Cak Udin: Gus Im Tokoh Multidimensional, Pemikirannya Melampaui Zaman

Editor: Aziz Mahrizal

3 Agt 2025 16:19

Thumbnail Cak Udin: Gus Im Tokoh Multidimensional, Pemikirannya Melampaui Zaman
Sekretaris Jenderal DPP PKB, Hasanuddin Wahid, menghadiri haul almarhum KH Hasyim Wahid di Kota Bandung, Sabtu malam, 2 Agustus 2025. (Foto: PKB)

KETIK, BANDUNG – Sekretaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasanuddin Wahid, menghadiri haul almarhum KH Hasyim Wahid atau yang akrab disapa Gus Im di Nation Cafe, Lengkong, Kota Bandung, pada Sabtu malam, 2 Agustus 2025.

Pria yang akrab disapa Cak Udin itu menyebut Gus Im sebagai tokoh multidimensional yang pemikirannya melampaui sekat-sekat konvensional dalam melihat persoalan bangsa.

Menurutnya, Gus Im tidak hanya dikenal sebagai intelektual dan aktivis, tetapi juga seorang pemikir yang mampu menautkan antara realitas lokal dengan dinamika global secara tajam dan menyeluruh.

“Gus Im adalah tokoh multidimensional. Cara berpikirnya lintas disiplin, lintas batas. Ia menggabungkan agama, budaya, ekonomi, politik, dan relasi internasional dalam satu benang merah berpikir kebangsaan. Itu yang membuat beliau istimewa dan tidak tergantikan,” ujar Cak Udin.

Baca Juga:
PKB Dukung Kinerja Positif Pemprov Jatim, Dinilai Berdampak pada Masyarakat

Foto Sekretaris Jenderal DPP PKB, Hasanuddin Wahid, menghadiri haul almarhum KH Hasyim Wahid di Nation Cafe, Lengkong, Kota Bandung, Sabtu, 2 Agustus 2025. (Foto: PKB)Sekretaris Jenderal DPP PKB, Hasanuddin Wahid, menghadiri haul almarhum KH Hasyim Wahid di Nation Cafe, Lengkong, Kota Bandung, Sabtu, 2 Agustus 2025. (Foto: PKB)

Gus Im mengajarkan cara membaca realitas kebangsaan dan keindonesiaan yang berbeda. Bagi Gus Im, tidak ada satu pun kejadian di Indonesia yang tidak memiliki kaitan erat dengan apa yang tengah berlangsung di dunia global.

“Gus Im selalu bilang tidak ada satu pun peristiwa di Indonesia yang berdiri sendiri. Semuanya terkoneksi dengan dinamika global. Maka kalau kita ingin menuntaskan masalah politik, ekonomi, sosial, dan kebudayaan di negeri ini, kita harus mampu membaca, memetakan, dan mengatasi tekanan serta persaingan global,” jelasnya.

Cak Udin menegaskan bahwa Gus Im tidak hanya bicara soal negara-negara besar atau institusi internasional, tapi juga menyoroti peran aktor global lainnya seperti korporasi multinasional dan individu-individu berpengaruh yang punya kepentingan besar terhadap arah kebijakan negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Baca Juga:
Ratusan Siswa MAN 2 Kota Malang Studi ke Senayan, Anggota DPR RI Cak Udin Kuatkan Edukasi Politik Kebangsaan

“Jadi setiap persoalan politik, ekonomi, sosial dan kebudayaan di Indonesia akan bisa tuntas teratasi jika mampu membaca, memetakan dan mengatasi tekanan global dan persaingan serta kepentingan para aktor global, baik state, korporasi maupun orang per orang,” pungkasnya.

Di lokasi yang sama, Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, juga menyampaikan pandangannya mengenai warisan perjuangan Gus Im. Menurut Huda, Gus Im telah meninggalkan pelajaran penting bagi gerakan kebangsaan dan keumatan.

“Gus Im mewariskan kepada kita semua bahwa bergerak itu tidak cukup hanya dengan merespon keadaan, tapi harus dalam bingkai perspektif visi dan ideologi yang kuat. Tanpa itu, gerakan akan kehilangan arah dan mudah tergelincir oleh kepentingan sesaat,” ujar Huda.

Haul Gus Im tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh pergerakan, antara lain Abah Suhe, Abdul Rozak atau Bang Jack, Arif Rubai, Gus Din, hingga Gus Aziz putra Gus Im. Nampak pula ratusan aktivis Kota Bandung turut serta menyimak kesaksian para tokoh pergerakan atas kiprah Gus Im semasa hidup.

Haul Gus Im menjadi momen penting untuk mengenang sekaligus meneruskan warisan nilai-nilai perjuangan yang telah ditanamkan. Sekjen PKB mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk terus meneladani semangat Gus Im dalam memperjuangkan cita-cita besar kemanusiaan dan keadilan sosial.(*)

Baca Sebelumnya

Bupati Aceh Singkil Resmi Buka MTQ ke-37, Targetkan Cetak Hafiz dan Qori Berprestasi

Baca Selanjutnya

Trending Sepekan: Seleksi Sekda Kabupaten Malang hingga Usulan Pinjaman Pemkot Surabaya

Tags:

Hasyim Wahid Hasanuddin Wahid Cak Udin Gus Im pkb

Berita lainnya oleh Aziz Mahrizal

PT Winmar Studi Banding ke Thailand, Bidik Standar Global untuk Benih Jagung Hibrida

15 April 2026 13:59

PT Winmar Studi Banding ke Thailand, Bidik Standar Global untuk Benih Jagung Hibrida

Lantunan Ayat Suci Hafizah Aisyah Ar-Rumy Sejukkan Halalbihalal RT 06 De Cassablanca Malang

12 April 2026 14:28

Lantunan Ayat Suci Hafizah Aisyah Ar-Rumy Sejukkan Halalbihalal RT 06 De Cassablanca Malang

Momen Halalbihalal, RT 06 De Cassablanca Kota Malang Perkuat Kolaborasi

12 April 2026 12:05

Momen Halalbihalal, RT 06 De Cassablanca Kota Malang Perkuat Kolaborasi

Waka BGN Sony Sonjaya: Program Makan Bergizi Gratis Serap 166 Ribu Tenaga Kerja di Jawa Timur

9 April 2026 14:19

Waka BGN Sony Sonjaya: Program Makan Bergizi Gratis Serap 166 Ribu Tenaga Kerja di Jawa Timur

Sekjen GAPEMBI Hasan Basri: Menjaga Gizi Nasional adalah Investasi Masa Depan

9 April 2026 11:20

Sekjen GAPEMBI Hasan Basri: Menjaga Gizi Nasional adalah Investasi Masa Depan

Bos Dapur MBG Se-Jatim Kumpul di Malang, Ada Apa?

9 April 2026 09:01

Bos Dapur MBG Se-Jatim Kumpul di Malang, Ada Apa?

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar