5 Gunung Paling Ekstrem di Indonesia yang Tidak Cocok untuk Pendaki Pemula

Jurnalis: Farrel Aqeel Danendra
Editor: Dendy Ganda Kusumah

13 Mar 2026 13:21

Headline

Thumbnail 5 Gunung Paling Ekstrem di Indonesia yang Tidak Cocok untuk Pendaki Pemula
Puncak Rante Mario di Gunung Latimojong memiliki salah satu jalur pendakian paling ekstrem di Indonesia. (Foto: instagram @latimojong_id)

KETIK, JAKARTA – Indonesia memiliki banyak gunung dengan jalur pendakian yang menantang. Beberapa di antaranya bahkan dikenal sangat ekstrem karena medan terjal, cuaca yang sulit diprediksi, serta jalur yang membutuhkan pengalaman pendakian. Berikut lima gunung di Indonesia yang dikenal ekstrem dan tidak disarankan bagi pendaki pemula.

Gunung Carstensz Pyramid (Papua)

Gunung Carstensz Pyramid atau Puncak Jaya merupakan salah satu gunung paling ekstrem di Indonesia. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 4.884 meter di atas permukaan laut dan menjadi bagian dari Seven Summits dunia. Pendakian ke puncak Carstensz tidak hanya memerlukan kemampuan trekking, tetapi juga teknik panjat tebing. Medannya berupa dinding batu kapur yang curam dengan cuaca yang sangat dingin. Karena tingkat kesulitannya, gunung ini hanya direkomendasikan untuk pendaki berpengalaman.

Gunung Binaiya (Maluku)

Baca Juga:
Makna Dibalik Lepet, Jajanan Tradisional yang Hadir Tujuh Hari Setelah Idul Fitri

Gunung Binaiya yang terletak di Pulau Seram dikenal sebagai salah satu gunung dengan jalur paling berat di Indonesia. Pendaki harus melewati hutan tropis yang sangat lebat, jalur berlumpur, serta perjalanan panjang sebelum mencapai puncak. Selain itu, akses menuju jalur pendakian juga cukup sulit sehingga memerlukan logistik dan perencanaan yang matang.

Gunung Raung (Jawa Timur)

Foto Gunung Raung di Jawa Timur memiliki kaldera raksasa dan jalur punggungan sempit menuju puncak (Foto: wikipedia)Gunung Raung di Jawa Timur memiliki kaldera raksasa dan jalur punggungan sempit menuju puncak (Foto: wikipedia)

Gunung Raung terkenal dengan jalur pendakian yang ekstrem, terutama pada jalur menuju puncak sejatinya. Pendaki harus melewati punggungan sempit dan tebing curam yang sering kali membutuhkan peralatan khusus seperti tali. Karena tingkat kesulitannya, jalur menuju puncak Raung tidak disarankan bagi pendaki pemula.

Baca Juga:
Ini Jalur Alternatif Pemudik Jambi Menuju Palembang saat Jalintim Padat

Gunung Latimojong/Rantemario (Sulawesi Selatan)

Gunung Latimojong dengan puncaknya, Rantemario, merupakan gunung tertinggi di Sulawesi. Jalur pendakiannya dikenal panjang dengan medan hutan lebat dan tanjakan yang cukup melelahkan. Pendaki biasanya membutuhkan waktu beberapa hari untuk mencapai puncak, sehingga diperlukan kondisi fisik yang kuat serta pengalaman pendakian sebelumnya.

Gunung Leuser (Aceh)

Foto Bentang alam kawasan Gunung Leuser di Aceh dan Sumatra Utara yang dikelilingi hutan hujan tropis lebat. (Foto: pixbay)Bentang alam kawasan Gunung Leuser di Aceh dan Sumatra Utara yang dikelilingi hutan hujan tropis lebat. (Foto: pixbay)

Gunung Leuser berada di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser yang memiliki ekosistem hutan hujan tropis yang sangat luas. Jalur pendakiannya terkenal panjang dan penuh tantangan, dengan medan hutan lebat serta kondisi cuaca yang tidak menentu. Pendakian ke Gunung Leuser memerlukan waktu yang cukup lama serta persiapan logistik yang matang. (*)

 

Baca Sebelumnya

Perkuat SDM Pariwisata, PHRI Kota Malang Gelar Evaluasi Sekaligus Buka Bersama

Baca Selanjutnya

Catat! Ini Jadwal Buka Puasa Surabaya Hari Ini, Jumat 13 Maret 2026 Lengkap dengan Waktu Sholat

Tags:

gunung pendaki ekstrem Pemula raung Leuser latimojong Jawa sumatera binaiya mendaki hiking

Berita lainnya oleh Farrel Aqeel Danendra

Hapus Kesenjangan, Pemerintah Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Sekolah Terpadu di Daerah

11 Maret 2026 15:43

Hapus Kesenjangan, Pemerintah Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Sekolah Terpadu di Daerah

Pemerintah Batasi Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun, Komdigi Mulai Terapkan Aturan Baru

10 Maret 2026 14:31

Pemerintah Batasi Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun, Komdigi Mulai Terapkan Aturan Baru

Regulasi AI Jadi Prioritas Kominfo di 2026, Termasuk Labelisasi Konten Generatif

5 Maret 2026 02:45

Regulasi AI Jadi Prioritas Kominfo di 2026, Termasuk Labelisasi Konten Generatif

Begadang Usai Tarawih, Kemenkes Imbau Warga Tetap Jaga Pola Tidur di Bulan Ramadan

4 Maret 2026 07:40

Begadang Usai Tarawih, Kemenkes Imbau Warga Tetap Jaga Pola Tidur di Bulan Ramadan

Dari Kurma hingga Nasi Kotak, Tradisi Berbagi Ramadan di Masjid Palm Spring Regency Surabaya

26 Februari 2026 16:00

Dari Kurma hingga Nasi Kotak, Tradisi Berbagi Ramadan di Masjid Palm Spring Regency Surabaya

Hindari saat Sahur, Ini Jenis Minuman yang Bisa Bikin Cepat Haus dan Lemas

25 Februari 2026 02:35

Hindari saat Sahur, Ini Jenis Minuman yang Bisa Bikin Cepat Haus dan Lemas

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend