandung Dadang Supriatna meluncurkan program Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi SPPG, di Gedung M Toha Soreang, Selasa (21/10/25). (Foto:Iwa/Ketik)

KETIK, BANDUNG – Tanpa menunggu lama, Ketua Umum Asosiasi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi Indonesia (Akkopsi) Bupati Bandung Dadang Supriatna merealisasikan program Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi setiap unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kabupaten Bandung.

Program sertifikasi ini diawali dengan melantik dan melatih sekitar 7.000 tenaga penjamah bahan makanan dari masing-masing SPPG yang sudah beroperasi, dalam kegiatan Deklarasi Aksi Nyata Laik Higiene Sanitasi (LHS) pada SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Sehat, Aman dan Berkelanjutan, di Gedung M Toha Soreang, Selasa 21 Oktober 2025.

Ketum Akkopsi Dadang Supriatna (Kang DS) menjelaskan kerjasama Sertifikasi LHS ini merupakan kerjasama antara Akkopsi dengan Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI), dengan melibatkan ini Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Kesehatan.

Kang DS mengatakan kerjasama ini dimulai dari Kabupaten Bandung di mana hari ini hampir 7 ribu peserta dilantik dan dilatih sebagai penjamah makanan dan bahan makanan di setiap SPPG. 

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

"Setelah dilatih, para penjamah ini akan disebar ke setiap SPPG yang sudah beroperasi, sekaligus dilakukan Memorandum of Collaboration (MoC) sehingga dapat diberikan Sertifikat LHS dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung setelah melewati test laboratorium," jelas Kang DS.

Lebih lanjut ia menyatakan, tantangan terbesar program MBG bukan hanya menyediakan makanan bergizi, tetapi juga menjamin makanan tersebut aman dikonsumsi, diolah dengan higienis, serta memenuhi standar laik higiene sanitasi untuk mencapai zero accident (nol kejadian) keracunan makanan.

Melalui kegiatan pelatihan ini, Bupati berharap seluruh pengelola pangan siap saji baik di sekolah, pondok pesantren, hingga lembaga sosial dapat meningkatkan kompetensi dalam menjaga keamanan pangan, serta memastikan setiap SPPG sebagai dapur penyelenggara pangan memenuhi standar LHS. 

Sementara Ketua Umum Pengurus Pusat HAKLI Prof.Dr.H Arif Sumantri menambahkan inti kegiatan Aksi Nyata LHS pada SPPG dalam Program MBG Sehat, Aman dan Berkelanjutan ini merupakan respon terkait isu nasional di bidang kesehatan yang segera harus ditangani, salah satunya kasus keracunan dari Program MBG maupun isu lingkungan yang ditimbulkan sampah makanan SPPG.

Baca Juga:
Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

"Dalam kegaitan ini, HAKLI bersama Akkopsi menegaskan komitmen dari para kepala daerah, untuk mendorong pendayagunaan tenaga sanitasi lingkungan dalam Program MBG," kata Prof Arif.

Komitmen juga ditegaskan para kepala daerah untuk mendukung pemerintah daerah dalam melaksanakan satu regulasi yang berkaitan kepada LHS melalui Dinas Kesehatan dan pengawasan sanitasi, sirkular ekonomi untuk pengolahan sampah. 

Arif mengungkapkan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya dan Wakil Menteri Kesehatan sudah mendukung penempatan tenaga sanitasi lingkungan untuk didayagunakan di setiap SPPG

"Mudah-mudahan dari pertemuan kerjasama Akkopsi dan HAKLI ini ini akan memberikan suatu respon untuk  Program MBG Sehat, Aman dan Berkelanjutan," ucap Arif.

Sebelumnya diberitakan, Ketum Akkopsi Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan, guna mengantisipasi timbulnya kasus keracunan makanan dari Program MBG, pihaknya akan melakukan sertifikasi bagi setiap unit dapur SPPG yang beroperasi di Kabupaten Bandung.

Sebagai langkah pencegahan terjadinya kasus keracunan, Kang DS selaku Ketum Akkopsi berkomitmen untuk mempercepat proses sertifikasi laik higiene ini bagi setiap unit dapur SPPG yang beroperasi di Kabupaten Bandung.

Sertifikat ini nantinya bisa dikeluarkan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung melalui kerjasama Pemkab Bandung, AKKOPSI dengan HAKLI.

“Tidak akan terjadi keracunan makanan jika ahli gizinya benar, lingkungan mendukung, pengelolaan sampah teratur, dan sisa makanan bisa diolah dengan baik. Termasuk pekerja dan pola masak makanannya," tandas Kang DS saat Jumling di Kelurahan Wargamekar, Kecamatan Baleendah, Jumat (3/10/25).(*)

Baca Sebelumnya

Sejarah! Kirab Budaya 2025 UIN Malang Pertama Kali Digelar di 'Kampus Atas Awan'‎

Baca Selanjutnya

Satu ASN di Pacitan Dipecat Tanpa Hak Pensiun, Bolos Tiga Bulan Tak Masuk Kerja

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA kang ds akkopsi ketum akkopsi hakli MBG SPPG

Berita lainnya oleh Iwa AS

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

11 April 2026 15:15

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

10 April 2026 21:15

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar