UTM Gelar Sekolah Vertical Rescue Tingkat 1, Cetak Generasi Penyelamat yang Tangguh

Jurnalis: Ismail Hasyim
Editor: Mustopa

9 Nov 2025 14:19

Thumbnail UTM Gelar Sekolah Vertical Rescue Tingkat 1, Cetak Generasi Penyelamat yang Tangguh
Salah satu pelatihan kegiatan penyelamatan yang diikuti peserta (Foto: Ismail Hasyim/Ketik.com)

KETIK, BANGKALAN – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melalui organisasi Mahasiswa Pecinta Alam MPA Ghubatras menyelenggarakan Sekolah Vertical Rescue Tingkat 1 dengan tema "Challenge the Height, Strengthen the Bone".

Kegiatan ini bertujuan membentuk sumber daya manusia yang terampil dalam penyelamatan di medan vertikal sekaligus menanamkan nilai kemanusiaan, disiplin, dan kerja sama.

Pembukaan kegiatan dihadiri sejumlah pembina dan perwakilan organisasi, Taufani Sagita , Subhan Fajar Sidik, Abraham Firmansyah dan alumni MPA GHUBATRAS, serta perwakilan organisasi kemahasiswaan KM-UTM.

Pelatihan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik instansi pemerintah, lembaga kemanusiaan, maupun komunitas pencinta alam. Empat instruktur utama dari Vertical Rescue Indonesia hadir memberikan materi, yaitu Teddy Ixdiana, Data Pela, Adrian Daely, dan Kamia Rahayu.

Baca Juga:
LKK PCNU Bangkalan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Sepulu, Warga Antusias Ikut Skrining

Mereka membekali peserta dengan teori dan praktik penyelamatan di medan ketinggian, manajemen risiko, serta pentingnya kerja tim.

“Pelatihan ini bukan hanya soal fisik, tapi tentang mental dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Data Pela dalam sambutannya, Minggu 9 November 2025.

Sebanyak 60 peserta dari berbagai perguruan tinggi, BPBD, Sispala, hingga perwakilan instansi pemerintahan dari berbagai daerah se-Indonesia mengikuti pelatihan ini, termasuk anggota BPBD Sampang dan dua personel Polairud Polda Jawa Tengah.

Almuhlisin, anggota BPBD Sampang, mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menunjang tugas evakuasi.

Baca Juga:
Kecelakaan Dump Truk dan Sepeda Listrik di Sampang, Satu Anak Luka-Luka

“Saya mendapatkan banyak ilmu baru dan jaringan relasi dari peserta lain. Semoga kegiatan seperti ini bisa diadakan tiap tahun,” tuturnya.

Wakil Rektor 3 UTM, Surokim, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari pendidikan holistik yang menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik di lapangan.

“Mahasiswa tidak hanya dilatih berpikir logis, tapi juga sigap dalam situasi kritis,” ujarnya.

Selain teknik penyelamatan, kegiatan ini mendorong pembentukan soft skills seperti kepemimpinan, komunikasi, keberanian, dan kerja sama tim.

Filosofi Challenge the Height, Strengthen the Bone, dinilai sejalan dengan karakter generasi muda yang adaptif, mandiri, dan siap berkontribusi dalam aksi kemanusiaan.

Taufani Sagita, Pembina Ghubatras, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Kegiatan ini bukti nyata kolaborasi akademik dengan praktisi kemanusiaan. Teruslah menjadi cahaya bagi kemanusiaan,” pesannya.

Dengan terlaksananya pelatihan ini, UTM berharap semakin banyak relawan terlatih yang siap terjun dalam operasi penyelamatan dan penanggulangan bencana di Indonesia. (*)

Baca Sebelumnya

Ketua DPC Gerindra Tulungagung: Kekuasaan Bukan Tujuan Tapi Alat Demi Kebaikan Bangsa dan Rakyat

Baca Selanjutnya

Gubernur Khofifah Dikukuhkan sebagai Dewan Pembina Kehormatan Paguyuban Mas TRIP Jatim

Tags:

Mhasiswa pecinta Alam mpa UTM Bangkalan

Berita lainnya oleh Ismail Hasyim

LKK PCNU Bangkalan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Sepulu, Warga Antusias Ikut Skrining

16 April 2026 21:38

LKK PCNU Bangkalan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Sepulu, Warga Antusias Ikut Skrining

Puluhan Saksi Diperiksa KPK di Bangkalan, Kasus Hibah Jatim Terus Didalami

16 April 2026 18:38

Puluhan Saksi Diperiksa KPK di Bangkalan, Kasus Hibah Jatim Terus Didalami

NasDem Bangkalan Protes Keras, Pemberitaan Tempo Dianggap Menyudutkan Dan Tendensius

15 April 2026 19:16

NasDem Bangkalan Protes Keras, Pemberitaan Tempo Dianggap Menyudutkan Dan Tendensius

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

12 April 2026 14:03

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

10 April 2026 08:02

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

8 April 2026 17:33

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend