KETIK, BATU – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 Arema pada 11 Agustus 2026, Pemerintah Kota Batu mengimbau aparatur sipil negara (ASN) mengenakan jersey maupun atribut khas Singo Edan.
Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kebersamaan dan merawat identitas yang melekat pada masyarakat Malang Raya, termasuk Kota Batu.
“Selain memupuk kebersamaan dan kecintaan terhadap tradisi lokal Malang Raya, imbauan ini juga diharapkan membawa dampak positif bagi roda perekonomian daerah,” ujarnya, Senin, 10 Agustus 2026.
Ia menilai meningkatnya kebutuhan terhadap atribut Arema menjelang peringatan HUT ke-39 dapat menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal.
Kondisi tersebut dinilai dapat membuka ruang ekonomi bagi UMKM, produsen merchandise, hingga pedagang kecil di Kota Batu dan wilayah sekitarnya.
“Meningkatnya permintaan atribut Arema menjelang peringatan HUT ke-39 dapat menjadi peluang bagi pelaku UMKM, produsen merchandise, hingga pedagang kecil di Kota Batu dan wilayah sekitarnya,” ungkap Mas Heli, sapaan akrabnya.
Menurut Mas Heli, peringatan HUT Arema tidak hanya berkaitan dengan olahraga maupun aktivitas komunitas.
Momentum tersebut, tambah Mas Heli, juga diharapkan dapat turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Jadi, peringatan HUT Arema tidak hanya berlangsung sebagai momentum olahraga dan komunitas, tetapi juga dapat ikut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat,” paparnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Batu Alfi Nurhidayat menyebut jersey, kaus, syal, maupun atribut lain yang identik dengan Arema dapat menjadi simbol kebanggaan dan solidaritas masyarakat Malang Raya.
“Arema bukan sekadar klub sepak bola, melainkan simbol pemersatu, identitas budaya, dan kebanggaan bersama masyarakat Malang Raya, termasuk Kota Batu. Melalui momentum peringatan HUT Arema ini, kami ingin memupuk jiwa kebersamaan dan kebanggaan daerah di antara jajaran ASN Pemkot Batu,” kata Alfi.
Menurutnya, penggunaan atribut Arema oleh ASN juga menjadi bagian dari suasana kebersamaan dalam memperingati perjalanan panjang klub yang telah menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat Malang Raya.
Alfi menegaskan perubahan suasana berpakaian di lingkungan Pemkot Batu tidak akan memengaruhi kualitas pelayanan publik. Seluruh perangkat daerah tetap diminta menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional.
“Intinya, perubahan suasana berpakaian di lingkungan Pemkot Batu tidak akan mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Seluruh perangkat daerah tetap diminta menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional. Pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Ia berharap nuansa kebersamaan dalam momentum HUT ke-39 Arema justru dapat memberikan energi positif bagi ASN dalam menjalankan tugas pelayanan.
“Nuansa kebersamaan ini justru kami harapkan dapat membawa energi positif dan semangat baru dalam memberikan pelayanan terbaik,” pungkas Alfi.(*)
