Ketua Fraksi PKB DPR RI Raih Gelar Doktor Predikat Cumlaude

Jurnalis: Akhmad Sugriwa
Editor: Irwansyah

25 Jan 2023 14:21

Thumbnail Ketua Fraksi PKB DPR RI Raih Gelar Doktor Predikat Cumlaude
Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal saat Sidang Terbuka Promosi Gelar Doktor , di Graha Sanusi Hardjadinata, Kampus Unpad Bandung, Rabu (25/1/23). (Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meraih gelar Doktor Bidang Ilmu Administrasi Publik, Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, dengan predikat Cumlaude dan IPK 4.0, dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor di Graha Sanusi Hardjadinata, Unpad, Bandung, Rabu (25/1/23). 

Cucun yang juga menjabat Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI ini mengangkat disertasi Efektivitas Pengelolaan APBN dengan Menggunakan Kebijakan Automatic Stabilization dalam Menghadapi Krisis. 

Penelitian ini menekankan pentingnya revisi Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, untuk memasukkan aturan klausul pelepasan (escape clause), sehingga penerapan automatic stabilization bisa dilakukan dalam memperkuat kebijakan diskresi guna menghadapi krisis. Dengan demikian, pengaturannya tidak lagi berdasarkan Perppu sebagaimana yang saat ini terjadi.

Sidang promosinya dipimpin Ketua Prof Rina Indiastuti, Ketua Promotor Yogi Suprayogi Sugandi, Tim Oponen Ahli yang salah satunya terdiri dari Menteri Keuangan Sri Mulyani, serta Representasi Guru Besar Prof Nandang Alamsah. 

Baca Juga:
Ahmad Sahroni Bongkar Modus Penipuan Catut KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Berakhir Ditangkap

Di hadapan Tim Promotor, Anggota Komisi III DPR RI ini mempertahankan disertasinya. Cucun menjelaskan, ketika kondisi ekonomi menghadapi turbulensi, pemerintah bisa merespon turbulensi tersebut melalui kebijakan countercyclical. 

"Ada dua pendekatan countercyclical yang bisa digunakan oleh pemerintah yaitu kebijakan diskresi dan kebijakan automatic stabilization," sebut Cucun, Rabu (25/1/23). 

Foto

Cucun menguraikan, Indonesia pernah mengalami empat kali siklus krisis yang mempengaruhi stabilitas ekonomi secara signifikan. Bahkan satu diantaranya berujung pada krisis politik yang mengakibatkan tumbangnya rezim pemerintahan Orde Baru. 

Baca Juga:
Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

Keempat krisis itu antara lain krisis ekonomi pada 1980-an yang disebabkan berakhirnya booming minyak bumi, kemudian terjadi pada 1997-1998 dan 2008 yang disebabkan subprime mortgage di Amerika Serikat. Dan yang mutakhir pada 2020 lalu akibat pandemi Covid-19. 

Berdasar pengalaman tersebut, untuk meredam efek buruk siklus bisnis dan krisis ekonomi, diperlukan intervensi pemerintah dengan membuat kebijakan stimulus fiskal yang diharapkan mampu memulihkan ekonomi dari masa krisis dan tidak berdampak negatif terhadap kualitas kehidupan secara luas. 

Cucun mengklaim, berdasarkan kajian empiris dan teoritis yang dilakukannya, ada beberapa hal penting yang harus menjadi catatan dan pertimbangan pemerintah yang bisa dijadikan modal dalam menghadapi potensi terjadinya krisis di masa yang akan datang. 

"Penelitian ini menemukan bahwa kebijakan fiskal automatic stabilization itu efektif digunakan untuk menghadapi krisis ekonomi. Ketika kondisi ekonomi mengalami resesi, kebijakan automatic stabilization mampu secara efektif mendorong pertumbuhan ekonomi naik sampai ke garis potensialnya," ungkapnya. 

Sidang promosi Cucun dihadiri banyak tokoh nasional. Selain Menkeu Sri Mulyani Indrawati, hadir juga Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah, Menteri Desa dan PDT Abdul Halim Iskandar. Turut hadir Ketua Umum PKB sekaligus Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Hadir juga Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo, Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani, Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, Ketua BPK Isma Yatun, Ketua KY Mukti Fajar Nur Dewata, Ketua KPU Hasyim Asy'ari dan Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto. (*)

Baca Sebelumnya

Empat Pimpinan Dewan Jatim Jalani Pemeriksaan KPK 

Baca Selanjutnya

Geo Dipa Energi Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Stunting

Tags:

KETUA FRAKSI PKB DPR RI FRAKSI PKB DPR RI DPR RI CUCUN AHMAD SYAMSURIJAL

Berita lainnya oleh Akhmad Sugriwa

Tak Ingin Bebani Neneknya dengan Sekolah, Sandra Jadi Anak Angkat Polresta Bandung

31 Januari 2025 19:49

Tak Ingin Bebani Neneknya dengan Sekolah, Sandra Jadi Anak Angkat Polresta Bandung

Jalan Panjang Menuju Rakyat Sejahtera Harus Diupayakan

2 Januari 2025 19:00

Jalan Panjang Menuju Rakyat Sejahtera Harus Diupayakan

Ketua PCNU Kabupaten Bandung KH Asep Jamaludin  Wafat, Bupati Bandung Sangat Kehilangan

23 November 2023 13:30

Ketua PCNU Kabupaten Bandung KH Asep Jamaludin  Wafat, Bupati Bandung Sangat Kehilangan

Jalan Sehat Harlah ke-25 PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal: Pemilu Hak Konstitusi Warga

7 Oktober 2023 09:29

Jalan Sehat Harlah ke-25 PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal: Pemilu Hak Konstitusi Warga

Bupati Bandung Launching Buku Karya Tulisnya: Pancasila dan Kewarganegaraan

7 Agustus 2023 08:59

Bupati Bandung Launching Buku Karya Tulisnya: Pancasila dan Kewarganegaraan

Ini Harapan Bupati Bandung kepada Polri di Hari Bhayangkara ke-77

1 Juli 2023 05:11

Ini Harapan Bupati Bandung kepada Polri di Hari Bhayangkara ke-77

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar