4.402 Peserta PBI JK Kota Batu Non Aktif, DPRD Desak Respons Cepat

Jurnalis: Dafa Wahyu Pratama
Editor: Gumilang

2 Mar 2026 16:36

Thumbnail 4.402 Peserta PBI JK Kota Batu Non Aktif, DPRD Desak Respons Cepat
Ludi Tanarto, Wakil Ketua II DPRD Kota Batu. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Sebanyak 4.402 warga Kota Batu dinonaktifkan dari kepesertaan PBI Jaminan Kesehatan pada 2026 akibat pemutakhiran dan sinkronisasi data nasional oleh Kementerian Sosial.

Menyikapi kondisi tersebut, Ludi Tanarto, Wakil Ketua II DPRD Kota Batu mendesak Pemerintah Kota Batu segera mengambil langkah cepat agar hak layanan kesehatan masyarakat miskin tidak terabaikan.

Politisi PKS ini menilai, keterlambatan pembayaran iuran berpotensi menghilangkan hak masyarakat miskin atas layanan kesehatan.

“Harapan kami, pemerintah segera mengembalikan status kepesertaan itu. Pernyataan Menteri Keuangan juga jelas bahwa PBI harus segera dikembalikan. Karena PBI merupakan penerima bantuan iuran bagi masyarakat miskin yang tidak mampu,” ujarnya, Senin, 2 Maret 2026.

Baca Juga:
Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

Menurut dia, jika iuran tidak dibayarkan, peserta berisiko kehilangan hak sebagai peserta BPJS Kesehatan. Kondisi tersebut dinilai membahayakan, terutama ketika warga kurang mampu membutuhkan layanan medis mendesak.

“Kalau iurannya tidak dibayar, hak sebagai peserta bisa hilang. Lalu bagaimana ketika masyarakat miskin sakit? Negara harus hadir di situ. Karena itu, kami berharap pemerintah segera membayar kembali seperti sebelumnya,” katanya.

Ludi menegaskan, persoalan ini berada di ranah eksekutif sehingga pemerintah daerah dituntut responsif dan berani mengambil keputusan, termasuk membuka kemungkinan penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT) apabila situasi dinilai darurat.

“Eksekutif harus cepat tanggap dan berani mengambil keputusan. Apakah ini bisa dianggap keadaan darurat sehingga anggaran BTT dapat digunakan? Jangan sampai ada warga yang tidak tertangani karena kendala administratif,” tegasnya.

Baca Juga:
Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

Ia mengakui, secara regulasi dan penganggaran, pembayaran iuran PBI sebelumnya menjadi kewenangan pemerintah pusat sehingga belum tentu tersedia alokasi dalam APBD Kota Batu.

Namun demikian, menurutnya, kondisi kedaruratan memerlukan terobosan kebijakan.

“Kalau menunggu regulasi, bisa jadi memang tidak ada payung hukumnya. Tetapi masyarakat membutuhkan kepastian. Maka diperlukan diskresi dan komunikasi dengan BPK maupun aparat penegak hukum agar langkah yang diambil tetap sesuai ketentuan,” ujarnya.

DPRD, lanjut dia, hanya dapat mendorong dan memberikan dukungan politik agar eksekutif berani mengambil langkah cepat demi melindungi hak dasar warga atas layanan kesehatan.

Sebelumnya, sebanyak 4.402 warga Kota Batu dinonaktifkan dari kepesertaan PBI Jaminan Kesehatan pada 2026 setelah adanya pemutakhiran dan sinkronisasi data nasional oleh Kementerian Sosial.

Saat ini, Dinas Sosial Kota Batu tengah melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan keakuratan data tersebut.

Program PBI JK merupakan skema bantuan pemerintah pusat yang membayarkan iuran kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Hingga kini, tercatat 27.107 warga Kota Batu masih berstatus aktif sebagai penerima bantuan. (*)

Baca Sebelumnya

Istihadah Saat Puasa, Haruskah Diganti? Ini Penjelasannya

Baca Selanjutnya

Pemkab Sleman Luncurkan 'Si Bulan', Solusi Bus Gratis yang Mengusir Cemas Orang Tua Murid

Tags:

BPJS Kesehatan BPJS PBI-JK DPRD Kota Batu Kota Batu

Berita lainnya oleh Dafa Wahyu Pratama

Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

14 April 2026 22:03

Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

14 April 2026 18:10

Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

Anggaran Rp105 Juta, DLH Kota Batu Bangun Jogging Track di Taman Hutan Kota Bondas

14 April 2026 16:11

Anggaran Rp105 Juta, DLH Kota Batu Bangun Jogging Track di Taman Hutan Kota Bondas

Mikutopia Hadirkan Paket Rombongan Mulai Rp65 Ribu, dari Budidaya Jamur hingga Outbound Seru

14 April 2026 15:18

Mikutopia Hadirkan Paket Rombongan Mulai Rp65 Ribu, dari Budidaya Jamur hingga Outbound Seru

Penertiban Kabel Semrawut, Pemkot Batu Siapkan Regulasi Baru

14 April 2026 15:14

Penertiban Kabel Semrawut, Pemkot Batu Siapkan Regulasi Baru

Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

13 April 2026 17:55

Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar