33 PMI Dipulangkan dari Malaysia, KP2MI Ungkap Banyak yang Berangkat Secara Nonprosedural

Jurnalis: Dia Vionita
Editor: Fisca Tanjung

6 Nov 2025 15:47

Thumbnail 33 PMI Dipulangkan dari Malaysia, KP2MI Ungkap Banyak yang Berangkat Secara Nonprosedural
Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI menyambut kepulangan WNI dari Malaysia. (Foto: Dok. KP2MI)

KETIK, SURABAYA – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mendampingi 15 dari total 33 pekerja migran Indonesia yang dipulangkan dari Malaysia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Rabu, 5 November.

Para pekerja ini merupakan bagian dari 33 WNI, termasuk kelompok rentan, yang dipulangkan oleh KJRI Penang melalui tiga bandara di Indonesia.

Menurut keterangan pers KP2MI, sebagian besar merupakan perempuan dan sejumlah di antaranya mengalami masalah kesehatan fisik maupun mental sehingga membutuhkan perawatan lanjutan.

"Sebagian besar perempuan, dan ada yang sakit, baik fisik maupun mental yang perlu perawatan lanjutan," ujar Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI, Muh Fachri, saat menyambut kedatangan mereka.

Baca Juga:
Banten Bidik Investasi Malaysia, Gubernur Andra Soni Terima Kunjungan Ismail Sabri

Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI, Muh Fachri, menjelaskan bahwa setibanya di Tanah Air para pekerja migran terlebih dahulu diarahkan ke shelter untuk menjalani asesmen kesehatan dan kondisi psikologis.

Mereka yang membutuhkan perawatan akan dirujuk ke Rumah Sakit Polri sebelum difasilitasi kepulangannya ke daerah masing-masing.

Fachri menyampaikan bahwa mayoritas dari mereka dipulangkan akibat pelanggaran aturan imigrasi di Malaysia. Banyak yang berangkat secara tidak prosedural dan bekerja tanpa dokumen resmi sehingga akhirnya ditangkap aparat setempat.

“Sebagian besar berangkat secara tidak prosedural, bekerja tanpa dokumen resmi, lalu ditangkap oleh polisi dan imigrasi Malaysia. Mereka yang sudah dipenjara juga akan masuk daftar blacklist selama lima tahun, artinya tidak bisa kembali ke Malaysia untuk bekerja,” imbuhnya.

Baca Juga:
Teknologi Robotik Jadi Kunci, KPJ Malaysia Sabet Banyak Penghargaan Healthcare Asia Awards 2026

Dari total 33 pekerja migran yang dipulangkan, 15 orang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, 16 orang di Bandara Kualanamu, Medan, dan dua orang di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh.

Kelompok ini masuk kategori rentan karena sakit, tidak memiliki biaya, atau telah ditahan lebih dari enam bulan di depot imigrasi. Beberapa mengalami gangguan kesehatan dan ada yang sedang hamil.

Fachri menegaskan bahwa kehadiran KP2MI bersama Direktorat Kepulangan dan Rehabilitasi di bandara merupakan wujud komitmen negara untuk melindungi pekerja migran. Ia memastikan pendampingan dilakukan hingga mereka dapat kembali berkumpul dengan keluarga dan memulai kembali kehidupan mereka.

Baca Sebelumnya

Masa Jabatan Direksi PDAB Tirtatama DIY Berakhir, Anna Rina Herbranti Ditunjuk sebagai Penanggung Jawab Sementara

Baca Selanjutnya

Yuk ke CFD Lebak 9 November! Cek Kesehatan dan TBC Gratis, Plus Kesempatan Dapat Doorprize

Tags:

KP2MI kepulangan wni malaysia imigran

Berita lainnya oleh Dia Vionita

Kenapa Tahun Baru Mulai 1 Januari? Ternyata Ini Sejarahnya

1 Januari 2026 00:15

Kenapa Tahun Baru Mulai 1 Januari? Ternyata Ini Sejarahnya

Tahun Baru ala Orang Zaman Dulu, Intip Keseruan Perayaan Era Victoria yang Hangat dan Elegan

31 Desember 2025 17:01

Tahun Baru ala Orang Zaman Dulu, Intip Keseruan Perayaan Era Victoria yang Hangat dan Elegan

Ikonik! Begini Perjalanan Panjang Bola Malam Tahun Baru di Times Square New York

31 Desember 2025 13:01

Ikonik! Begini Perjalanan Panjang Bola Malam Tahun Baru di Times Square New York

Bukan Cuma Kembang Api, Ini Serunya Hogmanay dan Tradisi 'First Footing' saat Malam Tahun Baru di Skotlandia!

31 Desember 2025 08:30

Bukan Cuma Kembang Api, Ini Serunya Hogmanay dan Tradisi 'First Footing' saat Malam Tahun Baru di Skotlandia!

Budaya Unik Menyambut Tahun Baru: Menguak Makna Tradisi Pakai Celana Dalam Merah di Italia dan Spanyol

31 Desember 2025 06:00

Budaya Unik Menyambut Tahun Baru: Menguak Makna Tradisi Pakai Celana Dalam Merah di Italia dan Spanyol

Bakar-Bakaran di Malam Tahun Baru Bisa Picu Kanker? Ini Faktanya

31 Desember 2025 02:01

Bakar-Bakaran di Malam Tahun Baru Bisa Picu Kanker? Ini Faktanya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar