Kepala Bayi Terputus saat Persalinan, Bidan di Bangkalan Dilaporkan ke Polisi

Jurnalis: Ismail Hasyim
Editor: Mustopa

12 Mar 2024 08:08

Headline

Thumbnail Kepala Bayi Terputus saat Persalinan, Bidan di Bangkalan Dilaporkan ke Polisi
Ilustrasi bayi baru dilahirkan (Foto: Freepik)

KETIK, BANGKALAN – Keluarga Mukarromah (25) warga Desa Pangpajung, Kecamatan Modung Bangkalan melaporkan bidan Puskesmas Kedundung atas dugaan malapraktik. 

Laporan itu dilayangkan setelah kepala bayi yang dikandung Mukarromah putus dan tertinggal di dalam rahim saat persalinan.

Menurut ibu korban, Hosridah, dugaan malapraktik tersebut sudah dilaporkan oleh menantunya. Namun, ia tidak tahu menahu terkait proses selanjutnya.

“Saya pasrahkan sepenuhnya kepada polisi,” kata Hosridah dikutip dari Detik, Selasa (12/3/2024).

Baca Juga:
LKK PCNU Bangkalan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Sepulu, Warga Antusias Ikut Skrining

Peristiwa yang dialami Mukarromah terjadi pada Senin (4/3/2024) lalu. Saat itu ia hendak meminta rujukan ke Puskesmas Kedundung.

Namun, oleh bidan yang bernama Mega dianjurkan untuk melakukan persalinan di Puskesmas dengan alasan sudah bukaan empat.

Akan tetapi, persalinan mengalami masalah. Kepala bayi terputus dan tertinggal di dalam rahim sang ibu dan harus dilakukan operasi.

Mukarromah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Glamour Husada, Bengloa, Tanjung Jati, Bangkalan untuk mengeluarkan kepala bayi dari dalam rahim.

Baca Juga:
Kecelakaan Dump Truk dan Sepeda Listrik di Sampang, Satu Anak Luka-Luka

Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan Nur Hotiba membantah bidan melakukan malapraktik. Menurutnya, bidan berupaya membantu persalinan tapi kepala bayi terputus.

“Tindakan yang sudah dilakukan sesuai SOP sesuai prosedur,” tandasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Pengendara Roda Dua Harus Tahu! Ini Beberapa Penyebab Motor Susah Dihidupkan

Baca Selanjutnya

Berikut Daftar Caleg Petahana Terpilih di Dapil Neraka DPRD Kota Surabaya

Tags:

Bangkalan kepala bayi terputus Persalinan Puskesmas Kedundung Modung

Berita lainnya oleh Ismail Hasyim

LKK PCNU Bangkalan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Sepulu, Warga Antusias Ikut Skrining

16 April 2026 21:38

LKK PCNU Bangkalan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Sepulu, Warga Antusias Ikut Skrining

Puluhan Saksi Diperiksa KPK di Bangkalan, Kasus Hibah Jatim Terus Didalami

16 April 2026 18:38

Puluhan Saksi Diperiksa KPK di Bangkalan, Kasus Hibah Jatim Terus Didalami

NasDem Bangkalan Protes Keras, Pemberitaan Tempo Dianggap Menyudutkan Dan Tendensius

15 April 2026 19:16

NasDem Bangkalan Protes Keras, Pemberitaan Tempo Dianggap Menyudutkan Dan Tendensius

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

12 April 2026 14:03

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

10 April 2026 08:02

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

8 April 2026 17:33

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend