4 Jenis Teh Indonesia yang Kaya Manfaat, Bisa untuk Diet

Jurnalis: Arief
Editor: Rudi

30 Mei 2023 20:03

Thumbnail 4 Jenis Teh Indonesia yang Kaya Manfaat, Bisa untuk Diet
Panen teh di salah satu perkebunan di Tiongkok. (Foto: WWF)

KETIK, JAKARTA – Indonesia merupakan salah satu produsen teh terbesar ketujuh di dunia. Sepanjang tahun 2022, produksi teh dalam negeri mencapai 136.800 ton atau turun 5,7 persen dari realisasi tahun sebelumnya, yang mencapai 145.100 ton.

Selain kopi, teh juga kaya manfaat bagi kesehatan tubuh jika diseduh tanpa gula. Misalnya melawan radikal bebas, mengontrol gula darah, menurunkan kolesterol, mencegah serangan jantung, dan mencegah kanker.

Mengutip PT Perkebunan Nusantara (PTPN), Indonesia memiliki empat jenis teh yang paling banyak dikonsumsi. Berikut empat jenis teh yang mudah dijumpai di berbagai kafe resto, dan rumah makan:

Teh Hitam

Baca Juga:
Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2029, Bupati Jember Dorong Optimalisasi Hutan Sosial

Indonesia merupakan produsen black tea atau teh hitam terbesar kelima dunia. Jenis ini mudah dijumpai di dalam negeri, lantaran harganya yang relatif murah dan manfaat kesehatan yang cukup baik.

Pembuatan teh hitam melalui proses fermentasi enzimatis atau disebut fermentasi penuh. Proses fermentasi ini tidak menggunakan mikroba, namun menggunakan enzim fenolase yang terkandung dalam teh, dan mengoksidasi katekin menjadi senyawa antioksidan teaflavin dan tearubigin.

Teh Hijau

Jenis teh ini tidak kalah populernya. Di sejumlah restoran maupun kafe kerap menyuguhkan jenis teh hijau, baik diseduh panas, dingin maupun dijadikan latte. Teh hijau diproses tanpa fermentasi dengan cara menginaktifkan enzim folase pada pucuk daun teh segar.

Baca Juga:
Puasa Ramadan Bisa Turunkan Berat Badan, Kuncinya di Kontrol Kalori dan Pola Makan

Memulai proses dengan memetic daun dan langsung dipanaskan menggunakan Teknik disangrai atau dioven dan uap panas. Pemanasan ini akan memberikan aroma dan rasa yang berbeda-beda.

Pemanasan menggunakan uap panas memberikan warna teh dan seduhannya yang lebih hijau terang, dengan rasa serta aroma ringan. Sedangkan pemanasan oven menghasilkan warna dan seduhan lebih gelap. Untuk rasa aroma lebih smoky serta creamy.

Teh Oolong

Di pasar internasional jenis ini disebut oolong tea. Proses pembuatannya dikategorikan semi fermetasi. Awal proses dilakukan fermentasi, tetapi dihentikan sesegera mungkin melalui pemanasan setelah proses penggulungan daun.

Pembuatan teh oolong hanya menggunakan jenis dengan varietas berbeda dibanding teh lainnya, yaitu jenis camellia sinensis varietas sinensis. Jenis ini memiliki rasa dan aroma lebih ringan. Teh ini lebih banyak dijumpai di Tiongkok karena belum populer, karena jarang diproduksi di Indonesia.

Teh PutihFoto Teh putih tergolong premium dan kerap dijadikan teman diet. (Foto: Healthline)Teh putih tergolong premium dan kerap dijadikan teman diet. (Foto: Healthline)

Bisa juga disebut white tea atau silver needle, yang kerap dijadikan teman diet. Di dalam white tea terdapat polifenol dan flavonoid yang mampu menekan gangguan sistem kardiovaskuler.

Sebetulnya teh putih masuk kategori premium di Indonesia, karena tidak mengalami proses fermentasi. Proses pembuatan teh putih langsung dilakukan pemanasan sesegera mungkin melalui metode penguapan setelah dipetik.

Teh ini dipetik dari kuncup-kuncup daun muda yang masih ditutupi rambut-rambut putih halus. Daun teh ini memiliki kandungan senyawa antioksidan katekin yang lebih tinggi dibanding jenis teh lainnya. Itu sebabnya  white tea lebih akrab dengan diet. (*)

Baca Sebelumnya

Bupati Sidoarjo Berangkatkan Dua Kloter Jemaah Calon Haji

Baca Selanjutnya

Pasar Banjaran Bandung Direvitalisasi, Ribuan Pedagang Direlokasi

Tags:

teh hijau teh putih PTPN manfaat teh diet

Berita lainnya oleh Arief

5 Kuliner Legendaris Kota Surabaya yang Wajib Dicoba!

1 Juli 2023 00:07

5 Kuliner Legendaris Kota Surabaya yang Wajib Dicoba!

Bukan Sekadar Pantai, Malang Selatan Punya 5 Air Terjun Eksotis

30 Juni 2023 04:05

Bukan Sekadar Pantai, Malang Selatan Punya 5 Air Terjun Eksotis

Apakah Kopi Dicampur Soda Aman? Ini Penjelasannya

29 Juni 2023 19:05

Apakah Kopi Dicampur Soda Aman? Ini Penjelasannya

Durian Lokal Paling Banyak Diburu, Waspada No 5!

29 Juni 2023 18:10

Durian Lokal Paling Banyak Diburu, Waspada No 5!

Ngopi sambil Merendam Kaki hanya di Sini Tempatnya

27 Juni 2023 18:11

Ngopi sambil Merendam Kaki hanya di Sini Tempatnya

Konsumsi Obat Berbarengan dengan Kopi, Ga Bahaya Ta?

27 Juni 2023 17:05

Konsumsi Obat Berbarengan dengan Kopi, Ga Bahaya Ta?

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar