Gate Parkir Geser Delman dan Odong-odong, PKL Alun-alun Kota Batu Menjerit

Jurnalis: Nurul Aliyah
Editor: Aziz Mahrizal

6 Des 2025 14:54

Thumbnail Gate Parkir Geser Delman dan Odong-odong, PKL Alun-alun Kota Batu Menjerit
Pusat kuliner dan PKL Alun-alun Kota Batu sepi pengunjung diduga terdampak gate parkir, Sabtu, 6 Desember 2025. (Foto: Nurul Aliyah/Ketik.com)

KETIK, BATU – Uji coba penerapan gate parkir di kawasan Alun-alun Kota Batu yang dimulai pada hari ini, Sabtu, 6 Desember 2025, langsung memunculkan dampak serius bagi para pelaku usaha di sekitarnya. Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) mengaku terjadi penurunan signifikan pada jumlah pembeli akibat perubahan tata letak wahana dan moda transportasi wisata.

Pada hari perdana uji coba, pedagang mengeluhkan sepinya pembeli lantaran daya tarik utama, seperti delman, kuda tunggang, dan odong-odong, kini dipindahkan jauh dari pusat ikon kota tersebut.

Penerapan gate parkir ini menyebabkan delman (andong), kuda tunggang, serta odong-odong tidak lagi bisa memasuki area inti Alun-alun Kota Batu. Mereka diposisikan di depan pintu masuk parkiran yang baru. 

Jarak yang memisahkan wahana dan pusat keramaian ini disinyalir menjadi alasan utama pengunjung malas datang.

Baca Juga:
Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

Seorang pedagang di Alun-alun Kota Batu, Eni, menyatakan ketidaksetujuannya. Ia merasa kasihan terhadap pedagang kecil yang kini terdampak sepi.

"Saya tidak setuju (adanya gate parkir), kasihan pedagang kecil jadi sepi. Kalau andong, odong-odong di sini, pengunjung kan lebih banyak datang. Kalau mainannya jauh, otomatis pendatang (pengunjung/wisatawan) jadi malas. Orang-orang jadi pada gak setuju," ungkap Eni kepada Ketik.com.

Sebelumnya, setelah Bianglala di Alun-alun Kota Batu berhenti beroperasi, banyak wisatawan beralih menggunakan delman dan odong-odong untuk menikmati kawasan ikon kota ini. Kedua moda transportasi ini menjadi magnet bagi destinasi wisata tersebut.

Namun, adanya gate parkir ini membuat banyak pengunjung yang malas untuk datang karena parkir yang jauh dari lokasi andong dan odong-odong.

Baca Juga:
Perkuat Desa Wisata, Disparta Kota Batu Gencarkan Kolaborasi Konten dan Promosi

Berkurangnya pengunjung yang datang ke area pusat Alun-alun secara langsung menurunkan pendapatan para PKL. Eni menambahkan, penurunan ini merupakan lanjutan dari kondisi sebelumnya.

"Banyak orang yang ngomong sebelum adanya gate parkir sudah agak sepi karena bianglala mati. Setelah ada gate parkir jadi makin sepi, sekarang sudah banyak yang mengeluh," jelas Eni.

Hingga kini, uji coba gate parkir ini belum memberikan perubahan signifikan pada PKL. Para pelaku usaha juga masih belum mengetahui solusi yang harus dilakukan saat terjadi penurunan pembeli.

"Saya masih susah untuk melakukan langkah-langkah menarik pembeli. Kalau kemarin belum ada gate parkir pengunjung ke alun-alun pastikan belok ke oleh-oleh, kuliner di sini, kalau ada gate parkir ya nggak tahu nanti," ucap Eni.

Dampak dari penerapan gate parkir ini telah menimbulkan keluhan serius dari para pelaku usaha di kawasan Alun-alun Kota Batu.(*)

Baca Sebelumnya

‎Meski Muncul Penolakan, Dishub Tetap Uji Coba Manual Gate Parkir Alun-alun Kota Batu

Baca Selanjutnya

Pai Apel Khas Kota Batu, Oleh-oleh Ikonik di Buah Tangan Teruji Mutu dan Tak Tergantikan

Tags:

Parkir Alun-Alun Kota Batu Alun Alun Kota Batu PKL Alun alun Kota Batu Gate Parkir Alun-Alun Kota Batu Kota Batu Gerebek Batu

Berita lainnya oleh Nurul Aliyah

BREAKING NEWS: Eks Dosen Pascasarjana UIN Malang Yai Mim Meninggal Dunia

13 April 2026 16:18

BREAKING NEWS: Eks Dosen Pascasarjana UIN Malang Yai Mim Meninggal Dunia

Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

13 April 2026 15:43

Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

Skyroom Cafe HOTEL THE 1O1 Malang OJ Luncurkan Paket "Work and Chill", Sensasi WFH di Rooftop Tertinggi Kota Malang

13 April 2026 07:00

Skyroom Cafe HOTEL THE 1O1 Malang OJ Luncurkan Paket "Work and Chill", Sensasi WFH di Rooftop Tertinggi Kota Malang

Area Barat Cafe Batu, Tempat Ngopi di Tengah Hutan dengan Suasana Healing yang Menenangkan

12 April 2026 16:45

Area Barat Cafe Batu, Tempat Ngopi di Tengah Hutan dengan Suasana Healing yang Menenangkan

De Access Malang Buka PPDB Batch 6 Gelombang II TA Juli 2026-Juli 2027, Siapkan SDM Hospitality Siap Kerja

12 April 2026 16:38

De Access Malang Buka PPDB Batch 6 Gelombang II TA Juli 2026-Juli 2027, Siapkan SDM Hospitality Siap Kerja

Haraku Ramen Hadir di Kota Malang, Sajikan Ramen Halal dengan Cita Rasa Jepang yang Medok di Lidah Lokal

12 April 2026 15:38

Haraku Ramen Hadir di Kota Malang, Sajikan Ramen Halal dengan Cita Rasa Jepang yang Medok di Lidah Lokal

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar