Lahan Kebun Apel Kota Batu Terus Menyusut, Perubahan Iklim Jadi Biang Utama

Editor: Dendy Ganda Kusumah

10 Des 2025 08:30

Thumbnail Lahan Kebun Apel Kota Batu Terus Menyusut, Perubahan Iklim Jadi Biang Utama
Seorang petani apel di Kota Batu sedang melihat hamparan pohon apel di kebunnya. Luasan lahan pohon apel di Kota Batu terus menyusut akibat perubahan iklim dan alih fungsi lahan. (Foto: Dendy Ganda/Ketik.com)

KETIK, BATU – Kepala Dinas Pertanian Kota Batu, Heru Yulianto, membeber penyebab menyusutnya luas lahan pertanian di Kota Batu. Ia menyebut, perubahan iklim global merupakan salah satu tersangka utamanya.

Menurut Heru, krisis iklim berpengaruh terhadap kemampuan apel untuk tumbuh. Dengan kondisi saat ini, ia menyebut, apel memerlukan tempat yang lebih tinggi untuk bisa hidup.

"Dulu, apel bisa hidup di ketinggian 800 meter di atas permukaan laut (mdpl). Karenanya, dulu apel bisa tumbuh subur di wilayah Junrejo dan sekitarnya," kata Heru, Senin, 8 Desember 2025.

"Saat ini, apel perlu ketinggian lebih untuk bisa tumbuh subur. Karenanya, saat ini apel banyak ditemui di Bulukerto, Tulungrejo, Sumbergondo, dan Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji. Ini penyebab luasannya berkurang," sambungnya.

Baca Juga:
Jaga Ikon Daerah, Cak Nur dan Mas Heli Turun Langsung Panen Apel Bersama Petani

Data Dinas Pertanian Kota Batu menunjukkan bahwa luas lahan kebun apel di Kota Batu menyusut drastis dalam beberapa tahun belakangan.

Pada 2019, lahan perkebunan apel masih seluas 1.765,97 hektare. Setahun berselang, luas lahan ini tinggal nyaris separuhnya, yakni 932,27 hektare.

Saat ini, luas lahan perkebunan apel tinggal 740,07 hektare.

Selain itu, Heru juga menyinggung banyaknya lahan pertanian dan perkebunan yang berubah fungsi, termasuk menjadi permukiman dan sarana rekreasi. Ia menilai perubahan fungsi lahan pertanian dan perkebunan ini sangat menyedihkan.

Baca Juga:
Transisi La Nina ke El Nino! BMKG Peringatkan Ancaman Kemarau Ekstra Panas Datang Lebih Awal

"Kenapa menyedihkan? Karena kalau angka 3.000 hektare, jumlah lahan pertanian dan perkebunan saat ini, dibagi untuk semua komoditas, itu tidak banyak," tandasnya.

Baca Sebelumnya

Serbuan Kutu sampai Bahan Kimia jadi Biang Kerok Anjloknya Produksi Apel Kota Batu

Baca Selanjutnya

Konflik PBNU! KH Zulfa Mustofa Ditetapkan Jadi Pj Ketum Versi "Sultan", Ini Reaksi Kubu "Kramat Raya"

Tags:

Gerebek Batu apel batu Kebun apel kebun apel kota batu Perubahan iklim

Berita lainnya oleh Dendy Ganda Kusumah

Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar Kunjungi Graha Ketik, Tekankan Peran Media Kawal Pembangunan

13 April 2026 13:26

Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar Kunjungi Graha Ketik, Tekankan Peran Media Kawal Pembangunan

Mindful Living Tanpa Plastik

11 April 2026 20:13

Mindful Living Tanpa Plastik

Hujan Deras Disertai Es Turun di Sawojajar Kota Malang

9 April 2026 13:12

Hujan Deras Disertai Es Turun di Sawojajar Kota Malang

Timnas Futsal Indonesia Bungkam Australia 3-2, Segel Juara Grup ASEAN Futsal Championship 2026

8 April 2026 15:14

Timnas Futsal Indonesia Bungkam Australia 3-2, Segel Juara Grup ASEAN Futsal Championship 2026

AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata Dua Pekan, Pembicaraan Damai Segera Dimulai

8 April 2026 12:16

AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata Dua Pekan, Pembicaraan Damai Segera Dimulai

Dalberto Luan Belo Kembali, Arema FC Dapat Tambahan Amunisi Kala Menantang Persita Tangerang

8 April 2026 12:08

Dalberto Luan Belo Kembali, Arema FC Dapat Tambahan Amunisi Kala Menantang Persita Tangerang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar