Semangat Literasi dan Meneladan Nabi, Bekal Mahasiswa UTM di Era Digitalisasi

Jurnalis: Ismail Hasyim
Editor: Mustopa

2 Okt 2025 19:29

Thumbnail Semangat Literasi dan Meneladan Nabi, Bekal Mahasiswa UTM di Era Digitalisasi
Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH. Muhamad Kholil Nafis usai memberikan tausiah di Peringatan Maulid Nabi Muhamad saw di Universitas Trunojoyo Madura. (Foto: Ismail/Ketik)

KETIK, BANGKALAN – Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) tahun ini menghadirkan pesan istimewa bagi generasi muda, khususnya mahasiswa. 

Di tengah derasnya arus digitalisasi yang sering kali membawa tantangan dan godaan, mahasiswa diajak untuk kembali pada esensi perintah pertama dalam Al-Qur'an yakni Iqra yang artinya bacalah.

Makna membaca yang dimaksud tidak sekadar melafalkan teks dengan membaca. Melainkan kemampuan untuk menembus esensi, membaca realitas, memahami fenomena, hingga menemukan akar persoalan. 

“Kalau kita menjadi pembaca sejati, maka pasti jadi pembelajar. Dan pembelajar itu tidak hanya soal pengetahuan, tapi juga tentang kemampuan menghadapi perubahan,” pesan KH. Muhammad Kholil Nafis usia memberikan tausiah di UTM, Kamis, 2 Oktober 2025.

Baca Juga:
Rektor UTM Buka Puasa Bersama Wartawan, Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

Ia menekankan bahwa membaca yang benar akan melahirkan pemahaman yang benar. Dari situlah, mahasiswa bisa mengartikulasikan gagasan, menguatkan keteguhan dalam menghadapi dinamika zaman, dan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam.

Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat ini mengaitkan dengan ayat awal surat Al-‘Alaq yang bukan hanya berbicara tentang membaca, tetapi juga penciptaan manusia. 

“Kalau kita tahu diri kita, maka kita akan mengenal Tuhan. Ilmu anatomi yang dipelajari di fakultas kedokteran adalah contoh bagaimana manusia bisa mengenal keagungan Allah lewat penciptaan dirinya sendiri,” ujarnya.

Ia pun menyinggung rencana UTM membuka Fakultas Kedokteran, yang dianggap sebagai salah satu puncak ilmu. Namun, lebih dari sekadar prestise akademik, inti dari ilmu adalah pengenalan diri yang membawa manusia semakin dekat kepada Tuhannya.

Baca Juga:
Waspada Penipuan Penukaran Uang, BI Tegaskan Layanan Resmi Hanya Lewat PINTAR

Ulama asal Sampang Madura ini juga menyoroti tantangan di era digital, mahasiswa kerap terjebak pada bacaan instan yang berseliweran di media sosial. Validitas dan otentisitas ilmu sering kali dipertanyakan, sementara minat membaca karya ilmiah menurun drastis. 

“Sekarang berapa mahasiswa yang rajin membaca jurnal atau buku dalam seminggu. Bisa dihitung dengan jari. Kalau tradisi membaca runtuh di perguruan tinggi, maka nilai akademik juga akan runtuh,” tegasnya.

Menurutnya, tantangan utama mahasiswa saat ini adalah bagaimana menjaga tradisi membaca dengan benar, tidak sekedar membaca ringkasan atau informasi ringan, tetapi juga mendalami sumber-sumber yang valid dan berkualitas.

Hal senada disampaikan Rektor Universitas Trunojoyo Madura Prof. Dr. Safi', melalui peringatan maulid nabi ini, mahasiswa UTM diingatkan untuk meneladan Rasulullah sebagai figur pembelajar sejati.

Nabi Muhammad saw bukan hanya sosok yang berakhlak mulia, tetapi juga penyebar ilmu yang menghargai tradisi membaca, menulis, dan berpikir kritis.

“Kalau mahasiswa bisa membaca dengan benar, mengartikulasikan ilmunya, serta punya keteguhan dalam perubahan masyarakat, insya Allah akan maju,” tutupnya.

Peringatan Maulid Nabi di UTM pun menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan. Melainkan menjadi ruang refleksi bagaimana mahasiswa dapat menjadi pembaca sejati yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral dalam menghadapi dunia yang kian komplek.

Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menegaskan kembali pentingnya budaya literasi sebagai fondasi bagi mahasiswa untuk menjadi pembelajar sejati.

“Roh kampus itu adalah akademik, dan roh akademik itu ya semangat memperkaya literasi,” tegas Safi' saat ditemui usai perayaan Maulid Nabi Muhammad saw.

Di tengah gempuran digitalisasi, keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh teknologi atau infrastruktur, tetapi juga oleh sejauh mana literasi tumbuh menjadi budaya di kalangan civitas akademika. 

"Literasi telah disiapkan kampus, tinggal bagaimana ini menjadi budaya bagi dosen dan mahasiswa untuk terus belajar, belajar, dan belajar,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Cara Daftar Program MagangHub Kemnaker 2025, Fresh Graduate Digaji Rp3,3 Juta Per Bulan

Baca Selanjutnya

ABK Vietnam Alami Luka Serius, Basarnas Evakuasi di Laut Morotai

Tags:

Peringatan Maulid nabi muhamad UTM

Berita lainnya oleh Ismail Hasyim

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

12 April 2026 14:03

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

10 April 2026 08:02

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

8 April 2026 17:33

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

Cukup Bayar Rp75.600 per 9 Bulan, Pekerja Informal Bisa Nikmati Perlindungan Penuh Jamsostek

7 April 2026 14:23

Cukup Bayar Rp75.600 per 9 Bulan, Pekerja Informal Bisa Nikmati Perlindungan Penuh Jamsostek

Ulama Se-Madura Raya Usulkan Muktamar NU Ke- 35 di Demangan Bangkalan

6 April 2026 22:25

Ulama Se-Madura Raya Usulkan Muktamar NU Ke- 35 di Demangan Bangkalan

Saksi IF Dinilai Tak Memberatkan 3 Terdakwa Dugaan Penyimpangan Aset BUMD Bangkalan, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

6 April 2026 15:31

Saksi IF Dinilai Tak Memberatkan 3 Terdakwa Dugaan Penyimpangan Aset BUMD Bangkalan, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar