Usai Sukses di BNS Kota Batu, Partilibur Caravan Siapkan Gebrakan Baru di Tahun 2027

9 Agustus 2026 13:32 9 Agt 2026 13:32

Dafa Wahyu P., Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Usai Sukses di BNS Kota Batu, Partilibur Caravan Siapkan Gebrakan Baru di Tahun 2027

Penampilan Ndarboy Genk mengguncang Partilibur Caravan 2026, di BNS Kota Batu, pada Minggu, 2 Agustus 2026. (Foto: Partilibur)

KETIK, BATU – Sukses menggelar Partilibur Caravan 2026 di Batu Night Spectacular (BNS), Kota Batu, penyelenggara mulai membuka peluang perjalanan festival ke kota lain di Jawa Timur. Bahkan, sayembara lokasi untuk Partilibur Caravan 2027 kini dibuka kepada publik.

Festival Director Partilibur, Gahtan Thoriq, mengatakan konsep tersebut menjadi pembeda utama Partilibur Caravan 2026 dibandingkan festival musik pada umumnya.

Partilibur Caravan 2026 menggabungkan panggung musik dengan arena wahana untuk menciptakan pengalaman baru bagi pengunjung.

“Ini menjadi festival pertama di Indonesia yang menggabungkan panggung musik dengan arena wahana,” ujarnya, Minggu, 9 Agustus 2026.

Konsep tersebut lahir melalui kolaborasi dengan Jawa Timur Park Group yang menyediakan kawasan BNS sebagai lokasi penyelenggaraan. 

Perpaduan antara konsep caravan, sirkus, dan theme park dirancang agar pengunjung mendapatkan pengalaman menikmati pertunjukan di ruang-ruang yang berbeda dari konser musik konvensional.

“Kalau biasanya orang menonton konser di lapangan, di sini pengunjung bisa menikmati pertunjukan di berbagai ruang yang unik dan mungkin sebelumnya tidak pernah terpikirkan bisa dijadikan lokasi konser,” katanya.

Menurut Gahtan, pemilihan Kota Batu sebagai lokasi Partilibur Caravan 2026 tidak berarti festival tersebut meninggalkan Lumajang. Kota tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Partilibur karena menjadi tempat festival pertama kali tumbuh dan berkembang.

“Kami memang tumbuh dari Lumajang, dan di sana ruang untuk mengekspresikan festival masih sangat terbatas. Setelah Partilibur edisi keempat, kami memutuskan untuk hadir di Batu,” ujarnya.

Meski telah hadir di Kota Batu, Gahtan memastikan hubungan Partilibur dengan Lumajang tetap dipertahankan. Penyelenggara berencana menghadirkan berbagai aktivasi dan konsep berskala kecil di daerah tersebut.

“Namun, bukan berarti kami meninggalkan Lumajang. Kami tetap akan menghadirkan berbagai aktivasi dan konsep-konsep berskala kecil agar hubungan dengan Lumajang tetap terjaga,” katanya.

Setelah sukses menggelar Partilibur Caravan 2026 di Kota Batu, penyelenggara juga membuka peluang membawa festival tersebut ke sejumlah kota lain di Jawa Timur. Hingga kini, belum ada lokasi yang ditetapkan untuk penyelenggaraan berikutnya.

“Kita membuka sayembara kepada publik untuk menentukan kota dan lokasi yang akan menjadi bagian dari perjalanan Partilibur berikutnya, sekaligus mengajak berbagai pihak untuk ikut terlibat dalam mewujudkan penyelenggaraan Partilibur 2027,” tutur Gahtan.

Ia mengatakan sayembara tersebut sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengusulkan kota dan lokasi yang dinilai cocok menjadi tempat penyelenggaraan Partilibur berikutnya. Pihaknya juga membuka peluang bagi pihak sponsor untuk terlibat dalam festival tahun depan.

“Sekarang kami buka sayembara, kira-kira kota mana dan tempat mana yang menurut kalian cocok untuk Partilibur selanjutnya. Sekalian, sponsor siapa yang mau membantu Partilibur di 2027. Karena tahun depan kami ingin membawa sesuatu yang lebih spektakuler lagi,” pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Partilibur Caravan Batu Night Spectacular festival musik Info Kota Batu Berita Kota Batu