Akademisi UB Ungkap Cara Efektif Menangkal Hoaks di Tahun Politik

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

7 Nov 2023 11:07

Thumbnail Akademisi UB Ungkap Cara Efektif Menangkal Hoaks di Tahun Politik
Pelaksanaan dialog mengenai Wawasan Kebangsaan yang digelar oleh Bakesbangpol Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB), Wawan Shobari menjelaskan cara menangkal berita hoaks menjelang tahun politik 2024 nanti. Salah satunya ialah dengan mengundang Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden berdialog langsung di tiap perguruan tinggi.

Hal tersebut diungkapkan Wawan Shobari saat hadir dalam dialog mengenai Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang pada Selasa (7/11/2023).

"Justru misalnya ketika Capres-Cawapres datang ke kampus, dia berbicara dan berdiskusi secara langsung, itu justru jauh lebih tepat dibandingkan dengan (masyarakat) menerima berita-berita yang dipotong dan diedit," ujarnya kepada awak media.

Pernyataan tersebut didasarkan pada kondisi persebaran informasi yang sangat cepat tanpa dilandasi dengan literasi digital di masyarakat. Masyarakat lebih mudah mempercayai berita yang tersebar di media sosial tanpa memahami konteks.

Baca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel

"Sekarang itu informasi tangan pertama paling penting ketika di dunia ini banyak sekali distorsi informasi. Di mana banyak video yang dipotong, kemudian diambil yang kontroversial saja, nah itu kan bahaya," jelasnya.

Upaya bagi kampus untuk mengundang pasangan Capres dan Cawapres tentu akan ramai diperbincangkan. Terutama perihal netralitas dari perguruan tinggi tersebut.

Untuk itu kampus harus dapat berperilaku adil kepada setiap pasang calon. Salah satunya dengan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap calon.

"Lebih baik mengundang semua kandidat. Artinya penting bahwa kita harus adil kepada siapapun. Baik itu Caleg, Capres, Cawapres, maupun itu partai. Jadi misalkan kampus-kampus di Malang ini menghadirkan, menurut saya justru menarik," lanjut Wawan.

Baca Juga:
Kedai Kopi Cahaya Baru, Ruang Singgah Anak Muda di Tengah Hiruk Pikuk Kota Malang

Wawan juga menyoroti adanya Rektor yang menjadi tim sukses salah satu Capres dan Cawapres. Menurutnya hal tersebut sah-sah saja mengingat saat ini netralitas lebih ditekankan kepada pihak ASN.

"Netralitas itu baru diberlakukan pada ASN, sementara swasta tidak ada. Jadi menurut saya sah-sah saja. Kalau kemudian pembelajarannya sudah mengarah ke tendensi individu, menjadi sangat tidak objektif ilmiah, itu menurut saya yang tidak tepat. Sebaiknya semua berhak diberi kesempatan oleh kampus untuk berdialog. Sekarang ini menilai para calon kalau tidak dari programnya, dari apa," ungkapnya.(*)

Baca Sebelumnya

Bupati Kaimana Dorong Generasi Muda Lalui Pelatihan Kepemimpinan untuk Masa Depan yang Cerah

Baca Selanjutnya

Penandatanganan Dana Hibah Pilkada 2024, Bupati Freddy Thie: Pengelolaan Keuangan Daerah Harus Hati-hati.

Tags:

Bakesbangpol Kota Malang Kota Malang Berita Hoaks menangkal berita hoaks Akademisi UB Universitas Brawijaya

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar