KETIK, PAGAR ALAM –>Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum penuh makna bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Pagar Alam Provinsi SUmatera Selatan (Sumsel).
Sebanyak 140 warga binaan (WB) menerima pengurangan masa pidana atau remisi umum.
Kepala Lapas Kelas III Pagar Alam Sumsel Angki Setyo Andrianto A.Md.IP., M.H. mengungkapkan, saat ini terdapat 198 warga binaan yang menghuni Lapas Pagar Alam, terdiri dari 189 pria dan sembilan wanita.
Dari jumlah itu, sebanyak 140 warga binaan mendapatkan remisi dengan besaran yang berbeda-beda, mulai dari satu bulan hingga paling tinggi lima bulan pengurangan masa hukuman.
Dari total seluruh penghuni tersebut, sebanyak 140 warga binaan menerima pengurangan masa pidana atau remisi. "Besaran remisi yang didapatkan bervariasi, mulai dari satu bulan hingga yang tertinggi lima bulan,” jelas Angki.
Baca Juga:
KTP Digital Belum Aktif, Penerima Bansos Pacitan Terancam Tak TerdataDi balik pemberian remisi, Lapas Pagar Alam Sumsel juga masih menghadapi persoalan serius berupa kelebihan kapasitas. '
Bangunan yang sejatinya hanya mampu menampung sekitar 40 orang saja sat ini dihuni 198 warga binaan.
Kondisi tersebut membuat kapasitas hunian telah mencapai hampir 400 persen dari daya tampung ideal-nya.
Keterbatasan ruang bahkan berdampak pada aktivitas sehari-hari warga binaan, yang saat ini harus keluar kamar secara bergantian satu kali dalam sehari.
Baca Juga:
Bikin Heran! SPPG di Pacitan Ini Berdampingan dengan Pertamini, Yakin Aman?Dikatakan Angki, pihak Lapas Pagar Alam Sumsel juga tengah mempersiapkan rencana pemindahan warga binaan ke gedung Lapas yang baru.
Jika berjalan sesuai rencana, proses pemindahan ditargetkan berlangsung pada minggu kedua September 2026 ini.
Gedung Lapas baru tersebut diharapkan mampu menghadirkan hunian yang lebih layak, ruang yang lebih memadai serta lahan yang lebih luas.
Dengan kondisi gedung baru itu, warga binaan diharapkan dapat memperoleh akses sinar matahari setiap hari dan mengikuti berbagai program pembinaan secara lebih optimal.
Dengan fasilitas gedung baru yang lebih layak, hunian yang lebih memadai, serta lahan yang lebih luas. "Diharapkan para warga binaan dapat menikmati sinar matahari setiap hari serta menjalani program pembinaan secara lebih optimal,” jelas Angki.
Untuk memastikan proses pemindahan berjalan aman dan tertib, Lapas Pagar Alam Sumsel juga akan berkoordinasi dengan Kapolres Pagar Alam terkait teknis pengamanan dan pengawalan.