IKAMA Gandeng Petani Jepang Asal Madura, Terapkan Pertanian Berbasis Teknologi

Jurnalis: Ismail Hasyim
Editor: Aziz Mahrizal

26 Des 2024 20:40

Thumbnail IKAMA Gandeng Petani Jepang Asal Madura, Terapkan Pertanian Berbasis Teknologi
Cak Anas saat menjadi pembicara workshop pertanian modern di kantor IkAMA, Kamis 26 Desember 2024. (Foto: Ismail Hs/Ketik.co.id)

KETIK, BANGKALAN – Cak Anas, alias Yuanas merupakan pria asal Madura yang sukses menjalankan usaha pertanian modern di Jepang. Tepatnya di Kota Mito, Prefektur Ibaraki, Jepang.

Berkat adanya teknologi modern yang canggih Cak Anas berhasil mengelola lahan pertanian seluas 30 hektar, cuma berdua dengan istrinya.

Bersama Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) konsep pertanian modern yang dilakukan di Jepang rencananya akan diterapkan Cak Anas di Pulau Madura terutama di Kabupaten Bangkalan. Harapannya, agar bisa meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut.

Sebagai pembicara dalam sebuah workshop bertema Teknologi Pertanian Modern yang digelar oleh IKAMA di kantornya, Desa Jukong, Kecamatan Labang. Cak Anas berencana mengembangkan pertanian berbasis teknologi tinggi di Bangkalan.

"Dengan menggunakan teknologi pertanian, Insyaalah hasil produksi akan meningkat dan memberdayakan para petani lokal,” ucapnya. Kamis 26 Desember 2024.

Pengalaman bertahun-tahun mengelola lahan pertanian di Jepang yang memadukan teknologi modern dengan metode pertanian ramah lingkungan, menjadi bekal Cak Anas untuk membantu petani Bangkalan mengatasi tantangan, seperti keterbatasan akses teknologi dan efisiensi dalam praktik pertanian.

Gagasan yang diinisiasi oleh Cak Anas dan IKAMA ini mencakup penerapan sistem irigasi pintar, penggunaan pupuk organik, dan pelatihan teknik-teknik pertanian terbaru.

“Kami berharap kombinasi teknologi dan pendekatan ramah lingkungan ini dapat meningkatkan pengetahuan petani serta membantu mereka menghadapi tantangan global,” jelasnya.

Menurut Cak Anas, ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan visi pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan berkelanjutan. Ia optimis bahwa semangat kerja keras dan gotong royong dapat membawa kesuksesan bersama.

Foto H.Muhamad Rawi Ketua umum IKAMA saat di wawancara wartawan usai acara workshop (Foto.Ismail Hs/Ketik.co.id)H.Muhamad Rawi Ketua umum IKAMA saat wawancara usai workshop. (Foto: Ismail Hs/Ketik.co.id)

Ketua Umum IKAMA, H. Muhammad Rawi, menyambut baik inisiatif Cak Anas. Ia berharap penerapan teknologi pertanian Jepang di Bangkalan dapat membawa perubahan signifikan.

“Kami prihatin melihat banyaknya lahan pertanian yang kurang dimanfaatkan dengan optimal. Dengan kehadiran Cak Anas, saya yakin para petani dapat meningkatkan hasil produksinya,” ucap H. Rawi.

Aba Rawi sapaan akrab pengusaha besi tua yang sangat peduli terhadap sektor pertanian ini berharap kisah sukses Cak Anas bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda. Supaya lebih mencintai dunia pertanian. Melalui inovasi dan pendidikan, model pertanian yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan dapat diperkenalkan ke masyarakat.

“Dengan kehadiran Cak Anas ini saya  ingin mengajak para pemuda Bangkalan untuk lebih peduli terhadap sektor pertanian. Dan menjadi memotivasi para petani untuk berinovasi,” tutupnya.

Baca Juga:
Hadapi Kemarau Ekstrem, Gubernur Khofifah Ingatkan Kalaksa BPBD se-Jatim Siap Siaga
Baca Juga:
Petani Harap Tenang! Potensi El Nino Diprediksi Tak Ganggu Lahan Pertanian di Kota Malang
Baca Sebelumnya

Hari Ketiga Pencarian Balita Hanyut Nihil, Basarnas Bakal Lakukan Operasi Besar

Baca Selanjutnya

PMI Kabupaten Malang Ziarah Empat Relawan Bencana Tsunami Aceh 2004

Tags:

pertanian modern Ikama cak anas petani jepang Bangkalan Madura teknologi pertanian Pertanian

Berita lainnya oleh Ismail Hasyim

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

12 April 2026 14:03

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

10 April 2026 08:02

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

8 April 2026 17:33

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

Cukup Bayar Rp75.600 per 9 Bulan, Pekerja Informal Bisa Nikmati Perlindungan Penuh Jamsostek

7 April 2026 14:23

Cukup Bayar Rp75.600 per 9 Bulan, Pekerja Informal Bisa Nikmati Perlindungan Penuh Jamsostek

Ulama Se-Madura Raya Usulkan Muktamar NU Ke- 35 di Demangan Bangkalan

6 April 2026 22:25

Ulama Se-Madura Raya Usulkan Muktamar NU Ke- 35 di Demangan Bangkalan

Saksi IF Dinilai Tak Memberatkan 3 Terdakwa Dugaan Penyimpangan Aset BUMD Bangkalan, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

6 April 2026 15:31

Saksi IF Dinilai Tak Memberatkan 3 Terdakwa Dugaan Penyimpangan Aset BUMD Bangkalan, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar