47 Bencana Terjadi di Kota Batu Awal 2026, Longsor Paling Dominan

27 Februari 2026 20:07 27 Feb 2026 20:07

Thumbnail 47 Bencana Terjadi di Kota Batu Awal 2026, Longsor Paling Dominan

Intensitas hujan yang masih tinggi di Kota Batu. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Sebanyak 47 bencana melanda Kota Batu sepanjang 1 Januari hingga 27 Februari 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu mencatat tanah longsor sebagai kejadian paling dominan di tengah intensitas hujan yang masih tinggi.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Batu, Suwoko, mengatakan curah hujan yang tinggi sejak awal tahun menjadi pemicu utama meningkatnya bencana hidrometeorologi, terutama tanah longsor dan cuaca ekstrem.

“Sejak awal Januari hingga 27 Februari, tercatat 24 kejadian tanah longsor, 17 kejadian cuaca ekstrem, serta enam kejadian banjir,” ujarnya, Jumat, 27 Februari 2026.

Dari total 47 kejadian tersebut, tidak terdapat kasus kebakaran hutan dan lahan. Meski demikian, dampak yang ditimbulkan cukup luas, baik terhadap masyarakat maupun infrastruktur.

Suwoko menjelaskan, sebanyak 45 warga terdampak akibat rangkaian bencana tersebut, dengan 13 orang di antaranya harus mengungsi. Selain itu, terdapat 16 rumah mengalami kerusakan mulai kategori ringan hingga berat, serta delapan rumah lainnya sempat terendam banjir.

“Dampak bencana tidak hanya menyasar permukiman, tetapi juga memengaruhi sektor sosial ekonomi, pelayanan dasar, hingga sarana dan prasarana vital,” jelasnya.

Berdasarkan distribusi wilayah, Kecamatan Bumiaji menjadi kawasan dengan jumlah kejadian terbanyak, yakni 22 peristiwa. Disusul Kecamatan Batu dengan 19 kejadian dan Kecamatan Junrejo sebanyak enam kejadian.

BPBD Kota Batu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan, mengingat musim penghujan masih berlangsung, termasuk selama bulan Ramadan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Bpbd Kota Batu Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Batu bencana longsor