Eksodus Besar-besaran, Relawan Paslon 01 Pindah Dukungan ke Dadang Supriatna-Ali Syakieb

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

20 Nov 2024 12:11

Thumbnail Eksodus Besar-besaran, Relawan Paslon 01 Pindah Dukungan ke Dadang Supriatna-Ali Syakieb
Relawan Baraya Alus Pisan saat penyataan pengalihan dukungan dari paslon 01 ke paslon 02, di Kec Cangkuang, Kab Bandung Rabu (20/11/24). (Foto: Iwa/Keti.co.id)

KETIK, BANDUNG – Kabar mengejutkan muncul lagi beberapa hari menjelang pencoblosan Pilkada Kabupaten Bandung yang akan digelar pada Rabu, 27 November 2024. 

Kejutan besar ini muncul dari kubu tim pemenangan paslon Bupati dan Wakil Bupati Bandung nomor urut 1, Sahrul Gunawan-Gungun Gunawan. Salah satu kelompok tim pemenangan utama mereka berbondong-bondong mengalihkan dukungan kepada paslon nomor urut 2, Dadang Supriatna-Ali Syakieb. 

Kelompok relawan tersebut adalah Baraya Alus Pisan Kabupaten Bandung. Kelompok relawan militan Sahrul Gunawan ini memiliki ribuan relawan yang tersebar di hampir seluruh kecamatan dan desa se-Kabupaten Bandung. 

Bahkan Relawan Baraya Alus Pisan ini merupakan salah satu mesin utama dalam tim pemenangan paslon nomor urut 1. Namun karena merasa tidak dihargai jerih payah mereka, Baraya Alus Pisan memilih "menyeberang" ke kubu Bedas.

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

"Kami Ketua dan para anggota Baraya Alus Pisan menarik dukungan dari paslon nomor 1 dan mengalihkan dukungan kepada paslon nomor urut 2 pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb," tandas Ketua Baraya Alus Pisan Kabupaten Bandung, Bunda Resty Lovia kepada awak media di KEcamatan Cangkuang, Rabu (20/11/2024). 

Bunda Resty Lovia menjelaskan alasan di balik peralihan dukungan ke paslon Dadang Supriatna-Ali Syakieb tersebut bahwa Baraya Alus Pisan sudah tidak sinkron dengan tim pemenangan 01. 

Selain itu, kata Bunda Resty, yang membuat para relawan Baraya Alus Pisan sangat kecewa adalah karena berbagai jerih payah yang telah mereka lakukan, sama sekali tidak mendapatkan apresiasi. 

"Ada kekecewaan berat di temen-temen. Padahal kami bergerak dengan anggaran swadaya kami. Tidak dibiayai tim pemenangan 01. Bukan masalah uang, tapi kami merasa tidak dihargai, tidak ada pengakuan sama sekali," ungkap Bunda Resty. 

Baca Juga:
Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Bunda Resty pun bersama Sekjen Derry Sugara, para korcam, kordes dan ribuan relawan Baraya Alus Pisan se-Kabupaten Bandung, akhirnya memutuskan untuk hengkang dari tim pemenangan paslon Sahrul-Gungun Gunawan. 

"Dan setelah kami mencermati program kedua kandidat, akhirnya Baraya Alus Pisan memutuskan untuk mengalihkan dukungan kepada pasangan nomor 2, Dadang Supriatna-Ali Syakieb karena programnya lebih nyata dan realistis dan semua telah terealisasi," tegas Bunda Resty. 

Ia menegaskan peralihan dukungan ribuan relawan Baraya Alus Pisan kepada paslon nomor urut 2 itu dilakukan secara sukarela dan tanpa ada paksaan dari pihak mana pun. Seiring perpindahan dukungan tersebut, Bunda Resty menyebut mereka juga sepakat untuk mengubah nama Baraya Alus Pisan menjadi Baraya Bedas. 

"Peralihan dukungan ke paslon nomor urut 2 ini dilakukan menurut hati nurani kami. Kami siap memenangkan pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb pada 27 November mendatang," tutur Bunda Resty. 

Dalam sisa waktu yang ada, Bunda Resty menyebut pihaknya akan terus bergerak dengan menginstruksikan seluruh korcam hingga kordes untuk mengajak masyarakat yang telah dibinanya untuk memilih pasangan nomor urut 2 Dadang Supriatna-Ali Syakieb.

"Kami telah mengumpulkan sekitar 100 ribu pendukung hasil canvasing. Kami akan alihkan suara ini untuk pasangan Bedas nomor urut 2. Yang mau ikut kami hayu, yang enggak, kami tidak memaksa," tambah Derry Sugara sambil memperlihatkan data berkas hasil canvasing Baraya Alus Pisan. 

Perpindahan pendukung Sahrul Gunawan-Gungun Gunawan ke pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb ini tentu saja menguntungkan bagi paslon nomor urut 2. Peluang paslon nomor 2 untuk memenangkan kontestasi Pilkada Kabupaten Bandung pun semakin terbuka lebar. (*)

Baca Sebelumnya

KPU Jatim Mulai Distribusikan Logistik Pilkada 2024 ke Pulau Terluar

Baca Selanjutnya

Dinkes Sumsel Sebut Fogging Tak Begitu Efektif Atasi DBD

Tags:

alus pisan relawan pilbup bandung pilkada kab bandung cabup bandung DADANG SUPRIATNA ali syakieb

Berita lainnya oleh Iwa AS

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar