Akibat Kemarau Air Danau Ranu Pakis Surut, Ini Dampaknya

Jurnalis: Abdul Fatah
Editor: Muhammad Faizin

29 Okt 2024 15:04

Thumbnail Akibat Kemarau Air Danau Ranu Pakis Surut, Ini Dampaknya
Biasanya air sampai di permukaan ini, sekarang turun beberapa meter (Foto : Abdul Fatah / Ketik.co.id)

KETIK, LUMAJANG – Walau mulai turun hujan, namun permukaan air di Danau Ranu Pakis Kecamatan Klakah sampai saat ini masih tetap surut. Surutnya air di Ranu Pakis ini menyebabkan aliran sungai yang berasal dari danau tersebut tak lagi bisa memenuhi kebutuhan irigasi sawah di desa Ranu Pakis dan sekitarnya.

Bukan hanya untuk keperluan irigasi pertanian, untuk keperluan sehari-hari sebagian warga Ranu Pakis juga mulai kesulitan air.

"Sumur di rumah kami airnya tinggal sedikit. Pompa air hanya kita nyalakan untuk kebutuhan minum dan memasak. Sedangkan untuk kebutuhan mandi, kami angkut air dari danau menggunakan jerigen untuk mengisi bak mandi," kata salah seorang warga.

 

Baca Juga:
Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

Foto Warga mengangkut air menggunakan jerigen untuk keperluan mandi (Foto : Abdul Fatah / Ketik)Warga mengangkut air menggunakan jerigen untuk keperluan mandi (Foto : Abdul Fatah / Ketik)

 

Masih kata warga, pagi hari mereka harus mengambil air sebanyak 5 jerigen besar, dan pada malam hari mengambil air lagi di danau untuk keperluan malam hari dan pagi harinya.

"Rata-rata saya mengambil 10 jerigen perhari untuk keperluan mandi saja, sedangkan untuk mencuci kami langsung ke danau ini," kata warga tersebut.

Baca Juga:
Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

Bahkan untuk menghemat air, bisanya hanya anak-anak yang mandi di rumah, sedangkan untuk orang tua lebih sering datang ke danau langsung untuk keperluan mandi dan mencuci.

Aktivitas warga yang langsung memanfaatkan air danau ini sudah berlangsung hampir enam bulan. Biasanya air danau kembali penuh jika musim hujan berlangsung selama beberapa bulan.

"Kami sangat berharap segera turun hujan, karena sawah dibawah danau ini sekarang sedang kekurangan air," kata warga lainnya.

Selain Ranu Pakis, Ranu Klakah yang jaraknya sekitar 1 KM dari Ranu Pakis mengalami hal yang sama. Bedanya di Ranu Klakah untuk air buangan dari danau tersebut masih bisa mengaliri sungai yang kemudian dimanfaatkan untuk irigasi dan keperluan lainnya. (*) 

Baca Sebelumnya

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Pjs Bupati Asahan Sampaikan Pidato Menpora

Baca Selanjutnya

Calon Bupati Sidoarjo Subandi Sudah Terbukti Peduli Kesejahteraan Pengurus BPD serta RT-RW

Tags:

Air danau surut Ranu Pakis Klakah Warga kesulitan air berita lumajang hari ini

Berita lainnya oleh Abdul Fatah

Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

13 April 2026 18:04

Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

11 April 2026 20:15

Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

Saluran Lapor Bupati Lumajang Dipenuhi Keluhan Masalah Kelangkaan LPG 3 Kg

8 April 2026 13:44

Saluran Lapor Bupati Lumajang Dipenuhi Keluhan Masalah Kelangkaan LPG 3 Kg

Mahmud S.H.  Pengacara H. Ngateman Angkat Bicara Terkait Somasi Primkopol Lumajang

6 April 2026 14:57

Mahmud S.H.  Pengacara H. Ngateman Angkat Bicara Terkait Somasi Primkopol Lumajang

Pergantian Pengurus Primkpol Lumajang Berbuntut Selisih Piutang Usaha Senilai Rp3,2 Milliar

6 April 2026 12:49

Pergantian Pengurus Primkpol Lumajang Berbuntut Selisih Piutang Usaha Senilai Rp3,2 Milliar

Sampai Saat Ini, Hanya DPRD Lumajang Yang Merespon Tuntutan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran PT. Kalijeruk Baru

4 April 2026 02:26

Sampai Saat Ini, Hanya DPRD Lumajang Yang Merespon Tuntutan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran PT. Kalijeruk Baru

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar