Panwascam Ciwidey Antisipasi Money Politics di Masa Tenang

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

13 Feb 2024 16:56

Thumbnail Panwascam Ciwidey Antisipasi Money Politics di Masa Tenang
Komisioner Panwascam Ciwidey di Sekretariat Panwascam Ciwidey.

KETIK, BANDUNG – Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Ciwidey Kabupaten Bandung memperketat pengawasan di masa tenang hingga menjelang pencoblosan.

Kendati disebut masa tenang, namun potensi pelanggaran lebih rentan dalam tiga hari masa tenang ini, terlebih sampai malam menjelang pencoblosan yang biasa disebut "Serangan Fajar" atau money politics.

Mengantisipasi politik uang ini, Kordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (HP2H) Panwascam Ciwidey, Rin Rin Herdian mengatakan pihaknya lebih banyak melakukan tindak pencegahan untuk antitispasi terjadinya money politics sampai serangan fajar.

"Serangan Fajar atau money politics sangat rentan akan terjadi di masa tenang. Maka kami antisipasi dengan tindak pencegahan dan memberikan himbauan kepada para Pengawasan Kelurahan dan Desa (PKD) juga Petugas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) kecamatan Ciwidey untuk memperketat pengawasannya dengan cara melakukan pengecekan dan patroli ke sejumlah titik yang potensial atau rawan terjadi politik transaksional," kata Rin Rin saat konferensi pers di Sekretariat Panwascam Ciwidey, Selasa (13/2/2024). 

Baca Juga:
Kandas di Pilkada Pemalang, Vicky Prasetyo Klaim Karena Politik Uang

Di masa tenang, kata Rin Rin, pihaknya tidak berhenti untuk terus memberikan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk menolak praktik politik uang tersebut hingga malam jelang hari pencoblosan Rabu 14 Februari 2024.

Ketua Panwascam Ciwidey, Asep Dodi S.Pd.I. , menyatakan, para Pengawas kelurahan dan Desa (PKD) dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) ini sudah diinstruksikan untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK), sesuai Surat Edaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nomor 5 tahun 2024 tentang Penertiban APK.

"Kami juga instruksikan untuk pengawasan terhadap praktik money politics, sesuai SE Bawaslu Nomor 6 tahun 2024 terkait Patroli Pengawasan Money Politics. Sehingga setelah Apel Siaga Masa Tenang, kami langsung bergerak bersama petugas PKD dan PTPS," kata Asep Dodi.
Gerakan patroli di masa tenang itu, kata Asep, dimulai dengan penertiban APK yang dibagi ke dalam tiga grup besar. Ada yang mengarah ke arah jalan ke Provinsi, kemudian sebagian ke jalan Kabupaten.

"Dari penertiban APK tersebut yang berhasil kami cabut untuk spanduk sebanyak 1.253 baligo, 238 umbul-umbul, 246 spanduk, sehingga jumlah totalnya 1.737 APK," sebut Asep Dodi.
Ia menambahkan, ada beberapa APK yang tidak berhasil diterbitkan oleh pihaknya karena terkendala alat bantu, sehingga pihaknya dibantu oleh Bawaslu. 

Baca Juga:
Viral Foto Amplop Berisi Rp50 Ribu, Diduga Serangan Fajar dari Paslon Pemenang Pilkada Pemalang

"Ada beberapa APK berupa bendera-bendera, kemudian Billboard yang sulit kami jangkau untuk ditertibkan. Nah, untuk itu dari Bawaslu mengirimkan kendaraan khusus dan alhamdulillah bisa kami selesaikan di hari berikutnya dan sehingga ntuk seluruh APK di Ciwidey sudah berhasil diterbitkan," ungkap Asep.

Sementara Koordinator Divisi (Kordiv) Penanganan Pelanggaran Penyelesaian Sengketa (P3S) Panwascam Ciwidey, Agus Tuteng menambahkan, selama masa tenang pihaknya menerima laporan dari masyarakat Desa Negkelan Ciwidey pada tanggal 11 Februari 2024, tentang adanya kegiatan pembagian minyak goreng dan uang sebesar Rp50 ribu.

"Setelah menerima laporan tersebut, kami langsung menelusuri. Akan tetapi kami tidak bisa menemukan bukti yang sah. Yang ada hanya berupa foto uang dan itu tidak bisa kami proses lebih lanjut. Karena kami kekurangan bukti," ungkap Agus Tuteng. 

Guna mengantisipasi hal itu supaya tidak terjadi lagi, kata Agus, maka pihaknya terus melakukan patroli sampai malam. Agus mengatakan setiap laporan dari masyarakat, pihaknya langsung bereaksi dengan bergerak untuk melakukan penelusuran.

"Ada juga laporan tanggal 13 bahwa diduga ada pembagian uang di satu tempat. Kemudian kami mendatangi tempat tersebut. Tapi ternyata tidak ada. Yang ada hanya kegiatan berupa pembekalan bagi para saksi dan memang itu secara undang-undang diperbolehkan," kata Agus.  Akan tetapi pihaknya tetap memastikan di dalam kegiatan tersebut tidak ada rambu-rambu atau undang-undang Pemilu yang dilanggar.(*)

Baca Sebelumnya

Panwascam Pasirjambu Antisipasi Serangan Fajar dengan Patroli

Baca Selanjutnya

Begini Upaya Percepatan Pelayanan Kesehatan Primer yang Dilakukan Dinkes Sleman

Tags:

PANWASCAM panwascam ciwidey Money politics serangan fajar politik transaksional Masa Tenang pileg 2024 pemilu 20240

Berita lainnya oleh Iwa AS

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar