Warga Temurejo Banyuwangi Gelar Kenduri Ingkung Sewu Syukuri Sertifikat TORA

Jurnalis: Riski Ari Murdianto
Editor: Muhammad Faizin

13 Des 2025 09:47

Thumbnail Warga Temurejo Banyuwangi Gelar Kenduri Ingkung Sewu Syukuri Sertifikat TORA
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat beri sambutan dalam doa bersama dan kenduri Sedekah Bumi Ingkung Sewu sebagai ungkapan rasa syukur atas diterimanya Sertifikat Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).

KETIK, BANYUWANGI – Warga Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, menggelar doa bersama dan kenduri Sedekah Bumi Ingkung Sewu sebagai ungkapan rasa syukur atas diterimanya Sertifikat Tanah Objek Reforma Agraria (TORA). Ribuan warga memadati Balai Desa Temurejo pada Jumat, 12 Desember 2025 dalam acara yang juga dihadiri Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Prosesi syukuran diawali dengan doa lintas agama yang dipimpin secara bergantian oleh pemuka agama Katolik, Hindu, dan Islam. Selain memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, warga juga mendoakan masyarakat yang terdampak bencana di berbagai daerah di Indonesia. Setelah doa bersama, warga menyantap tumpeng ingkung sewu secara gotong royong.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa pemerintah telah menyalurkan sebanyak 9.728 sertifikat TORA di 17 desa di Banyuwangi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 827 sertifikat diserahkan kepada warga Desa Temurejo. Menurut Ipuk, capaian tersebut mencerminkan komitmen kuat pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pelaksanaan reforma agraria.

Ipuk menegaskan bahwa Program TORA menjadi langkah strategis untuk memberikan kepastian hukum atas lahan yang selama ini dikelola masyarakat. Dengan kepemilikan sertifikat resmi, warga diharapkan dapat mengelola tanah secara aman, produktif, dan berkelanjutan.

Baca Juga:
Kakanwil Kemenag Jatim Bertemu Bupati Ipuk, Ini yang Dibahas

Ia juga mengapresiasi peran seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut, mulai dari Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), pemerintah desa, hingga masyarakat pemohon. Ipuk menilai kerja sama lintas sektor menjadi kunci keberhasilan distribusi sertifikat TORA.

Lebih lanjut, Ipuk mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan secara bijaksana untuk mendukung kemandirian ekonomi dan memperkuat ketahanan pangan desa. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan agar pemanfaatan tanah tidak menimbulkan risiko bencana di masa depan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Ipuk melakukan penanaman pohon secara simbolis sebagai bagian dari gerakan penanaman 14.000 bibit pohon oleh warga Desa Temurejo. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya penghijauan dan restorasi sumber daya air. Selain itu, pemerintah desa juga meresmikan tugu TORA sebagai penanda keberhasilan program reforma agraria.

Kepala Desa Temurejo, Fuad Musyadad, menyebutkan bahwa jenis bibit yang ditanam antara lain sawo jumbo, alpukat, jambu, dan mangga. Ia mengatakan penanaman tersebut bertujuan menjaga kelestarian hutan, tanah, dan air. Ke depan, pemerintah desa berencana mengembangkan Temurejo dengan konsep ekowisata.

Baca Juga:
Jelang Pelaksanaan TKA di Banyuwangi, Bupati Ipuk Cek Kesiapan Perangkat dan Jaringan

Terkait Program TORA, Fuad menjelaskan bahwa sebanyak 827 bidang tanah warga telah menerima sertifikat TORA tahap pertama. Sementara itu, 417 bidang lahan lainnya masih mengantongi SK Biru dan telah masuk daftar penerima Sertifikat TORA tahap kedua.

Baca Sebelumnya

DPR Desak Presiden Prabowo Tetapkan Banjir di Tiga Provinsi Sumatera sebagai Bencana Nasional

Baca Selanjutnya

BKN Tantang Budaya Lobi, Karier ASN Tak Lagi Soal Kedekatan

Tags:

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Sertifikat Tanah Objek Reforma Agraria Sedekah Bumi Ingkung Sewu

Berita lainnya oleh Riski Ari Murdianto

Penyegaran Fraksi Golkar DPRD Banyuwangi, Zainul Arifin Gantikan Umi Kulsum

18 April 2026 13:00

Penyegaran Fraksi Golkar DPRD Banyuwangi, Zainul Arifin Gantikan Umi Kulsum

DPRD Dorong Pemindahan Pedagang Pasar Banyuwangi Segera Dilakukan

17 April 2026 17:16

DPRD Dorong Pemindahan Pedagang Pasar Banyuwangi Segera Dilakukan

Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Michael Edi Hariyanto Minta Pertamina Transparan terkait LPG 3 Kg

17 April 2026 17:10

Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Michael Edi Hariyanto Minta Pertamina Transparan terkait LPG 3 Kg

Belanja Pegawai Sedot APBD Sebesar 39 Persen, Komisi I DPRD Banyuwangi Minta Pemda Tingkatkan PAD

14 April 2026 15:50

Belanja Pegawai Sedot APBD Sebesar 39 Persen, Komisi I DPRD Banyuwangi Minta Pemda Tingkatkan PAD

Polresta Banyuwangi Amankan 7 Pelaku Penimbun BBM Bersubsidi

14 April 2026 14:37

Polresta Banyuwangi Amankan 7 Pelaku Penimbun BBM Bersubsidi

Kunjungan Wisata Banyuwangi 2025 Melejit, Tapi Retribusi PAD Hanya Tercapai 31 Persen

13 April 2026 15:12

Kunjungan Wisata Banyuwangi 2025 Melejit, Tapi Retribusi PAD Hanya Tercapai 31 Persen

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda