26.000 Warga Usia Produktif di Kota Malang Menganggur

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Fisca Tanjung

30 Jan 2026 14:26

Thumbnail 26.000 Warga Usia Produktif di Kota Malang Menganggur
Ilustrasi para pencari kerja di Kota Malang saat job fair Oktober 2025 lalu, upaya mengatasi jumlah pengangguran. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Kota Malang harus menghadapi tantangan dalam menyelesaikan tingkat pengangguran terbuka (TPT).

Berdasarkan data dari BPS per 31 Desember 2025, masih ada sekitar 25.000-26.000 warga usia produktif yang menganggur. 

Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang, Arief Tri Sastyawan, menjelaskan, jumlah tersebut sebenarnya cenderung mengalami penurunan. Sebelumnya terdapat sekitar 30.000 dari total 400.000 angkatan kerja yang menganggur. 

Jika dalam persentase, TPT Kota Malang mengalami penurunan dari 6,1 persen menjadi 5,69 persen dengan rentang usia 17-50 tahun. Jumlah tersebut kini menjadi PR besar bagi Pemkot Malang. 

Baca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang

"TPT kita kalau sesuai dengan rilis BPS, itu kan turunnya sudah lumayan banyak. Angkatan kerja di Kota Malang ini ada 400.000 sekian. Artinya, masih ada 5 persen dari total angkatan kerja itu yang menjadi PR kami," ujarnya, Jumat, 30 Januari 2026.

Arief menyoroti bahwa ada potensi warga yang secara administratif tercatat menganggur, namun bekerja dari sektor informal. Terlebih saat ini mulai banyak masyarakat Kota Malang yang memilih bekerja sebagai konten kreator maupun sektor informal lainnya. 

"Dari data, yang tidak kami catat di TPT adalah pekerja formal. Siapa tahu dari angka 5,69 persen itu sebenarnya mereka sudah bekerja tetapi informal. Mungkin penghasilannya lebih dari kita tetapi tidak tercatat karena mereka pekerja informal," jelas Arief. 

Meskipun belum menetapkan target pasti, namun Arief berharap angka pengangguran di Kota Malang dapat turun menjadi 5,4 persen di tahun 2026. Untuk itu, salah satu upaya yang dilakukan adalah kembali menggelar job fair. 

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Menurut Arief, pelaksanaan job fair banyak menyerap tenaga kerja di Kota Malang. Dengan demikian diharapkan mampu berpengaruh pada penurunan angka pengangguran. 

"Salah satu yang memengaruhi TPT turun kemarin adalah job fair. Makanya kami juga sampaikan ke TAPD juga agar job fair tidak dihilangkan karena penyerapan tenaga kerja kemarin luar biasa," katanya. 

Ia juga memastikan agar job fair di Kota Malang kembali digelar di tahun 2026 ini. Hal tersebut didasarkan pada hasil rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Malang. 

"Waktu di Banggar sampai rapat terakhir penentuan program kerja kami di 2026, masih disetujui untuk diadakan job fair. Artinya akan tetap kami laksanakan seperti yang di tahun 2025 kemarin," tutupnya. 

Baca Sebelumnya

BGN Instruksikan Dapur MBG Prioritaskan Pasokan Petani Lokal, GP Ansor Siap Awasi

Baca Selanjutnya

Green Residence Balongpanggang, Solusi Rumah Subsidi Strategis Bernilai Investasi di Gresik Selatan

Tags:

Jumlah Pengangguran Pengangguran Kota Malang TPT Kota Malang tingkat pengangguran Usia Produktif menganggur pengangguran Anak Muda Menganggur Kota Malang Angkatan kerja

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar