Segarnya Es Campur Mbah Said yang Legendaris di Kota Batu Sejak 70 Tahun Lalu

Jurnalis: Sholeh
Editor: M. Rifat

31 Agt 2024 10:42

Thumbnail Segarnya Es Campur Mbah Said yang Legendaris di Kota Batu Sejak 70 Tahun Lalu
Mbah Said melayani pengunjung di lapaknya, 31 Agustus 2024. (Foto: Sholeh/Ketik.co.id)

KETIK, BATU – Cuaca panas musim kemarau cocok rasanya menikmati semangkuk es campur legendaris di Kota Batu Jawa Timur. Betapa tidak, Muhammad Said, yang akrab disapa Mbah Said.menjual es campur tersebut sejak 70 tahun lalu. Kini penjualnya berumur 85 tahun. 

Ia menjual es campur di gerobak kecil di Gang Kauman, Timur Masjid Agung Jami, Alun-alun Kota Batu.

Sosok Mbah Said masih segar bugar, meski berusia lanjut. Ia mulai berjualan tahun 1954. Dengan tangan yang mulai gemetaran, pria ramah ini melayani pelanggannya hingga sekarang.

"Bagaimana apa kurang manis atau kurang santan," begitu Mbah Said menyapa pelanggan, Sabtu, 31 Agustus 2024.

Baca Juga:
Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

Semangkuk es campur Mbah Said sebenarnya sederhana saja, namun komplit dan segar. Isinya mulai agar-agar, tape, ketan hitam, kacang hijau, kolang-kaling, mutiara hingga roti. Es campur ini disajikan dengan es parut melimpah.

Mbah Said memang ramah kepada pelanggan. Tak heran, bila ia memiliki pelanggan setia sejak puluhan tahun lalu. "Saya  jualan mulai umur 16 tahun, waktu itu masih berharga 60 sen satu mangkok," tambahnya.

Foto Penampakan kios es Campur Mbah Said. (Foto: Sholeh/Ketik.co.id)Penampakan kios es Campur Mbah Said. (Foto: Sholeh/Ketik.co.id)

Mbah Said mengisahkan, ia berjualan es campur dengan meminta modal dari orang tua. Waktu itu, ia ingin menikah namun tidak memiliki pekerjaan.

Baca Juga:
Perkuat Desa Wisata, Disparta Kota Batu Gencarkan Kolaborasi Konten dan Promosi

Kebetulan rumahnya berdekatan dengan alun-alun yang waktu itu juga berfungsi sebagai pasar. Akhirnya ia nekat berjualan pecah belah sebelum jualan es campur.

Mbah Said sempat berdagang keliling sebelum  menemukan tempat berjualan menetap di Gang Kauman, sebelah Masjid An Nuur Kota Batu.

”Pindah ke sini itu kira-kira tahun 1985. Dulu masih sepi. Tapi Alhamdulillah sejak Batu jadi Kota Wisata itu sekarang jadi ramai," ujar pria yang tinggal di Kampung Klebengan, Kelurahan Ngaglik itu.

Karena termasuk es campur legendaris, Mbah said memiliki pelanggan dari berbagai kalangan. Dari pegawai, pelajar hingga almarhum mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko.

Menurutnya, kenangan dengan Eddy Rumpoko sangat membekas di ingatan Mbah Said. Kata dia, pria yang akrab disapa ER itu dulunya juga sering nongkrong minum es campur bikinannya.

"Kalau bulan puasa, pasti Pak Eddy nongkrong di sini setelah Salat Tarawih. Saya sering menolak uang yang diberikan, Tapi beliau pasti memaksa," jelasnya.

Mbah said memiliki 2 anak 5 cucu dan 6 buyut. Dari ketekunannya menjual es campur itu, ia berhasil bertahan hidup selama puluhan tahun. Bahkan ia bisa menyekolahkan anak-anaknya hingga ke perguruan tinggi.

"Sekarang satu mangkok seharga rp 6 Ribu. Saya akan terus berjualan hingga raga tidak kuat," ujarnya. (*)

Baca Sebelumnya

Pilkada Sidoarjo 2024; Subandi-Mimik dan Mas Iin-Abah Edi Periksa Kesehatan di Dr Soetomo

Baca Selanjutnya

Kenalin nih! Anggota DPRD Jatim Termuda Bima Rafsanjani, Masih Kuliah Semester 8 di UB

Tags:

Kota Batu Es Campur Mbah Said

Berita lainnya oleh Sholeh

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

9 Desember 2025 20:30

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

9 Desember 2025 20:07

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

9 Desember 2025 15:58

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

9 Desember 2025 15:46

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

8 Desember 2025 17:00

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

8 Desember 2025 16:48

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar