Ada 3 Kasus Setiap Tahun, Dinkes Kota Batu Terus Deteksi Dini Penyakit Kusta

Jurnalis: Sholeh
Editor: Mustopa

29 Jan 2024 06:38

Thumbnail Ada 3 Kasus Setiap Tahun, Dinkes Kota Batu Terus Deteksi Dini Penyakit Kusta
Ilustrasi penyakit kusta (Foto: siloamhospitals.com)

KETIK, BATU – Koordinator Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penanganan Bencana, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, dr Susana Indahwati mengatakan, setiap tahun ditemukan 1-3 orang penderita kusta baru di Kota Batu. 

Menurutnya, angka kunjungan Kota Batu yang tinggi serta pengiriman produk pertanian keluar Kota Batu menjadi potensi masih bisa munculnya penyakit Kusta.

"Kusta merupakan penyakit menular yang tidak mudah menular. namun, Interaksi dengan berbagai orang dari luar kota bisa jadi potensi penularan Kusta," katanya, Senin (29/1/2024).

dr Susana menguraikan, Dinas Kesehatan Kota Batu tetap berusaha melakukan upaya deteksi ini penyakit Kusta. Yaitu melalui kerjasama penemuan kasus dengan dokter spesialis kulit di semua rumah sakit di Kota Batu.

Baca Juga:
Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

Serta pemberian edukasi Cardinal Sign Kusta seperti bercak kulit mati rasa, penebalan syaraf disertai gangguan fungsi serta hasil pemeriksaan skin smear positif kepada masyarakat.

"Puskesmas di Kota Batu mampu melakukan pemeriksaan fisik dan laboratorium untuk diagnosa Kusta dengan didampingi Dinas Sementara pengobatan kusta gratis di seluruh puskesmas se-Kota Batu," urainya.

Untuk diketahui, penyakit kusta merupakan golongan penyakit infeksi bakteri kronis yang menyerang jaringan kulit, saraf tepi, dan saluran pernapasan. Kusta umumnya dapat ditangani dan jarang menyebabkan kematian.

Namun, penyakit kusta berisiko menyebabkan cacat. Hal ini membuat pasien kusta berisiko mengalami diskriminasi yang dapat berdampak pada kondisi psikologisnya.

Baca Juga:
Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

"Sebagai penyakit kelompok Neglected Desease (Penyakit Terabaikan), penyakit kusta perlu mendapatkan perhatian khusus," jelas dr Susana.

Lebih lanjut, dr Susana menguraikan, Hari Kusta Sedunia diperingati setiap hari Minggu terakhir bulan Januari. Di tahun 2024 ini, peringatan Hari Kusta Sedunia atau World Leprosy bertepatan pada hari Minggu 28 Januari.

Peringatan Hari Kusta Sedunia, dikatakannya bertujuan untuk untuk menciptakan kesadaran terhadap stigma yang melekat pada penyakit ini. Yakni dengan menyadarkan bahwa kusta adalah penyakit yang disebarkan oleh sejenis bakteri dan dapat disembuhkan.

"Jadi, kusta bukan disebabkan oleh kutukan, guna-guna, makanan atau penyakit keturunan seperti yang masih banyak timbul anggapan di masyarakat," tegasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Dilimpahkan ke Kejari Surabaya, Tersangka Ronald Tanur Tetap Ditahan

Baca Selanjutnya

Pembangunan Gedung Museum Budaya Mandek, Kini Jadi Kantor Satpol PP Kabupaten Kediri

Tags:

Kota Batu Kusta Dinas Kesehatan Kota Batu

Berita lainnya oleh Sholeh

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

9 Desember 2025 20:30

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

9 Desember 2025 20:07

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

9 Desember 2025 15:58

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

9 Desember 2025 15:46

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

8 Desember 2025 17:00

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

8 Desember 2025 16:48

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar