KETIK, JAKARTA – Sebanyak 11 kapal gabungan dikerahkan untuk mencari lima jurnalis bersama tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak saat melakukan peliputan letusan Gunung Anak Krakatau.

Pengerahan belasan kapal tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) untuk segera melakukan pencarian terhadap rombongan yang hilang kontak.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden Prabowo telah memberikan instruksi pencarian sejak menerima laporan hilang kontak pada Senin malam. TNI Angkatan Laut (TNI AL) langsung mengerahkan sejumlah kapal pada hari yang sama.

“Sejak rombongan 5 jurnalis bersama 3 kru kapal dilaporkan hilang kontak, sejak Senin malam Presiden Prabowo memang sudah langsung menginstruksikan KSAL untuk segera melakukan pencarian, di hari itu juga TNI-AL langsung mengirim kapal-kapalnya,” ujar Seskab Teddy.

Berdasarkan laporan KSAL, total terdapat 11 kapal gabungan yang dilibatkan dalam operasi pencarian. Seluruh unsur tersebut dikerahkan untuk menyisir wilayah yang menjadi lokasi pencarian rombongan jurnalis dan kru kapal.

Baca Juga:
PFI Yogyakarta Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

“Sesuai laporan KSAL total ada 11 kapal gabungan yang langsung melakukan pencarian,” ungkap Seskab Teddy.

Sebelas kapal yang dikerahkan dalam operasi tersebut terdiri atas unsur TNI AL, Basarnas, dan kepolisian.

Kapal-kapal tersebut yakni KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861, KAL Anyer 1-3-64, KAL Pohawang I-3-30, RBB Peucang Lanal Banten, RHIB SAR 02 Banten, RHIB SAR 02 Lampung, KN SAR Tetuka-247, KN SAR Basudewa-224, serta KP Sanjaya-7017.

Penyisiran terus dilakukan untuk menemukan keberadaan lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hingga kini masih dilaporkan hilang kontak.

Baca Juga:
Jurnalis Malang Raya Panjatkan Doa untuk 5 Jurnalis yang Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau

Pemerintah berharap seluruh anggota rombongan dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. (*)