5 Daerah di Sumsel Alami Karhutla, Diduga Disebabkan Cuaca Panas

Jurnalis: Wisnu Akbar Prabowo
Editor: Muhammad Faizin

21 Sep 2024 16:40

Thumbnail 5 Daerah di Sumsel Alami Karhutla, Diduga Disebabkan Cuaca Panas
Kebakaran hutan yang melanda kebun warga di Sungai Rengit, Talang Kelapa, Banyuasin. (Foto: Manggala Agni Daops Banyuasin for Ketik.co.id)

KETIK, PALEMBANG – Hari Sabtu, 21 September 2024 ini, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dilanda peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lima wilayah yang berbeda.

Daerah-daerah tersebut adalah Desa Lumpatan di Kabupaten Musi Banyuasin, Desa Talang Kelapa di Kabupaten Banyuasin, Desa Gumay dan Desa Sukadana di Kabupaten Muara Enim, serta Desa Rambai di Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto menduga, maraknya kebakaran yang terjadi hari ini disebabkan cuaca panas yang melanda Provinsi Sumsel.

"Cuaca cukup panas dan beberapa lokasi seperti di Lumpatan dan Muara Enim hanya bisa masuk pakai roda dua dan jalan kaki," terang Ferdinan, Sabtu, 21 September 2024.

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Selasa 14 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

Ferdinan juga menjelaskan, api sulit dipadamkan karena keterbatasan akses air dan jalan yang menyebabkan mobil pemadam tidak bisa menerobos wilayah yang terbakar.

"Beberapa kendala lapangan yaitu sumber air di beberapa tempat cukup jauh sehingga harus menggelar selang panjang dan memakai estafet," kata dia.

Hingga saat ini, proses pemadaman di lima titik tersebut masih berlangsung. Belum diketahui berapa luas wilayah yang terbakar.

Dirinya berharap, api yang membara tidak merambat ke permukiman warga, sehingga tidak menimbulkan kerugian yang lebih serius.

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Minggu 12 April 2026: Jakarta dan Bengkulu Hujan Ringan

Berdasarkan data yang diperoleh dari Sistem Pemantauan Karhutla SiPongi, dalam sepekan terakhir Sumsel terdeteksi mengalami sebanyak 53 titik api atau hotspot dengan tingkat akurasi tinggi.

Hotspot terbanyak terdeteksi di Kabupaten Banyuasin dan Musi Banyuasin, yang mana masing-masing terdapat 11 hotspot.

Kabupaten Muara Enim terdeteksi mengalami hotspot di 8 titik, dan Kabupaten Musi Rawas terdeteksi mengalami 7 hotspot.

Sebelumnya, luas lahan terbakar akibat karhutla di Provinsi Sumsel pada tahun 2024 mencapai angka 2.948,1 hektare. Data ini dihimpun dalam kurun periode Januari-Agustus 2024.

Dari data yang disampaikan tersebut, besaran luas lahan gambut Sumsel yang terbakar pada 2024 telah menginjak angka 1.364 hektare. Sedangkan sisanya, 1.584,1 hektare berasal dari lahan mineral yang terbakar. (*) 

Baca Sebelumnya

Besok, KPU Sumsel Akan Tetapkan Paslon Pilkada Serentak 2024

Baca Selanjutnya

Atur Titik Parkir di Kayutangan Heritage, Awal Tahun 2025 Siap Beli Lahan

Tags:

kebakaran lahan hutan Karhutla sumsel titik api Hotspot Cuaca asap

Berita lainnya oleh Wisnu Akbar Prabowo

Perkuat Posisi Perusahaan Berbasis AI, Indosat Raih Pertumbuhan Laba Bersih dan EBITDA Dua Digit di 2024

10 Februari 2025 19:09

Perkuat Posisi Perusahaan Berbasis AI, Indosat Raih Pertumbuhan Laba Bersih dan EBITDA Dua Digit di 2024

Indosat Gandeng TREBEL Music Hadirkan Fitur Download Musik Berbasis AI

7 Februari 2025 16:29

Indosat Gandeng TREBEL Music Hadirkan Fitur Download Musik Berbasis AI

Rayakan HUT ke-21, Novotel Palembang Adakan Beragam Kegiatan Seru

31 Januari 2025 14:09

Rayakan HUT ke-21, Novotel Palembang Adakan Beragam Kegiatan Seru

KAI Divre III Palembang Layani 16 Ribu Pelanggan Selama Libur Isra Miraj dan Imlek 2025

30 Januari 2025 17:35

KAI Divre III Palembang Layani 16 Ribu Pelanggan Selama Libur Isra Miraj dan Imlek 2025

Rayakan Pesona Imlek Tahun Ular Kayu 2025 Bersama ARYADUTA Palembang

28 Januari 2025 12:16

Rayakan Pesona Imlek Tahun Ular Kayu 2025 Bersama ARYADUTA Palembang

Dorong Transformasi AI di Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison dan AIonOS Jalin Sinergi

28 Januari 2025 11:05

Dorong Transformasi AI di Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison dan AIonOS Jalin Sinergi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar