Ada Varian Baru, Kasus Covid-19 di Singapura Kembali Melonjak

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: M. Rifat

20 Mei 2024 03:13

Headline

Thumbnail Ada Varian Baru, Kasus Covid-19 di Singapura Kembali Melonjak
Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung. (Foto: Wikipedia)

KETIK, JAKARTA – Negara Singapura kembali mengalami gelombang Covid-19. Hal itu dikonfirmasi Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung. Dia menjelaskan kasus Covid-19 di negaranya naik drastis selama dua minggu.

"Kita berada di awal gelombang di mana gelombang ini terus meningkat jadi menurut saya gelombang ini akan mencapai puncaknya dua hingga empat minggu kedepan yang berarti antara pertengahan dan akhir Juni," kata Ong dilaporkan Strait Times (20/5/2024).

Rata-rata rawat inap harian akibat Covid-19 di Singapura meningkat sekitar 250 dari 181 pada minggu sebelumnya. Namun, kasus di ICU masih rendah yaitu 3 kasus.

Ong mengatakan, jika jumlah kasus COVID-19 meningkat dua kali lipat Singapura akan memiliki 500 pasien dalam sistem layanan kesehatannya dan jumlah tersebut masih dapat ditangani oleh Singapura.

Baca Juga:
[FOTO] Liburan ke Singapura, Eksplor Garden by the Bay Ada Jurassic World Hingga Air Terjun Buatan Tertinggi di Dunia

Namun, jika jumlah kasus meningkat dua kali lipat untuk kedua kalinya, maka akan ada 1.000 pasien.

"Itu akan menjadi beban besar bagi sistem rumah sakit. Seribu tempat tidur setara dengan satu rumah sakit daerah," ungkap Ong.

Foto Negara Singapura. (Foto: https://pin.it/4tZBycf6e)Negara Singapura. (Foto: https://pin.it/4tZBycf6e)

"Jadi, menurut saya sistem layanan kesehatan harus mempersiapkan diri menghadapi apa yang akan terjadi," sambungnya.

Baca Juga:
[FOTO] Liburan ke Singapura, Eksplor Rooptop Marina Bay Sands, Best View!

Ong menegaskan akibat lonjakan kasus ini, tidak ada rencana untuk melakukan pembatasan sosial dalam bentuk apapun atau tindakan wajib lainnya. Menurutnya, Covid-19 dianggap sebagai penyakit endemik di Singapura.

Itu diungkapkannya seraya menambahkan bahwa penerapan tindakan tambahan akan menjadi pilihan terakhir.

Ong mengatakan, dengan Singapura sebagai pusat transportasi dan komunikasi, kota ini akan menjadi salah satu kota yang mengalami gelombang Covid-19 lebih awal dibandingkan kota lain.

"Jadi, Covid-19 hanyalah sesuatu yang harus kita jalani. Setiap tahun, kita akan menghadapi satu atau dua gelombang," pungkasnya Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung. (*)

Baca Sebelumnya

Pemkab Madiun Raih Opini WTP Sebelas Kali Beruntun

Baca Selanjutnya

Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-116, Wali Kota Blitar: Mari Optimis Tatap Masa Depan!

Tags:

Singapura kasus covid melonjak covid 19 singapura menteri kesehatan singapura

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar