259 Ribu Warga Telah Mendaftar Perlinsos, Mensos: Tak Salah Kami Pilih Banyuwangi

Jurnalis: Riski Ari Murdianto
Editor: Muhammad Faizin

3 Okt 2025 19:10

Thumbnail 259 Ribu Warga Telah Mendaftar Perlinsos, Mensos: Tak Salah Kami Pilih Banyuwangi
Mensos Saifullah Yusuf saat Rapat dengan Bupati Banyuwangi Ipuk

KETIK, BANYUWANGI – Setelah ditetapkan sebagai daerah satu-satunya pilot project digitalisasi bantuan sosial (bansos) oleh pemerintah pusat, Banyuwangi telah melakukan uji coba pendaftaran bansos sejak 18 September 2025. Selama dua pekan, warga yang mendaftar bansos melalui portal perlindungan sosial (Perlinsos) telah mencapai 259 ribu. Capaian ini mendapat apresiasi pemerintah pusat. 

"Kami sudah melihat sendiri bagaimana progresnya. Sudah lancar, lebih dari target progres yang ditetapkan. Tidak salah kami pilih Banyuwangi sebagai pilot project. Selain karena insfrastruktur digitalisasinya sudah memadai, pemerintahannya terbiasa dengan sistem digital," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat berkunjung ke Banyuwangi bersama lintas Kementerian dan 20 lembaga negara, Kamis, 2 Oktober 2025. 

Digitalisasi bansos merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, agar penyalurannya lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran. 

Selain Mensos, hadir pula Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Luhut B Panjaitan, Wamendagri Bima Arya Sugiarto, Wamen PANRB Purwadi Arianto, Wamen Bappenas Febrian A Ruddyard, dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta perwakilan 20 lembaga negara lainnya.

Baca Juga:
Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Kedatangan rombongan tersebut ke Banyuwangi untuk mematangkan program bansos digital. Mereka juga sempat menilik proses pendaftaran program tersebut di Dusun Suko Sumbermanis, Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro.

Mensos yang akrab disapa Gus Ipul juga mengapresiasi upaya Pemkab Banyuwangi, yang turut menjadikan Aparatur Sipil Negara, Kepala OPD, Lurah, operator desa, Kepala Desa, hingga Dasawisma menjadi agen Perlinsos untuk memperluas jangkauan pendaftaran masyarakat yang membutuhkan.

Hasilnya warga Banyuwangi yang telah mendaftar program bansos digital sebanyak 259 ribu orang, baik yang mendaftar secara mandiri maupun melalui agen Perlinsos.

Selanjutnya pemerintah pusat akan mengolah data yang telah hasil pendaftaran. Hasil pengolahan data akan dijadikan pijakan dalam penyerahan bantuan sosial untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun depan.

Baca Juga:
Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

Hasil dari proses uji coba di Banyuwang ini, akan dievaluasi dan direplikasi ke seluruh wilayah di Indonesia.

"Kami uji coba di sana (Desa Gombengsari), orang daftar sebentar langsung bisa masuk. Dua menit prosesnya selesai," kata Gus Ipul.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berterima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh pemerintah pusat. "Kami berkomitmen untuk menyukseskan setiap program prioritas pemerintah pusat, termasuk pelaksanaan bansos digital," kata Ipuk. 

Ipuk menyebut apabila program bansos digital ini berhasil, masyarakat akan sangat diuntungkan.

"Karena bansos ini akan lebih tepat sasaran dan ankutabilitasnya juga terjaga," ucapnya.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya mengungkapkan Banyuwangi adalah pilihan tepat untuk piloting perlinsos digitalisasi karena komitmen tinggi dari pemimpinnya. 

"Dan karena ini bisa dipastikan Insyaallah berhasil maka bisa menginspirasi daerah lain. Kami berharap Ibu Bupati berbagi pengalaman ke daerah, nanti kami undang ke Kemendagri. Berbagi pengalaman dan tantangannya," kata Bima Arya.

Wamen PANRB Purwadi Arianto menambahkan, Kementrian PAN-RB berusaha mengkolaborasikan peran masing-masing kementerian, lembaga, dan daerah dalam rangka satu data untuk aplikasi transformasi digital, khususnya agar bantuan tepat sasaran.

Dengan program ini, para penerima bansos dapat dipertanggungjawabkan dengan metode-metode digital dan ilmiah.

Selanjutnya data-data tersebut dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Program ini adalah sangat penting karena dalam rangka kami memodernisasi pemutahiran dan juga pengelolaan DTSEN," kata Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. (*)

Baca Sebelumnya

Tingkat Hunian Kamar Hotel Kota Malang Turun, BPS Sebut Dampak Demo Ricuh

Baca Selanjutnya

Mudahkan Warga, Samsat Abdya Kini Buka di Hari Sabtu dan Libur

Tags:

Mensos Perlinsos Gus Ipul Bupati Banyuwangi Menteri Sosial Saifullah Yusuf Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional Dtsen Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani

Berita lainnya oleh Riski Ari Murdianto

Belanja Pegawai Sedot APBD Sebesar 39 Persen, Komisi I DPRD Banyuwangi Minta Pemda Tingkatkan PAD

14 April 2026 15:50

Belanja Pegawai Sedot APBD Sebesar 39 Persen, Komisi I DPRD Banyuwangi Minta Pemda Tingkatkan PAD

Polresta Banyuwangi Amankan 7 Pelaku Penimbun BBM Bersubsidi

14 April 2026 14:37

Polresta Banyuwangi Amankan 7 Pelaku Penimbun BBM Bersubsidi

Kunjungan Wisata Banyuwangi 2025 Melejit, Tapi Retribusi PAD Hanya Tercapai 31 Persen

13 April 2026 15:12

Kunjungan Wisata Banyuwangi 2025 Melejit, Tapi Retribusi PAD Hanya Tercapai 31 Persen

Masuk Bursa Calon Ketua, Sosok Arvy Rizaldy Dinilai Strategis Pimpin PKB Banyuwangi

6 April 2026 10:02

Masuk Bursa Calon Ketua, Sosok Arvy Rizaldy Dinilai Strategis Pimpin PKB Banyuwangi

Jelang Pelaksanaan TKA di Banyuwangi, Bupati Ipuk Cek Kesiapan Perangkat dan Jaringan

6 April 2026 09:32

Jelang Pelaksanaan TKA di Banyuwangi, Bupati Ipuk Cek Kesiapan Perangkat dan Jaringan

Muscab VI DPC PKB Banyuwangi Berjalan Dinamis, Delapan Nama Calon Ketua Tanfidz Kembali Digodok DPP

5 April 2026 20:17

Muscab VI DPC PKB Banyuwangi Berjalan Dinamis, Delapan Nama Calon Ketua Tanfidz Kembali Digodok DPP

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H