KETIK, BANGKALAN – Kondisi sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Bangkalan masih menjadi perhatian serius. Komisi IV DPRD Bangkalan meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan revitalisasi sekolah dasar (SD) yang dinilai masih sangat mendesak.
Permintaan tersebut muncul setelah mayoritas usulan revitalisasi sekolah yang diajukan Pemerintah Kabupaten Bangkalan belum mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat. Dari total 151 SD yang diusulkan melalui program revitalisasi yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), baru dua sekolah yang dinyatakan lolos.
Ketua Komisi IV DPRD Bangkalan, Rokib, mengatakan masih banyak sekolah di wilayahnya yang membutuhkan perbaikan infrastruktur. Kondisi sejumlah bangunan sekolah bahkan dinilai sudah tidak layak dan membutuhkan penanganan segera demi menjamin kenyamanan serta keselamatan proses belajar mengajar.
Menurutnya, tingginya angka usulan revitalisasi yang diajukan pemerintah daerah merupakan cerminan dari besarnya kebutuhan rehabilitasi sekolah di Bangkalan.
"Masih banyak sekolah yang membutuhkan perbaikan. Karena itu, usulan yang kami sampaikan ke pemerintah pusat juga cukup besar," ujar Rokib, Kamis 18 Juli 2026.
Ia menjelaskan, DPRD Bangkalan terus berupaya memperjuangkan kebutuhan tersebut dengan membangun komunikasi intensif bersama Kemendikdasmen.
Langkah itu dilakukan agar kondisi pendidikan di Bangkalan mendapat perhatian lebih dalam program pembangunan nasional.
Rokib berharap pemerintah pusat dapat menambah jumlah sekolah yang memperoleh persetujuan revitalisasi pada tahap berikutnya. Sebab, hingga saat ini masih banyak sekolah yang mengalami kerusakan berat dan membutuhkan rehabilitasi untuk menunjang kegiatan pendidikan.
"Kami berharap jumlah sekolah yang disetujui bertambah. Jangan hanya dua sekolah, karena masih banyak bangunan sekolah yang kondisinya memprihatinkan dan perlu segera diperbaiki," tegasnya.
Menurut DPRD Bangkalan, program revitalisasi sekolah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik semata. Program tersebut juga menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyediaan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan representatif bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Dengan dukungan pemerintah pusat, diharapkan kebutuhan perbaikan sekolah di Bangkalan dapat segera terakomodasi sehingga kualitas layanan pendidikan di daerah dapat terus meningkat. (*)
.png)