KETIK, BREBES – Sektor pelayanan kesehatan Pemerintah Kabupaten Brebes mendapat apresiasi tertinggi dari masyarakat. Berdasarkan Survei Teropong Daerah Litbang Kompas 10–16 Juni 2026, bidang kesehatan menjadi sektor dengan tingkat kepuasan tertinggi di Brebes, yakni 76,4 persen.
Tingginya kepuasan ini didorong program intervensi langsung seperti Nakes Door to Door dan dokter spesialis keliling atau Speling yang mempermudah akses medis warga.
Litbang Kompas mencatat beberapa indikator kepuasan publik terhadap sektor kesehatan di Brebes. Penyediaan pelayanan dan obat-obatan menjadi indikator dengan kepuasan tertinggi sebesar 80,6 persen. Sementara kemudahan akses layanan kesehatan mendapat tingkat kepuasan 75,2 persen.
Program unggulan seperti Nakes Door to Door atau Tenaga Kesehatan Datang ke Rumah serta program dokter spesialis keliling dinilai efektif. Kedua program tersebut memudahkan warga mendapatkan layanan medis tanpa terkendala jarak.
Secara umum, survei ini juga mencatat 57,2 persen warga menilai kondisi Kabupaten Brebes telah berubah ke arah yang jauh lebih baik dalam setahun terakhir. Perbaikan tersebut terkait dengan implementasi program Brebes Beres yang dijalankan pemerintah daerah.
Baca Juga:
Bupati Asahan Ikuti Doa Bersama Renovasi Gedung Kantor Imigrasi di Kabupaten AsahanCapaian tersebut juga mendapat apresiasi Bupati Brebes, Paramitha Widyakusuma. Dalam suatu acara bakti sosial CSR BLUD RSUD brebes untuk 500 ibu hamil yang digelar kemarin, Bupati Paramitha menyampaikan kepuasanya.
"Saya ingin menyampaikan kabar baik sekaligus apresiasi yang setinggi-tingginya. Berdasarkan hasil survei tahun 2026 ini, tingkat kepuasan masyarakat terhadap Dinas Kesehatan mencapai angka tertinggi, yaitu 77%. Ini adalah capaian yang sangat luar biasa! Terima kasih banyak atas kerja keras dan dedikasi Bapak, Ibu, dan rekan-rekan semua. Masyarakat kita sangat mengapresiasi kinerja Anda," ujarnya.
Sementara kepuasan tersebut tidak membuat jumawa Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Brebes, dr. Heru Podmonobo M.Kes. Dikonfirmasi media ini dr Heru menilai selain menyampikan terimakasih atas penilaian itu, dirinya sadar bahwa semua itu atas dedikasi dan kerjasama jajaranya serta menjadi sebuah tantangan.
"Capaian itu tentu atas kerjasama yang baik dari petugas kesehatan, saya sangat mengapresiasi dan bangga, Terimakasih. Namun capaian yang membanggakan ini justru jadi tantangan untuk membuktikan, mempertahankan dan meningkatkan kualitas serta kuantitas pelayanan kepada masyarakat, saya harap petugas dilapangan tetap semangat", ujar dr Heru Podmonobo ditemui dikantornya, Selasa 11 Agustus 2026. (*)