Pemkot Batu Dorong SPPG Gunakan Apel dan Produk Lokal untuk Program MBG

Jurnalis: Dafa Wahyu Pratama
Editor: Fisca Tanjung

17 Apr 2026 12:17

Thumbnail Pemkot Batu Dorong SPPG Gunakan Apel dan Produk Lokal untuk Program MBG
Salah satu menu dari SPPG Beji Syair yang terdapat tempe katsu dan apel Kota Batu. (Foto: SPPG Beji Syair)

KETIK, BATU – Pemerintah Kota Batu mendorong pemanfaatan produk lokal dalam pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah. 

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diharapkan mengutamakan bahan pangan asal Kota Batu, seperti buah, sayuran, hingga produk olahan UMKM.

Wali Kota Batu, Nurochman, bersama Wakil Wali Kota Heli Suyanto menegaskan bahwa potensi pertanian lokal, khususnya buah apel dan sayuran, dinilai mampu memenuhi kebutuhan program tersebut.

“Kami berharap SPPG memanfaatkan produk lokal Kota Batu, mulai dari buah hingga sayur. Tujuannya tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga menggerakkan perekonomian daerah,” ujar Nurochman, Jumat, 17 April 2026.

Baca Juga:
Sunmori Harlah PMII, Cak Udin: Perkuat Kebersamaan Sambil Kenalkan Wisata Kota Batu

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala SPPG Syair Beji, Achmad Jalaludin, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengutamakan penggunaan bahan pangan lokal sejak awal operasional dapur MBG.

“Untuk memenuhi standar gizi MBG, kami memilih bahan berkualitas dan sebagian besar berasal dari hasil pertanian Kota Batu, seperti apel dan jeruk,” jelasnya.

Selain komoditas hortikultura, SPPG juga melibatkan produk olahan lokal. Salah satunya adalah tempe khas Desa Beji yang dikenal sebagai sentra produksi tempe skala mikro dan kecil.

“Sebagai sumber protein nabati, kami menggunakan tempe dari Desa Beji. Ini juga sejalan dengan arahan untuk melibatkan UMKM di sekitar dapur MBG,” tambahnya.

Baca Juga:
Pemkot Batu Optimalkan Desa Pesanggrahan, Ini Deretan Destinasi Wisata Favoritnya

Keberadaan Kampung Tempe di Desa Beji sendiri terus berkembang sebagai pusat kuliner sekaligus eduwisata berbasis potensi lokal.

Industri tempe yang tersebar di sejumlah dusun menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat setempat, dengan ratusan perajin aktif memproduksi tempe dan berbagai olahannya.

Jalal berharap, pemanfaatan produk lokal dalam program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi siswa, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dari tingkat bawah.

“Kami ingin kehadiran SPPG Syair memberikan dampak nyata bagi warga. Tidak hanya dari sisi penyerapan produk, tetapi juga tenaga kerja yang sebagian besar berasal dari masyarakat sekitar, mencapai sekitar 85 persen dari total 47 pekerja,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Puncak HPN 2026 PWI Jatim! Cak Munir Luncurkan Buku Biografi, 24 Tokoh Raih Penghargaan

Baca Selanjutnya

DLH Lebak Rutin Gelar Korve, Tanamkan Budaya Bersih dan Dukung Gerakan Indonesia ASRI

Tags:

#ProgramMbg #DapurSppg #ProdukLokal #ApelBatu #WaliKotaBatu #HeliSuyanto #BeritaKotaBatu #InfoKotaBatu

Berita lainnya oleh Dafa Wahyu Pratama

Sunmori Harlah PMII, Cak Udin: Perkuat Kebersamaan Sambil Kenalkan Wisata Kota Batu

19 April 2026 16:04

Sunmori Harlah PMII, Cak Udin: Perkuat Kebersamaan Sambil Kenalkan Wisata Kota Batu

Pemkot Batu Optimalkan Desa Pesanggrahan, Ini Deretan Destinasi Wisata Favoritnya

19 April 2026 04:15

Pemkot Batu Optimalkan Desa Pesanggrahan, Ini Deretan Destinasi Wisata Favoritnya

Pelebaran Jembatan Dusun Gerdu Kota Batu, Tingkatkan Akses Wisata Mikutopia dan Jalan Warga

18 April 2026 19:18

Pelebaran Jembatan Dusun Gerdu Kota Batu, Tingkatkan Akses Wisata Mikutopia dan Jalan Warga

Persikoba Kota Batu Ajukan Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional 2026, Ini Alasannya

18 April 2026 17:18

Persikoba Kota Batu Ajukan Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional 2026, Ini Alasannya

DPUPR Kota Batu Matangkan Proyek Strategis, Fokus Konektivitas dan Kenyamanan Infrastruktur

17 April 2026 19:19

DPUPR Kota Batu Matangkan Proyek Strategis, Fokus Konektivitas dan Kenyamanan Infrastruktur

Lindungi Kawasan Hutan, Pemkot Batu Siapkan Perwali dan Perketat Pengawasan Lahan

17 April 2026 16:13

Lindungi Kawasan Hutan, Pemkot Batu Siapkan Perwali dan Perketat Pengawasan Lahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda