9 Kali, RSUD Besuki Situbondo dan Klinik Mata Tritya Surabaya Gelar Operasi Katarak Gratis

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: Rahmat Rifadin

15 Nov 2025 21:58

Thumbnail 9 Kali, RSUD Besuki Situbondo dan Klinik Mata Tritya Surabaya Gelar Operasi Katarak Gratis
Mbak Una ketika saat mendampingi pasien katarak yang habis menjalani operasi, Sabtu 15 November 2025 (Foto : Heru Hartanto/ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besuki Kabupaten Situbondo bekerjasama dengan Klinik Mata Tritya Surabaya kembali melaksanakan bakti sosial operasi katarak. Sejak tahun 2023 himgga sekarang, tercatat sudah 9 kali operasi katarak ini dilaksanak di RSUD Besuki, Sabtu 15 Oktober 2025.

Operasi katarak yang ditangani oleh dr Armanto Sidohutomo dengan 4 dokter senior lainnya serta ditunjangn dengan alat canggih seperti phaco, operasi tanpa suntikan cukup dengan tetes mata, operasi tanpa jahitan dan menggunakan lensa tanam yang berkualitas tersebut dilakukan untuk yang kesembilan kali dari tahun 2023 hingga sekarang tahun 2025.

Direktur operasional Klinik Mata Tritya Surabaya, drg Retnowati mengatakan bahwa, operasi katarak yang dilakukan dari tahun 2023 hingga sekarang tahun 2025 di RSUD Besuki Situbondo sudah menyembuhkan kurang lebih 700 pasien katarak.

"Dari tahun 2023 hingga sekarang, kami melaksanakan operasi katarak gratis di RSUD Besuki Situbondo ini. Alhamdulillah, pasien yang habis operasi rata-rata sembuh dan bisa melihat kembali," jelas drg Retnowati.

Baca Juga:
Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

Sementara itu, Direktur RSUD Besuki Situbondo, dr. H. Imam Haryono mengatakan, target operasi 251, tapi yang lolos skrening ada 65 pasien yang layak dilakukan operasi hari ini. "Bakti sosial operasi katarak gratis ini, kita bekerjasama dengan Klinik Mata Tritya Surabaya. Pasien di tangani oleh dokter dokter spesialis mata, diantaranya dokter Armanto Sidohutomo dan menggunakan alat alat serba canggih," kata dr Imam.

Dilain pihak, Ketua TP PKK Kabupaten Situbondo, Rusna Laili saat memantau secara langsung operasi katarak di RSUD Besuki mengatakan bahwa, kegiatan positif ini agar terus dilaksanakan berkelanjutan.

"Alhadulillah berlangsung lancar dan, operasi katarak ini memang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Karena setiap kita buka pendaftaran operasi katarak ini, jumlah pasiennya selalu bludak atau melebihi kuota," jelas istri Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo.

Lebih lanjut, Mbak Una, panggilan akrabnya mengatakan bahwa, saat ini Kabupaten Situbondo sedang dilakukan penilaian lapangan IGA dari Kemendagri pada Program Soca Merah. "Semoga Kabupaten Situbondo kembali mendapat penghargaan IGA dari Kemendagri," kata Mbak Una.

Baca Juga:
Perkuat Daya Tahan Ekonomi di Tengah Tekanan Pendapatan, Gubernur Khofifah Bagi-Bagi Bensin Gratis untuk 200 Ojol

Keterangan yang disampaikan Dokter Spesialis Mata, Armanto Sidohutomo mengatakan bahwa rata rata yang menjani operasi katarak ini mendekati kebutaan. Selain, faktornya kataraknya sudah banyak yang keras, pasienya rata-rata usia tua.

"Tapi, karena kita menggunakan alat-alat serba canggih dalam melaksanakan operasi, sehingga operasi tersebut berlangsung aman dan lancar," jelas dokter Armanto Sidohutomo.

Lebih lanjut, dr Armanto Sidohutomo mengatakan, ada tiga pasien yang tidak datang, dan lima lainnya tensinya sangat tinggi yakni 200 lebih. Dan ada juga yang gulanya hingga 400, sehingga tidak bisa kami operasi. Dari 65 yang lolos skrening yang bisa menjalini operasi hari ini hanya 57 pasien,” jelasnya.

Tak hanya itu yang disampaikan dr Armanto Sidohutomo, namun dia juga menambahkan bahwa sebagian besar kasus katarak karena proses penuaan. Bahkan ada pasien yang 5 tahun tak bisa melihat, dan seorang peserta berusia 88 tahun dengan katarak yang sudah mengeras seperti batu. “Setelah operasi, kami berharap penglihatannya kembali normal,” kata dr. Armanto.

Menurut drArmanto Sidohutomo, masyarakat Kabupaten Situbondo memiliki risiko katarak lebih tinggi karena banyak bermukim di wilayah pesisir. “Paparan sinar matahari dan pantulan air laut mempercepat risiko katarak. Hipertensi, kolesterol, dan asam urat yang tidak terkontrol juga memperparah kondisi katarak,” jelasnya

Dalam kegiatan ini, kata dr Armanto Sidohutomo, tim medis Klinik Mata Tritya Surabaya membawa mikroskop operasi canggih dan mesin fakoemulsifikasi modern. “Pasien bisa langsung melihat dalam jangka satu hari. Hingga hari ini, tidak ada kesulitan maupun kegagalan dalam operasi. Kagitan ini sudah dilaksanakan ke-9 kalinya,” pungkas dr. Armanto. (*)

Baca Sebelumnya

Rapat Paripurna DPRD Jatim Sepakati APBD Pemprov Jatim Tahun 2026 Sebesar Rp26,3 Triliun

Baca Selanjutnya

3 Taman Kota Malang yang Adem dan Instagramable, Dekat Semua Tempat!

Tags:

9 kali RSUD Besuki Situbondo dan Klinik Mata Tritya gelar Operasi Katarak gratis

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Sidang Perdana Kasus Solar Subsidi di Situbondo, Dua Terdakwa Terancam 9 Tahun Penjara

15 April 2026 12:12

Sidang Perdana Kasus Solar Subsidi di Situbondo, Dua Terdakwa Terancam 9 Tahun Penjara

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

14 April 2026 13:25

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

13 April 2026 23:45

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

13 April 2026 09:00

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

12 April 2026 13:00

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

12 April 2026 10:40

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar