AI dan Budaya Lokal: FIB UB Dorong Guru Bahasa Inggris Kembangkan Berpikir Kritis dan Kreatif di Era Digital

Editor: Fisca Tanjung

14 Jan 2026 08:05

Thumbnail AI dan Budaya Lokal: FIB UB Dorong Guru Bahasa Inggris Kembangkan Berpikir Kritis dan Kreatif di Era Digital
Penyampaian Materi oleh Prof. Zuliati Rohmah. (Foto: Humas FIB UB)

KETIK, MALANG – Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam dunia pendidikan terus menjadi perhatian serius.

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya (FIB UB) mengambil peran aktif dengan mendorong guru Bahasa Inggris agar tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu mengintegrasikan nilai moral dan budaya lokal dalam pembelajaran berbasis AI.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Training Day 2 bertajuk “Promoting Critical & Creative Thinking While Using AI: Integrating Moral Values & Local Culture” yang digelar FIB UB bekerja sama dengan TEFLIN Wilayah Jawa Timur, Senin, 12 Januari 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung A Lantai 2 FIB UB ini diikuti puluhan guru Bahasa Inggris SMA dan SMK dari Kota Malang dan sekitarnya.

Baca Juga:
H-1 Penutupan SNBT 2026, Panitia Ingatkan Portofolio Tak Boleh Dibuat dengan AI

Berbeda dari sekadar pelatihan teknis, workshop ini menekankan pentingnya penggunaan AI secara kritis dan kreatif, tanpa meninggalkan akar budaya lokal.

Para peserta tampak antusias mengikuti sesi demi sesi yang mengajak mereka memaknai AI sebagai mitra pembelajaran, bukan pengganti peran guru.

Pelatihan ini juga menjadi respons konkret terhadap arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, yang sebelumnya menegaskan perlunya pemanfaatan media digital, termasuk AI, dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Konferensi Internasional TEFLIN ke-71 yang digelar di UB pada 10 Oktober 2025.

Melalui Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, FIB UB berupaya menyiapkan guru dengan pendekatan pedagogis yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Baca Juga:
Pemerintah Atur Penggunaan AI di Dunia Pendidikan

Integrasi AI diposisikan sebagai sarana untuk memperkuat daya pikir kritis dan kreativitas siswa, bukan sekadar alat instan untuk menghasilkan materi ajar.

Koordinator TEFLIN Wilayah Jawa Timur sekaligus dosen senior FIB UB, Prof. Dr. Zuliati Rohmah, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari workshop sebelumnya yang digelar di SMPN 7 Malang.

"Ini adalah workshop kedua. Hari ini, kita fokus pada bagaimana memanfaatkan AI untuk meningkatkan berpikir kritis dan kreatif kita," ujar Prof. Zuliati.

Ia menegaskan bahwa teknologi hanya akan memberi dampak positif apabila digunakan secara etis, kontekstual, dan bernilai.

Workshop dibuka dengan sesi “Enhanching Creativity through AI” yang disampaikan Sahiruddin, M.A., Ph.D., Dekan FIB UB sekaligus pakar linguistik terapan.

Dalam paparannya, ia mencontohkan bagaimana AI dapat dimanfaatkan guru untuk mendorong siswa menulis narasi kreatif, puisi, hingga konten Bahasa Inggris berbasis kearifan lokal yang tetap otentik.

Sesi berikutnya diisi Prof. Zuliati melalui materi “Fostering Critical Thinking During AI Use”. Ia menekankan bahwa penggunaan AI dalam pembelajaran tidak boleh menghilangkan proses berpikir siswa.

Sementara itu, Laras Ati Rochastuti, S.Pd., M.Li. membahas strategi menyisipkan nilai moral dan budaya lokal dalam materi Bahasa Inggris berbantuan AI. Salah satu contoh yang diangkat adalah pemanfaatan cerita rakyat lokal yang disusun dalam bahasa Inggris bersama perangkat AI seperti ChatGPT.

Pelatihan semakin aplikatif melalui sesi praktik yang difasilitasi Dr. Devinta Puspita Ratri, M.Pd. Para guru diajak langsung membuat teks naratif dan deskriptif berbasis AI, sekaligus mengevaluasi hasilnya agar tetap relevan dan berkualitas.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi FIB UB untuk menyuarakan bahwa transformasi digital dalam pendidikan tidak boleh mengesampingkan dimensi budaya dan karakter bangsa. Para guru yang hadir mendapatkan wawasan baru bahwa teknologi seperti AI bukan pengganti guru, melainkan mitra yang mendukung proses pembelajaran yang lebih bermakna,” jelas Prof. Zuliati.

Melalui kegiatan ini, FIB UB kembali menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang konsisten mengawal literasi digital secara etis dan kontekstual.

Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi, peran guru diharapkan tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai, karakter, dan budaya bangsa melalui pembelajaran yang relevan dengan zaman. (*)

Baca Sebelumnya

Pameran Produk Unggulan Ramaikan Pelantikan 1.000 PAC HKTI Kabupaten Malang

Baca Selanjutnya

Kota Kediri dan Kota Madiun Perkuat Kerja Sama Strategis Lintas Sektor

Tags:

FIB UB Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Artificial Intelligence AI TEFLIN

Berita lainnya oleh Fisca Tanjung

Ahmad Sahroni Bongkar Modus Penipuan Catut KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Berakhir Ditangkap

11 April 2026 17:07

Ahmad Sahroni Bongkar Modus Penipuan Catut KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Berakhir Ditangkap

Ratusan Siswa MAN 2 Kota Malang Studi ke Senayan, Anggota DPR RI Cak Udin Kuatkan Edukasi Politik Kebangsaan

9 April 2026 19:56

Ratusan Siswa MAN 2 Kota Malang Studi ke Senayan, Anggota DPR RI Cak Udin Kuatkan Edukasi Politik Kebangsaan

Bukan Formalitas! Pengurus GAPEMBI Jatim Wajib Punya Dapur MBG dan Terdaftar di KADIN

9 April 2026 09:44

Bukan Formalitas! Pengurus GAPEMBI Jatim Wajib Punya Dapur MBG dan Terdaftar di KADIN

Tak Main-main, GAPEMBI Jatim Terapkan Standar Ketat untuk Dapur Makan Bergizi Gratis

9 April 2026 09:33

Tak Main-main, GAPEMBI Jatim Terapkan Standar Ketat untuk Dapur Makan Bergizi Gratis

Resmi Dilantik di Malang, GAPEMBI Jatim Siap Jadi Pilar Program Makan Bergizi Nasional

9 April 2026 09:14

Resmi Dilantik di Malang, GAPEMBI Jatim Siap Jadi Pilar Program Makan Bergizi Nasional

Daftar Lengkap Pengurus GAPEMBI Pusat hingga Daerah, Siap Kawal Program Gizi Nasional

6 April 2026 20:15

Daftar Lengkap Pengurus GAPEMBI Pusat hingga Daerah, Siap Kawal Program Gizi Nasional

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar